
Sinta berjalan dan mencari ruang VIP dan akhirnya dia bisa menemukan ruangan itu karena ruangan itu berada di lantai paling atas.
Tokkk
Tokkk
Tokkk
"Assalamualaikum " ucap Sinta
"Waalaikumsalam , eh kamu ayo masuk " ucap Novi
"Makasih nona " ucap sinta
Sinta kaget ternyata yang sedang berbaring di ranjang itu kakak nya yang sudah lama menghilangkan entah kemana. Sebenarnya Sinta merasa kasihan dengan kakak nya itu tapi dia menyembunyikan nya karena dia tidak ingin Novi tau bahwa dia berasal dari keluarga yang sangat kaya bahkan kaya nya bisa melebihi Arman.
"Sinta " ucap Wildan kaget
"Lohhh kamu kenal sama dia Sinta? " tanya novi
"Iya nona ini kakak saya yang sudah lama menghilang " ucap sinta
"Kakak kenapa bisa masuk rumah sakit? " tanya Sinta
"Kakak terjadi kecelakaan yang membuat kakak menjadi seperti ini tapi kau tidak perlu khawatir , oiya kabar mama gimana? " tanya Wildan
"Mama baik kak " ucap Sinta
"Ekhmmm masih mau ngobrol kah? kalau kalian masih mau ngobrol saya pamit pulang sebentar untuk mandi " ucap Novi
"E-ehh siapa suruh keluar? "ucap Wildan
"Lah kan udah ada adek Luh yang temenin elu berarti gw boleh keluar lah , lagipula gw bukan siapa-siapa Luh ini " celetuk Novi kesal
"Kamu ngapain ke sini Sinta? " tanya Arman
"Aku kesini karena disuruh sama bos aku , karena kata nya nona Novi ada barang yang perlu diambilkan " ucap Sinta
"Udah Sinta kamu disini aja jaga kakak kamu yah , biar saya yang pulang " ucap Novi
"Eitsss gak boleh karena Sinta disini di suruh Ama bosnya jadi dia harus patuh " ucap Wildan
"Apaan sih Luh bisa diem gak!! mau Luh gw suntik mati " ucap Novi kesal
__ADS_1
"Udahlah kak biarkan nona Novi pulang kakak sama Sinta aja ya " rayu Sinta
"Tuhh dengerin adek Luh aja ngerti lah ini cuman pasien maunya di istimewain " ucap Novi
"Ya udahlah sana kalau Luh mau pergi " ucap Wildan
"Dari tadi kek Luh , ya udah gw pamit assalamualaikum " ucap Novi
"Waalaikumsalam " ucap sinta dan Wildan kompak.
~Dikantor~
Sebenarnya Vita bingung baru hari pertama masuk kantor lagi tapi Sinta malah di suruh sama arman. Dan sekarang waktunya jam makan siang , Vita bingung memang dia belum kenal seluruh kantor jadi dia bingung harus makan dimana. Dan akhirnya Vita menuju kantin dan ternyata antrian nya panjang banget.
"Yaelahh antrian nya panjang banget lagi " gruntu vita . Vita duduk di kursi kantin sampai nunggu antrian lumayan sepi
Vita memainkan ponselnya dan dia mefoto dirinya sendiri , dengan hp nya di senderkan di saus yang ada dimeja nya.
prov:Anggap aja itu foto yang udah di hasilkan nya๐
sampai beberapa menit akhirnya Vita memutuskan untuk mengantri karena antrian nya udah lumayan sepi. Tapi pada saat Vita membawa semangkuk bakso ada seorang perempuan yang menabraknya dan hingga bakso itu tumpah ke baju perempuan tersebut.
"Ehh maaf mbak , bukan nya tadi mbak yang nabrak saya yah jadi bakso saya tumpah deh " ucap Vita santai
"Kamu berani sama saya? " teriak Gaby
"Ngapain juga saya takut sama anda saya tidak kenal dengan anda dan aturan anda yang minta maaf dengan saya " ucap Vita
"Heh!! kamu mau ganti rugi nih ambil duit nya" ucap Gaby sambil melempar duit itu kewajah Vita. Dan tentu saja itu membuat Vita sangat marah , walaupun di situ banyak karyawan yang sedang makan dan memperhatikan nya.
"Ambil tuh duit anda saya gak butuh duit dari anda yang tak tau cara mengucapkan terimakasih " sindir Vita
"Maksud kamu apa hah!! " teriak Gaby sambil menjambak jilbab Vita. dan Vita langsung memelintir tangan nya .
"Apa kamu mau menarik jilbab saya? jangan mentang mentang kamu sekertaris Arman yah " ucap Vita . sebenarnya Vita tau kalau dia sedang berhadapan dengan sekertaris Arman bukan berarti dia harus takut.
"Awwww sakitt " ringkus Gaby
"Makannya jadi cewek jangan sok jago deh cuman gara gara jabatan Luh bisa seenaknya gitu nindas karyawan biasa " ucap Vita
"Awww sakit lepasin tangan gw perempuan sialan " teriak Gaby
__ADS_1
"Jangan Luh berani macem macem Ama gw!! walaupun gw karyawan baru , gw gak sebaik yang Luh kira. dengar yah kalian semua yang ada disini kalau dia berani macam macam sama karyawan baru kasih tau saya biar saya patahkan tulang tangan nya " ucap Vita melepaskan gaby. Gaby cepat cepat kabur dari kantin , dan Vita tidak jadi makan karena waktu jam makan siang telah usai.
Arman yang mendapat berita dari Iqbal langsung bertepuk tangan.
"Wah wah wah ternyata Vita hebat juga yah gak nyangka bisa seganas gini " ucapan Arman memuji Vita
"Hmmm maaf tuan saya pamit dulu karena masih ada tugas yang belum saya selesaikan" ucap Iqbal dan diangguk oleh Arman.
hebat juga yah si Vita , apa perlu aku selidiki latar belakang dia? hmmm lagipula bentar lagi aku akan menikahi nya batin Arman tak menyadari sudah tumbuh rasa suka
prov: guys ini baru rasa sukaa doang yah belum tentu cinta ataupun jodoh , hhhehe ๐
Novi sudah kembali lagi tapi sebelum kembali Novi mampir ke salah satu warung makan.
tak lama pesanan Novi datang ayam srundeng.
author: "Novi bagi bagi napa ayam nya "
Novi: "Gak mau author beli aja sana"
author: "awas aja kamu bakalan saya bikin kamu kena masalah sama Wildan "
Novi: "Huh! author kejam Mamat dah , ya udah tapi bgi dua yah ayam nya "
author: sipp
tadi sekedar hiburan aja yah guys.. skipp
selesai makan Novi kembali kerumah sakit tak lupa juga ia memesan ayam srundeng untuk Sinta dan dia makan lagi nanti di rumah sakit.
Sampai rumah sakit Novi melihat seorang dokter baru. tapi wajah nya seperti tidak asing tapi Novi lupa ia pernah ketemu dimana.
prov author: hahaha Novi pikun ihh masih muda udah pikun๐
Novi: biarin๐ udah Thor lanjut terus cerita nya saya penasaran.
author: kalau yang baca nya pada vote and like author bakalan lanjut cerita nya๐
Novi: ayo dong gesss vote dan like kalian nya biar nih si author ribet lanjut cerita nya lagi.
Bersambung...
__ADS_1
Tuhh guys Novi minta vote and like kalian ๐ pokok nya kalian yang blm vote harus vote sekarang juga.. I love you author sayang kalian dan maaf kalau up nya lama author lagi baca juga dari awal nya biar gak nyasar ๐ ๐