
Waktu terus berlalu akhirnya mereka berdua sampai di amerika tapi Iqbal melihat vita tertidur pulas jadi tidak tega untuk membangunkan nya padahal pesawat landing dan penumpang sudah pada turun. Iqbal bingung harus membangunkan nya atau menggendong nya , tapi dia memutuskan untuk membangunkan nya.
"Vitt bagun vit pesawat kita sudah landing " ucap iqbal menggoyangkan tubuh vita. Vita yang mendengar ada suara yang memanggil nya langsung mengerjap ngerjapkan mata nya.
"Hoammm kenapa iqbal " uvap vita sambil menguap
"Kita sudah tiba " ucap iqbal
"Apa... sudah tiba yang benar kamu " teriak vita senang
"Hmmm cepatan kita harus cepat keapartemen tuan soal nya tuan sama nona sudah menunggu " ucap iqbal
"Ha? tuan nona? siapa itu " ucap vita
"Udah lah ayok kita turun dulu " ucap iqbal
Mereka berdua segera mengambil koper dulu sebelum mereka pergi dari bandara John F. kennedy , Sampai di pintu luar iqbal memberhentikan taksi dan merema naik dan menuju tempat yang sudah di kirim arman. Karna waktu sudah terbilang malam jadi jalanan tidak begitu ramai dan bisa dibilang sepi karna hanya toko toko yang vita liat.
~Diapartemen~
Novi masih setia menunggu vita sejak pagi tadi sampai malam sebenar nya novi sudah sangat mengantuk terlihat beberapa kali dia menguap tapi dia tahan , Dan dari tadi juga arman yang berada di kamar sambil memainkan ponsel nya karna ada email yang masuk jadi dia memutuskan untuk kerja tapi dikamar selesai pekerjaan nya dia lebih memilih keruang tamu di lihat nya novi yang masih asik menonton tv sebenarnya novi juga sudah bosan dengan acara tv nya novi yang mendapatkan pesan masuk dari vita dia dengan semangat menunggu sahabat nya yang tak kunjung tiba.
"Kalau udah ngantuk gak usah dipaksa " ucap arman mengagetkan novi
"Eghh.. enggak kok siapa yang ngatuk tadi vita bilang kalu dia lagi dijalan " ucap novi
"Hmmm ya udah kan perjalanan dari bandara kesini jauh butuh waktu 1 jam " ucap arman
"Kenapa kamu gak bilang kalau jarak apartemen nya jauh dari bandara " gruntu novi
"Yah kamu gak nanya sih " ucap arman santai
"Iya iya aku yang salah " ucap novi cemberut
"Selalu salah kalau jadi cewek dan selalu ngalah sama cowok " gruntu kecil novi tapi masih kedengaran oleh arman karna posisi duduk mereka tidak jauh. Arman terseyum karna novi selalu menggruntu gak penting menurut nya.
~Ditaksi~
__ADS_1
Hening tidak ada suara yang memecahkan keheningan tersebut hanya terdengar suara mesin mobil. Tapi akhirnya vita tak kuat dengan suasana hening tersebut dan vita memutuskan untuk bertanya kapan kita sampai.
"Hmmm , iqbal boleh kah aku bertanya? " tanya vita
"Iya " jawab iqbal singkat
Nih kaya nya iqbal dulu sering makan es batu deh sampai sampai sekarang jadi kaku begini dingin kek dikutub batin vita tertawa
"Kapan kita akan sampai sana? " tanya vita tersenyum
"Masih lama kau tunggu saja aku masih banyak kerjaan " ucap iqbal masih sibuk keponsel nya
Tuhh kan benar dia selalu jawab yang dingin padahal kan gw dah senyum tapi dia masih aja kek dulu emak nya dulu ngidam makan es batu kali makannya anak nya jadi begini batin vita tertawa
Tapi tak vita sadari ternyata dia tertawa benaran iqbal menoleh kearah vita dan supir taksi pun melihat dari kaca spion.
Tukk...
Iqbal meyentil dahi vita sangat keras sehingga vita kembali lagi dari hayalan nya.
"Awwww kenapa kamu suka sekali menyentil dahi ku " ucap vita
"Ha? aku ketawa " ucap vita heran
"Iya kamu malam malam ketawa ingat ini bukan di indonesia jadi aku tidak bisa apa apa jika kamu kesurupan " ucap iqbal
"Enak aja siapa juga yang kesurupan " ucap vita memukul lengan iqbal
"Awww kenapa kamu memukul ku kalau kamu tidak percaya dengan ucapan ku tadi kau bisa tanya supir " ucap iqbal. akhirnya vita menanyakan ke supir
"Pak apa benar yang dikatakan dia? " tanya vita. Tapi supir itu hanya diam dan lagi lagi iqbal menyentil kening nya.
Tukk...
"Apa kau amnesia kita ini lagi ada diamerika bukan di indonesia " ucap iqbal kesal menghadapi tingkah yang bagi nya sangat konyol
"Apaan sih kamu ini suka sekali menyentil kening ku " ucap vita mengusap ngusap keningnya.
__ADS_1
"Abisnya kamu udah tau ini diamerika malah pake bahasa indonesia " ucap iqbal
"Terus aku harus pake bahasa Amerika juga? aku mana bisa ngomong pake bahasa Amerika " ucap vita
" Terus kamu bisa bahasa apa aja? " tanya iqbal
"Aku bisa bahasa indonesia Inggris jepang sama arab " ucap vita bangga
"Ha? baru segitu doang aku nih udah bisa bahasa semua negara karna aku sering keberbagai negara untuk perjalan bisnis " ucap iqbal bangga
"Ufttt dasar sombong " ucap vita
"Biarin dari pada kamu mau sombong tapi gak bisa " ucap iqbal menjulurkan lidah nya tapi vita tak pernah mau mengalah. Dan akhirnya sopir taksi pun memberi tau bahwa sudah sampai tempat tujuan.
"Soryy sir this has arrived " ucap supir itu
"Thank you sir , this is the money " ucap iqbal
setelah membayar taksi tersebut iqbal segera memencet bel apartemen tersebut.
~Apartemen ~
Ting Tong**...
"Arman aku izin mau buka pintu dulu yah seperti nya itu iqbal sama vita " ucap novi beranjak dari sofa
"Aku ikut " ucap arman mengikuti novi dari belakang.
Krekkk...
Pintu pun terbuka dan benar yang dikatakan novi itu ternyata iqbal dan vita. Novi langsung memeluk sahabat nya dengan sangat erat dan sampai sampai vita kehabisan napas dibuat nya.
"Vitaaaa gw kangen banget sama luh " ucap novi memeluk vita sangat erat
"Aduhhh novv gw gak bisa napas nih " ucap vita.Novi pun melepaskan pelukan nya dan berjalan masuk kedalam bersama vita novi melupakan arman dan iqbal karna dia merasa sangat kangen dengan sahabat nya. Arman dan iqbal menggelengkan Kepala nya karna menurutnya persahabatan mereka itu sangat unik.
Bersambung...
__ADS_1
Huaaa sebenarnya author tetapi mau lanjutin cerita nya di sini tapi author juga gak mau buru buru kalau buat cerita jadi segini aja dulu yah guys 😊 tolong suport author dengan vote kalian sebanyak banyaknya 🙏 Dan maaf kalau misalnya ada salah kata dalam episode ini soal nya uthor bingung karna author belum pernah ke amerika 😂😅