
Feng Li Yue melangkahkan kakinya menuju ruang kelas nya saat ini, ruang kelas internasional yang menjadi
kebanggaan sekolah. Hanya dua tipe orang yang bisa masuk kelas ini, pertama dia pintar kedua dia kaya. Tentu saja sudah bisa dipastikan Feng Li Yue masuk golongan mana.
“Selamat pagi Li Yue,” sapa seorang gadis yang selalu mengekori Feng Li Yue. Gadis ini bernama Du Mei Li,
putri kaya yang kekayaannya tidak jauh dari kekayaan keluarga Feng. Gadis ini tidak sederhana yang terlihat, ia terlihat baik dan imut tapi disebaliknya ia lah yang paling membenci Feng Li Yue. Saat Feng Li Yue jatuh, ia lah yang paling senang dan berdiri paling depan untuk menghinanya.
Feng Li Yue menatap sinis pada sapaan Du Mei Li, sedikit ketidakpuasan terpancar dari mata Feng Li Yue. Entah
disadari atau tidak Du Mei Li merasakan rasa tidak suka yang muncul dari Feng Li Yue. Ia terlihat bingung, tapi begitu ia mendapat senyum balasan Feng Li Yue, ia mengabaikan rasa tak enak yang sempat singgah dihatinya
“Pagi,” balas Feng Li Yue. Ia menuju bangku tempat duduknya yang disampingnya telah duduk gadis lotus putih
penyebab kehancurannya, Tan zhi xue.
Saat ini beberapa temannya sudah hadir, namun tidak ada Fei wei wei karena ia bertugas mempersiapkan keperluan pembelajaran hari ini bersama petugas piket.
“Yue, ini tugas yang ku buat untukmu,” ujar Tan zhi xue dengan suara yang cukup didengar oleh semua teman
sekelas.
Teman-teman sekelasnya mulai menaruh perhatiannya pada Feng Li Yue dan Tan zhi xue. Beberapa sudah berbisik
membenarkan rumor yang beredar, sedangkan sebagian lain menatap tidak percaya dengan apa yang mereka lihat dan dengar.
Feng Li yue menampakkan raut bingung, namun ia tetap santai “Terimakasih, bu-“
“Feng Li Yue,” panggil seorang gadis pemberani di kelas, Shen You ran.
“iya,” sahut Feng LI Yue dengan senyumnya dan masih dengan nada biasa seolah tidak ada hal yang salah.
“aku tidak menyangka kau serendah itu!”
Feng Li Yue yang menampilkan raut wajah bingung mendengar perkataan Shen You Ran, “memangnya apa yang ku
lakukan?”
“Kau tidak tahu kesalahanmu?” tanyanya marah.
“apa?”
“Kenapa kau meminta Tan zhi xue untuk mengerjakan tugasmu? kau tidka tahu malu, kau memang kaya tapi kau tidak berhak merendahkan temanmu!”
Feng Li Yue semakin bingung, “kapan aku me-“
“sudahlah Shen You Ran, aku tidak apa-apa. Yue adalah sahabatku, aku sendiri yang menawarkan bantuan padanya,” potong Tan zhi xue.
Jika didengar secara seksama kalimat Tan zhi xue tidak ada yang salah, dan semua yang dikatakan adalah
kebenaran. Tapi jika kalimat itu keluar dari mulut Tan zhi xue saat ini, makna nya akan terdengar berbeda. Bagi mereka yang melihat situasi yang salah dari awal, tentu saja akan melihat arti kalimat tersebut menjadi ‘aku tidak masalah jika diperlakukan sebagai budak oleh Feng Li Yue, karena aku tidak memiliki kemamuan untuk menolaknya’.
Ketika Feng Li Yue yang dulu mendengar perkataan Tan zhi xue saat ini, ia langsung menganggukkan kepalanya,
membenarkan perkataannya dan menganggap hal itu tidak ada yang salah. Karena memang sebelumnya Tan zhi xue benar-benar menawarkan bantuan padanya.
