Jodoh Dari Perjodohan

Jodoh Dari Perjodohan
Pernikahan Terpedih


__ADS_3

Setelah semua persiapan untuk pernikahan kei dan ilham selesai, hari ini mereka akan melakukan akad nikah dan resepsi pernikahan. Cukup banyak tamu yg hadir baik dari kolega bisnis ilham, teman-teman dokter dari kei dan beberapa sahabat serta kerabat dari kedua belah pihak.


Setelah pernikahan dan resepsi telah usai semua keluarga kini telah masuk kedalam hotel dimana tempat mereka sewa untuk pesta pernikahan tersebut. Di dalam sebuah kamar hotel terdapat pasangan pengantin baru


"Mandilah lebih dulu, aku akan menunggu dibalkon. Ada yg ingin aku bicarakan denganmu" ujar iam dan lgsg menuju balkon. Sedangkan kei hanya bisa mengeryitkan dahinya atas apa yg diucapkan oleh suaminya itu


-flashback-


Saat akan berangkat menuju tempat acar pernikahan, tiba-tiba ilham yg sedang bersiap mendapatkan sebuah pesan yg membuat hatinya menjadi bimbang akan keputusannya untuk menikah


(Dari : Irma)

__ADS_1


"Hai iam.. sudah lama ya kita tak saling kabar lagi hehe. Hari ini aku pulang ke indonesia, berniat untuk memperbaiki hubungan kita dan aku mulai memikirkan rencana untuk menerima lamaranmu hihii. Tapi tampaknya itu sudah terlambat ya? Ah iya aku lupa hari ini kau akan menikah bukan? Selamat ya atas pernikahanmu. Semoga wanita yg akan mendampingimu nanti berhati besar dan bisa menerimu seperti aku menerimamu ya. Jika kau ada waktu luang setelah menikah masih maukah kamu bertemu denganku? Oh iya apa kau sudah benar-benar melupakan aku? Apa kau sudah benar-benar tak cinta lagi denganku? Jujur jauh didalam lubuk hatiku aku masih berharap kita bisa memperbaiki hubungan kita. Salam rindu terdalam untukmu myilham❣️"


Seketika hati ilham langsung bimbang untuk melanjutkan atau menghentikan pernikahan ini, semua sudah terlanjur baginya. Jika dilanjutkan maka aku yang mungkin nantinya menyesal, tapi jika di hentikan bukan cuma mama tapi semua yg hadir akan bertanya dan kecewa dhn keputusanku - batin ilham


-flasback off-


Kei sudah keluar dari kamar mandi memakai pakaian tidurnya yang memang sudah ia siapkan, masih seperti kegemaran kei ia memakai setelan baju piyama tidur lengan panjang dan celana panjang bermotif bt21 yg menurutnya sangat gemas dan lucu sekali jika dikenakan. Ia berjalan menuju balkon menemui sang suami


"Kak? Apa ada hal penting yg ingin kau bicarakan?" Tanya kei menghentikan lamunan ilham


"Jadi, sebelum aku berangkat menuju tmpt pernikahan. Aku mendapatkan pesan dari pacarku, ia ingin memperbaiki hubungan kami, ia akan berusaha meyakinkan mama dan uca agar bisa menerimanya dan memikirkan mengenai pernikahan kami. Jujur saat membaca pesan itu aku menjadi ragu untuk melanjutkan pernikahan ini, setelah kupikir akan lebih banyak yg kecewa jika aku membatalkan pernikahan ini. Dia benar jika aku masih sangat mencintainya, sejauh ini tentang hubungan kita atau bhkan perasaanku terhadapmu hanya sebatas aku menerima kehadiranmu tp bukan bearti aku mulai membuka hatiku untuk mencintaimu. Maaf aku tau ini menyakitkan bagimu tp aku harus mengatakan hal ini agar kau tak terlalu berharap lebih dgn pernikahan ini" tukas ilham panjang lebar sambil menggenggam tangan kei. Bagai terbang keatas langit, seketika sayap yg beberapa waktu ini kei coba perbaiki agar bisa terbang dgn baik tampaknya seketika sayap tersebut lgsg patah dan hancur berkeping.

__ADS_1


"Bukankah kei sudah sering kali menanyakan apa kk yakin dgn perjodohan ini, apa kk sudah ikhlas dan melupakan semua kenangan kk bersama pacar kk, jawabammu selalu sama mengatakan YAKIN, tapi buktinya skrg apa? Hanya krn sebuah pesan singkat yg masuk kau jadi berubah dlm sekejap? Aku tak meyangka jika seorang ilham pria sepertimu bisa mengatakan hal yg membuat seseorang ah mksdku ISTRI mu yg baru beberapa jam kau nikahi? Ah lucu sekali..." Jawab kei sambil menahan air matanya agar tak jatuh dihadapan suaminya


"Maaf kei, aku tau ini menyakitkan untukmu. Tapi aku bingung aku tak tau harus bersikap seperti apa saat ini. Krn memang kenyataannya benar, aku mencintai dia dan bukan dirimu" tutur ilham dan lagi-lagi membuat hati kei semakin hancur mendengarnya


"Oke.. baiklaaah jika memang kk ragu untuk menjalani ini semua. Jadi skrg apa maumu? Apa aku harus segera meninggalkanmu agar kau bisa bersama kekasihmu? Katakanlah, aku baik-baik sajaa" jawab kei dengan emosi yg cukup menggebu


"Aku tak mau membuat keluarga kita berpikiran aneh dgn kau meninggalkanku. Aku hanya ingin kita saling tak mengganggu privasi dan urusan masing-masing. Setelah ini aku ingin kita tinggal berdua dirumah yg telah kusiapkan" jawab iam lagi


" Keluarga? Masih memikirkan keluarga juga? Hahaha. Baiklah, aku setuju dengan syarat tak ada pembantu ataupun orang lain dirumah kecuali kita berdua" tutur kei tegas


"Kenapa? Biarkan kita mencari pembantu agar membereskan rumah" jawab ilham cepat

__ADS_1


"Aku hanya tak ingin orang lain tau tentang urusan rumah tangga kita. Baik buruknya rumah tangga ini biar aku dan kau saja yg tau. Aku tak ingin jika orang lain berpikir rumah tangga kita tidak baik. Bagaimana setuju?" Tanya kei dan mendapat anggukan setuju dari ilham


"Baiklah jika begitu, aku akan keluar sebentar ingin membeli pembalut" jawabku sambil melangkahkan kaki keluar hotel dengan alasan ingin membeli pembalut dengan alasan itu kei bisa keluar ketaman sebentar untuk menghidup udara segar dan mengeluarkan air mata yg sedari tadi ia tahan


__ADS_2