
"Oh iya satu lagi,kau Yani.Bantulah Kakakmu .Taruhlah kegelapan ini ke Tubuh yang Anak tak sabaran itu, seperti nya ia lemah dengan kegelapan"kata Tommy.
"Baiklah tuanku"kata Yani.
Yani pun masuk portal sama hal yang dilakukan Yaki.
Sementara itu,Shun yang memimpin perjalanan itu.
"Bolehkah kita istirahat sebentar? "kata Akiko.
"Akiko kali ini bukan waktu yang tepat untuk istirahat"kata Shun.
"Itu benar kata Shun, kali ini kita haru benar benar serius "kata Hanabi.
"Aku mengerti"kata Akiko.
5 jam kemudian,Shun berhenti lalu melihat pedesaan itu:
"Kitamura apakah ini tempat nya? "kata Shun.
"Ya.. benar"kata Kitamura.
"Ayo kita kesana"kata Shun.
"Kita harus tenang,Hati hati dan jangan bersikap tertutup "kata Rei.
"Baiklah "kata Akiko.
Mereka semua masuk ke desa itu :
"Wah.. disini banyak sekali Sawah"kata Akiko.
"Aduh Akiko kau ini .. namanya juga pedesaan,kalau tak ada sawah namanya juga pedesaan"kata Hanabi.
"Iya nih Akiko, pikiran kamu kemana sih? "Kata Shun.
"Hehehe"kata Akiko.
Tiba tiba ia bertemu dengan perempuan cantik ,Ia adalah kepala desa yang ada disitu. Perempuan itu mengajak ke rumah dia,perempuan itu namanya Akimo.Dia juga indigo.
Dirumahnya, Mereka semua diberi makan dan Minum oleh Akimo :
"Kau berenam ya kesini? "kata Akimo.
"Tidak,kami berlima kok"kata Shun
"kita emang berenam dari tadi"kata Hanabi.
"Hey apa yang kau bicarakan? kita ini kan emang berlima"kata Shun.
"Kalian tak sadar dari tadi Kotaro ikut dengan kita tau"kata Hanabi.
__ADS_1
"Oh jadi anak laki laki itu namanya Kotaro"kata Akimo.
"Apa?mana dia sekarang"kata Shun.
"Dia samping aku"kata Hanabi.
"Apakah itu benar, Akimo? "kata Shun.
"Ya itu benar"kata Akimo.
"tuh kan Baget(Batu Banget)sih"kata Hanabi.
"Iya iya aku minta maaf"kata Hanabi.
"Oh iya kau disini tinggal sendiri Akimo? "kata Kitamura.
"ya aku sudah 5 tahun tinggal sendiri "kata Akimo.
"Lalu saudara mu tak berkunjung ke sini?"kata Rei
"Mereka semua pada lupa diri,Biarkan saja aku tak peduli dengan saudara ku"kata Akimo.
"Akimo kenapa kau tak jadi koki saja? Sup bayam ini buattan mu sangat enak"kata Akiko.
"Aku tak tertarik dengan pekerjaan menjadi koki"kata Akimo.
"kenapa? "kata Akiko.
"Takut kenapa? "kata Akiko.
"Dia itu takut piring apa mangkuknya pecah"kata Hanabi.
"oh.. maaf maaf "kata Akiko.
"Kau dari tadi mikirin siapa sih? "kata Rei.
"Dia sedang mikirin kotaro"kata Akimo.
"Eh.. kok tau"kata Akiko.
lalu Shun melirik Akiko dengan sinis.
"Ada apa? "Kata Akiko.
Lalu Shun membuang muka ke Akiko.
"Dia itu kenapa? "kata Akiko di dalam hatinya.
"Baiklah kalian sudah selesai kan makannya sini biar aku angkat mangkuknya dan gelasnya ke Wastafel"kata Rei.
"Hey.. biar aku saja"kata Akimo.
__ADS_1
"kau angkat Sendok sama garpu nya "kata Rei.
"Baiklah"kata Akimo.
Akimo dan Rei ke Wastafel,Kitamura pun memerhatikan Rei dengan terharu.Tiba tiba :
"jangan melamun nanti kemasukan"kata Hanabi.
"Tidak aku tak melamun, Aku cuman melihat Rei yang sedang mencuci di wastafel"kata kitamura.
"oh... Pasti kau kepikiran ya tentang masa depan kau bersama Rei"kata Hanabi.
Kitamura langsung tersipu.
"Hahaha.. kau tersipu kan"kata Hanabi.
Setelah selesai:
"Kalian bermalam di sini saja, di lantai atas ada 3 kasur tapi bertingkat "kata Akimo.
"lalu kau tidur dimana? "kata Akiko.
"Aku di sini aja,aku udah biasa kok"kata Akimo.
Mereka semua ke lantai Atas.
"Bagaimana kalau Hanabi, Akiko dan Rei tidur di kasur"kata Kitamura.
"bagaimana dengan mu? "kata Akiko.
"Kami gampang kami tidur di lantai saja kalau perlu di teras kami tidur"kata Shun sambil sinis.
"Baiklah"kata Akiko.
mereka ber tiga tidur di kasur lalu kitamura dan Shun tidur di lantai.
Rei dan Kitamura sudah tidur duluan.
"Hey.. Hanabi kira kira Kotaro dimana ya sekarang? "kata Akiko.
"Dia ada disamping shun sekarang"kata Hanabi.
"Oh oke.. Hanabi aku tidur dulu ya"kata Akiko.
"baiklah selamat malam"kata Hanabi.
"malam"kata Akiko.
Lalu Hanabi dan Akiko tidur. sementara itu.
"Masih aja mikirin Kotaro"kata Shun sambil menghadap tembok lalu tertidur.
__ADS_1
Tiba Tiba :