Feng Li Yue tersenyum sinis dalam hatinya, mengingat plot yang sama terulang kembali. Ia akan tetap mengikuti
plot yang dimainkan Tan zhi xue, karena ia sudah memiliki rencana yang cukup kuat untuk menyelematkannya.
“Iya, benar. kemarin Tan zhi xue menawarkan bantuannya padaku untuk membuat tugas essay,” sahut Feng Li Yue dengan nada tak bersalah.
Tan zhi xue yang mendengarkan perkataan Feng Li yue tersenyum dalam hati, mensyukuri kebodohan putri kaya di
hadapannya.
__ADS_1
“Tapi, kau-“
“sudahlah, tidak apa-apa. Tidak ada yang salah dengan itu,” Tan zhi xue memotong perkataan Shen You Ran agar
terlihat lebih dramatis.
Feng Li Yue mencibir dalam hatinya, akting leotus putihnya benar-benar patut diacungi jempol batinnya.
Kita lihat, sampai kapan peranan lotus putihnya berlangsung.
Bisik-bisik kembali terdengar, teman-teman sekelasnya mulai membicarakan Feng Li Yue dan menjelekkannya. Feng Li Yue yang tidak peka, menulikan pendengarannya dan mencoba bersikap tidak ada yang salah.
Tak lama, Fei wei wei datang dan langsung meminta teman sekelasnya untuk mengumpulkan tugas essay. Saat ia
sampai dibangku Feng Li Yue Fei wei wei menegurnya.
“Hei, apakah tugasmu sudah selesai?”
Feng Li Yue menganggukkan kepalanya dans egera membongkar isi tasnya. Namun sebelum ia sempat mengambil
lembaran essaya, Shen You ran berkokok lagi.
“Penanggung jawab kelas, bolehkah tugas kita dikerjakan oleh teman sekelas yang lain?” tanyanya dengan nada
sarkastik.
Fei wei wei menaikkan kacamatanya dan dengan tenang menjawab pertanyaan Shen You Ran, “Tidak ada aturan tertulis yang melarang siswa mengerjakan tugas siswa lainnya, tapi etika sebagai siswa melarang hal itu.”
“lalu, bagaimana jika ada siswa yang meminta temannya untuk mengerjakan tugasnya?”
Fei wei wei menatap Shen You Ran tidak suka, “tentu saja, aku akan melapor pada guru bahwa siswa tersebut
berlaku curang,”
“kalau begitu, kau bisa melaporkan Feng Li Yue karena ia berlaku curang,”
“apa maksudmu?” tanya Fei wei wei.
“Shen You Ran, kau tidak perlu-“
“cukup Tan zhi xue, kau tidak perlu membelanya lagi,” potong Shen You Ran tidak sabar. Tan zhi xue yang mendapat bentakan Shen You Ran segera menundukkan kepalanya memerlihatkan kesedihannya.
“memangnya apa yang terjadi pada Tan zhi xue,” tanya Feng Li Yue pura-pura tidak mengerti.
Shen You Ran semakin jijik melihat rasa tidak bersalah Feng Li Yue.
“sekedar informasi buatmu, Feng Li Yue tidak mengerjakan tugas dari guru dan meminta Tan zhi xue untuk mengerjakan tugasnya,” jawab Shen You Ran sambil memperlihatkan tatapan jijik pada Feng Li Yue.
“apa? itu tidak mungkin!!” bantah Fei wei wei yang mengejutkan Shen You Ran dan teman-teman lainnya.
“Kenapa tidak mungkin? kau tidak perlu membela tuan putri itu hanya karena dia kaya,” sahut teman sekelas lain yang tidak terima.
“bukan itu maksudku, tidak mungkin Feng Li Yue meminta orang lain untuk mengerjakan tugasnya,” sahut Fei wei wei.
“Iya, kapan aku meminta orang lain untuk mengerjakan tugasku sendiri?” tanya Feng Li Yue semakin bingung.
