
"Aku mau pulang"kata Hana.
"Tunggu hana.. kau tak mau dapat hadiah"kata Kepala sekolah.
"Aku tak butuh Hadiah"kata Hana.
"Lah... ada apa kau ini? "kata kepala sekolah sambil memegang tangan hana.
"sudah ku bilang aku tak butuh Hadiah" Kata Hana sambil melepaskan tangan dia yang di pegang Kepala sekolah.lalu tangan hana ingin menabok Kepala sekolah ketika Hana ingin menabok datanglah Aria dari belakang lalu menahan tangan hana yang ingin menabok pipi kepala sekolah dari belakang Hana.
"kenapa kau datang Aria? ini masalah ku sama Kepala sekolah"kata Hana.
"Hana... kumohon hentikan dan sadarlah"kata Aria.
"lepaskan aku Aria..Jangan ikut campur"kata Hana sambil melepaskan tangan Dia yang di tahan oleh Aria.lalu Hana menabok pipinya Kepala sekolah dengan emosi dan kasar.
"kau tak tau arti persahabatan kan kepala sekolah?"kata Hana.
Kepala sekolah pun memegang pipinya.
"berani beraninya kau Hana! "kata Kepala sekolah.
"emangnya kenapa?kau hanya membuatku menderita! aku tak akan memaafkan kau. semua ini gara gara kamu" Kata Hana.
Hana pun langsung pulang dengan emosi dengan membawa pedang nya yang masih ada bekas darah Sonia.
Dirumah Aria, ada Anna lalu :
"terima kasih anna, kau telah menjaga hina dan hanabi dengan baik"kata Hana.
"Ayo kita pulang Hina dan Hanabi"kata Hana.
"maaf ya Anna kalau merepotkan"kata Hana.
__ADS_1
"tidak sama sekali merepotkan kok"kata Anna.
"Bibi...Aku pulang dulu"kata Hina.
"dah... hati hati di jalan"kata Anna.
Hana, Hina dan Hanabi pulang.pedangnya Hana tertinggal di rumah Aria.
Ketika Aria pulang :
"Kakak... itu kak Hana seorang pembunuh ya"kata Anna.
"maksud mu pembunuh?"kata Aria.
"itu pedangnya tertinggal, tapi masih ada bekas darah"kata Anna.
"ouh... ceroboh sekali dia sampai tertinggal"kata Aria.
"terus kok ada bekas darah? "kata Anna.
"kakak.. nggak ikut? "kata Anna.
"belom ada aba aba dari kepala sekolah"kata Aria.
"ngomong ngomong Akiko mana? "kata Aria.
"ia tertidur ketika Hina dan Hanabi pulang"kata Anna.
"Aku juga mau tidur"kata Aria.
Aria pun tidur.
Di Rumah Hana.Hina dan Hanabi sudah tertidur,hana pun ke teras lalu menangis.
__ADS_1
"sonia....kenapa kau lakukan itu? "kata Hana sambil menangis.
"Aku berjanji aku akan menyimpannya baik baik"kata Hana.
Hana pun memakai kalung yang di berikan oleh Sonia.
"sonia.. maafkan aku.. aku memakai kalung ini supaya aku bisa menyimpan baik baik"kata Hana.
Hana pun langsung pergi ke kamar lalu tidur dengan anak anaknya.
PAGINYA.
Hana pun pergi ke kuburannya Sonia. ia membawa bunga.
"Sonia... aku ini sungguh menyebalkan bukan?aku ini sungguh lemah sonia! "kata Hana.
"andaikan kau disini"kata Hana.
Hana pun menangis.
"suatu saat nanti aku akan ikut bersama mu kesana"kata Hana.
Hana pun pergi dari tempat itu.
Tiba tiba di perjalanan mau pulang :
"Hana... darimana saja kau? "kata Aria
"Aku tadi habis dari kuburannya Sonia,ada apa emang nya?"kata Hana.
"ayo ikut aku ke Ruangan khusus kepala sekolah"kata Aria.
"apa? "kata Hana
__ADS_1
Hana pun mengikuti Aria ke Ruangan khusus kepala sekolah.