
Shafiyyah pulang kerja begitu kaget ketika melihat siku adiknya terluka. Bukan apa apa tapi rasa khawatirnya menjalar di seluruh tubuhnya, wajahnya begitu cemas.
"Dek, ini kenapa? kamu jatuh?" tanya Shafi cemas sambil memeriksa badan Rian.
"Iya mba, di tabrak orang tapi ga apa apa ko, udah agak mendingan." jawab Rian
"Kenapa bisa di tabrak sih dek? Siapa yang nabrak? beraninya." lanjut Shafi kesal
"Sama cowo ganteng mba, baik, wahh kalo mba lihat pasti klepek-klepek wkwk." Goda Rian
"Astaghfirullah, dek. Ya udah, cepet sana siap siap ke masjid sebentar lagi adzan maghrib." ucap Shafi langsung menuju kamarnya.
"Iya, mba ku." jawab Gabrian langsung siap siap.
Shafiyyah tak begitu dekat dengan laki laki kecuali keluarganya. Abi nya bekerja menjadi buruh bangunan itu membuat Shafi bekerja keras untuk kebutuhannya. Apalagi adiknya yang sebentar lagi mau masuk SMA butuh biaya yang banyak. Shafiyyah begitu taat dalam agama, selalu memakai pakaian yang menutup aurat. Beruntung mendapatkan kerjaan yang memperbolehkan berpakaian syar'i.
Tepat pukul 20.15 , tumben sekali Abi nya belum pulang. Biasanya sesudah shalat isya sudah pulang, apa mungkin lembur. Perasaan Shafi tak enak, seperti terjadi sesuatu dengan Abi nya. Tiba tiba hp berdering..
Kring.. kring...
"Assalamu'alaikum, iya dengan siapa?" ucap Shafi
"Wa'alaikumsalam, apa benar ini dengan keluar pak Imron?" jawab penelepon
"Iya betul, ada apa ya pak? Apa terjadi sesuatu dengan Abi saya?" Shafi mendadak khawatir.
"Iya mba, sekarang sedang berada di RS C , dikarenakan pak Imron jatuh dari lantai 2" jelas penelepon
"Astaghfirullah, Innalilahi. Baik saya segera kesana." Shafi langsung lemas dan ambruk mendengar berita tersebut.
__ADS_1
Shafiyyah langsung bergegas dan langsung mengajak adiknya ke RS C, tangis adiknya pun membuat Shafi takut kehilangan seperti ibunya.
Diperjalanan tiba tiba taksi yang di tumpangi oleh Shafi dan Gabrian mendadak mogok. Shafi was was dan harus bagaimana, apalagi jaraknya sekarang ke RS begitu jauh. Tiba tiba ada mobil mewah berhenti dan orang pengendara tersebut keluar.
"Gabrian!" ucap pengendara
"Mas Eshaal" jawab Gabrian
Ternyata itu adalah Eshaal, tak sengaja melihat taksi mogok dan 2 orang urung uringan. Kebetulan Eshaal baru pulang dari kantornya sebab besok adalah launching produk terbarunya.
"Rian sedang apa malam malam begini diluar." tanya Eshaal
"Rian mau ke RS mas tapi taksinya mogok jadi kita bingung mau naik apa." jawab Rian
"Ya sudah ayok mas antar ke rs" ucap Dhia
"Tapi mas ... " jawab Rian
Shafiyyah tak begitu kenal dengan Eshaal dan apalagi adiknya begitu akrab dengan laki laki tersebut. Akhirnya Shafi, Rian, dan Eshaal menuju ke arah RS. Eshaal yang ingin bertanya ada apa sebenarnya tetapi di urungkan karena wajah mereka begitu khawatir.
Setelah sampai di RS , Shafi langsung bertanya ke resepsionis.
"Permisi mba, mau tanya ruangan pak Imron yang tadi jatuh dari bangunan dimana ya?" tanya Shafi
"Ohh, sebentar ya mba, saya lihat dulu." ucap Resepsionis
Tak berselang beberapa menit langsung mendapatkannya.
"Saat ini pasien sedang berada di ruang IGD mab, silahkan lurus terus nanti belok kiri." jelas resepsionis
__ADS_1
"Terima kasih." Shafi langsung menuju ke ruang IGD dengan terburu buru.
Eshaal dan Gabrian mengikuti dan sampai di ruangan IGD, dokter pun keluar.
"Apa benar ini dengan keluarga pak Imron?" tanya dokter
"Iya dok, saya anaknya. Bagaimana dok?" ucap Shafi
"Saat ini, pak Imron harus segera operasi di bagian kepalanya. Sebab benturan yang begitu kuat, mohon segera tanda tangani untuk tindakan operasinya." dokter menyodorkan kertas persetujuan operasi.
Shafi menimang nimang, karena dia belum punya uang untuk operasi. Tapi bagaimana kalo Abi nya tidak tertolong. Dengan tekad Shafi langsung menandatangani surat tersebut.
"Baik, silahkan mba untuk membereskan biaya operasinya."
Shafi hanya mengangguk dan langsung terduduk lemas di kursi yang sediakan diluar ruangan. Dhia yang melihat Shafi pun turut iba. Tanpa aba aba ....
.
.
.
Bersambung
.
.
Jangan lupa terus untuk meninggalkan jejak.
__ADS_1
Dan bagaimana selanjutnya?
Ikutin terus....