“Tidakkah kau meminta Tan zhi xue mengerjakan tugasmu?” tanya Du mei li, “aku lihat tadi pagi tan zhu xue
memberikan tugas essay yang telah dikerjakannya untukmu,” lanjut du mei li seolah tidak mau ketinggalan untuk menjatuhka Feng Li Yue.
“ah, iya aku lupa menjelaskannya,” teriak kecil Feng Li Yue.
Shen You Ran mencibir tindakan Feng Li Yue.
“Putri kecil, benarkah kau meminta Tan zhi xue mengerjakan tugasmu? bukankah kau kemarin meminta tolong kakakmu untuk mengerjakan tugas?” tanya Fei Wei wei sedikit bingung dengan situasi aneh saat ini.
__ADS_1
“Apa maksud dari perkataanmu, wei wei?” tanya Shi shi yang juga merasa ada keanehan dari tindakan Fei wei wei.
Fei wei wei menjelaskan pembicaraan di telponnya dengan Feng Li Yue kemarin malam pada Shi Shi. “kemarin malam, feng li yue memintaku membritahukan tema tugas essay hari ini. dan dia juga sempat menceritakan padaku bahwa Tan zhi xue memang menawarkan bantuan padanya untuk emngerjakan tugas, tapi Feng Li yue menolak. Karena tan zhi xue memaksa tetap menawarkan bantuan untuk mengerjakan tugas tanpa memberitahu tema essay hari ini, Feng Li yue akhirnya mengirim pesan padaku menanyakan tema essay hari ini. Ia juga mengakui kalau ia tidak bisa membuat essay dengan baik, tapi ia bisa meminta bantuan kakaknya untuk membuat essay. benarkan?” tanya Fei wei wei embari menatp Feng Li Yue yang menganggukkan kepalanya memebrnarkan seriap kalimat Fei wei wei.
“itu benar,” Ia pun mengeluarkan lembar essay yang telah ditulisnya sendiri dan memebrikannya pada Fei wei wei.
Kemudian ia pun membuka ponselnya dan menunjukkan percakapannya dengan tan zhi xue kemarin malam.
Shen You Rang yang sudah merasakan situasi tidak benar, segera menyambar ponsel Feng Li Yue dan melihat isi percakapan Feng Li Yue dan Tan zhi xue. Setlah ia melihat percakapan di ponsel Feng li Yue, Shen you ran menatap Tn zhi xue yang menampakkan rasa gelisah.
“jadi, kau tidak meminta tan zhi xue untuk mengerjakan tugasmu?” tanya Shen You Ran pada Feng Li Yue.
Kembali Feng Li yue menggelengkan kepalanya, ia sudah menampakkan sedikit kekesalannya karen ia sudah menyadari situasi salahnya saat ini. “sekali lagi, kenapa aku harus meminta tan zhi xue untuk menegrjakan tugasku? kalau memang aku tidak bisa mengerjakan tugasku sendiri, kenapa aku tidak meminta kakakku saja yang membuatnya? kakak-kakakku sangat pintar dan mereka tidak pernah menolak permintaanku,” ujar Feng Li Yue dengan nada biasa namun terdengar sombong ditelinga orang lain.
Teman sekelasnya yang pada awalnya menjelek-jelekkan Feng Li Yue, mulai memikirkan semua perkataan Feng Li Yue.
“Benar juga, Feng Li yue kan putri yang sangat dimanjakan keluarganya. apapun permintaannya pasti akan dipenuhi. Kenapa ia harus repot-repot meminta siswa yang menegrjakan tugasnya?”
“iya bener, kenapa aku tidak memikirkannya ya?”
“dari mana sih rumor itu? tidak jelas, tapi aku sempat yakin dengan kebenaran rumor itu,”
“iya, aku juga. bukankah kau lihat sendiri kalau Tan zhi xue selalu mengekori Feng Li Yue, ku kira ia babu Feng Li
yue”
Feng Li Yue tersenyum dalam hatinya, melihat situasinya yang membalik. Ia milirik kearah Shen You Ran yang
melihatnya dengan tatapan bersalah.
Menyadari kesalahannya Shen You Ran meminta maaf atas kekeliruannya, ia pun menda[at ceramah panjang dari Fei wei wei karena tidak menyelidiki kejadian ini dengan benar. Shen You Ran malu dengan prilakunya, tapi meski begitu ia termasuk orang yang berjiwa besar karena mau mengakui kesalahannya.
Setelah dimarahi Fei wei wei habis-habisan, hatinya bertanya-tanya kenapa ia dengan begitu mudahnya memarahi
Feng Li Yue. Bila ia mencerna kasusnya kembali, ia akan menemukan kejanggalan untuk membantah rumor Feng Li Yue yang beredar. Semakin lama ia memikirkannya, Ia merasa sedang di manfaatkan oleh Tan zhi xue, untuk menjatuhkan Feng Li Yue. Tapi kenapa? bukannya mereka sahabat? batin Shen You Ran sambli menatap Feng Li
Yue yang tengah berbincang dengan Du mei li.
“Lalu bagaimana dengan tugas yang dibuat Tan zhi xue?” tanya Du mei li tiba-tiba.
“ah, iya aku jadi lupa juga menanyakannya.” Feng Li yue menatap Tan zhi xue yang melihat gelisah kearahnya.
“kenapa kau membuat essay untukku? bukannya kemarin aku sudah menolak?” tanya Feng Li Yue dengan nada bingungnya.
“it itu, aku kira kau tidak bisa membuat tugas essay, jadi aku membuatnya untukmu,” sahut Tan zhu xue gugup.
Feng LI yue menatap tan xhi xue dengan penuh kasih, “kau memang baik, zhi xue. Aku tidak menyangka kau akan
benar-benar membuatkanku essay, teman-teman yang lain belum tentu sebaik dirimu.” ujar Feng Li Yue yang selegakan Tan zhi xue.
“Tapi tidak seharusnya kau melakukan itu, zhi xue. Seharusnya kau membantu feng li yue bukan mengerjakan
tugasnya, kalau kau seperti itu sama saja kau membuat temanmu menjadi pemalas dan tambah bodoh. Untung saja Feng Li Yue anak yang rajin dan ebrtanggung jawab, kalau tidak dengan adanya kejadian ini namanya bisa buruk gara-gara kamu,” ujar Fei wei wei yang sedikit mengerti situasi yang salah pada Feng Li Yue tadi.
fei wei wei pintar dan sangat sensitif pada lingkungannya. Melihat tindak tanduk Tan zhi xue, dia sudah bisa
menangkap tujuan dari drama yang dibuat tan zhi xue. Untung saja kenaifan Feng LI Yue menyelematkannya dari bingkai buruk yang diciptakan tan zhi xue, kalau tidak nama Feng Li yue bisa jelek. Fei wei wei menatap Feng Li Yu dengan tatapan kasihan karena ia tidak menyadari kalau dirinya sedang di dorong oleh sahabatnya ke jurang.
“iya, aku tidak akan melakukannya lagi,”sahut tan zhi xue dengan nada menyesal.
“itu bagus, aku juga tidak mau merepotkan orang lain dengan tugasku sendiri,” ujar Feng Li Yue dengan senyum
manis yang dibalas dengan senyum lemah tan zhi xue.
Perlahan plot cerita mulai berubah, sedikit demi sedikit ia mengupas kelopak lotus putih tan zhi xue agar orang lain dapat melihat betapa busuk isi dalamnya. Ia tidak perlu terburu-buru, selain memenuhi permintaan sebagian jiwanya yang tidak ingin kehilangan kasih sayang keluarganya, Feng LI yue akan membalas semua perbuatan jahat yang dilakukan tanzhi xue dan musuh-musuhnya di dunia ini.
__ADS_1
Tunggu saja, karena drama yang akan kuciptakan baru dimulai.