
Di rumah sakit Novi juga sedang menyuapin Wildan , karena Wildan begitu memaksa hingga Novi mau tidak mau harus menuruti nya.
"Cepetan ngunyah nya lama banget " ketus Novi
"Sabar kan gw lagi sakit " ucap Wildan
"Iya , cepetan makannya gw juga lapar pengen makan " ucap Novi
"Sini " ucap Wildan mengambil makanan rumah sakit itu dari tangan Novi.
"Aaaa " ucap Wildan
"Gak mau gw gak doyan makanan rumah sakit " ucap Novi
"Ayo makan , kalau elu gak makan gw gak mau minum obat " ucap Wildan
"Ihhh ini ada ikan salmon nya gw gak doyan ikan " ucap Novi
"Ya udah Luh makan sup labu aja " ucap Wildan memaksa
"Enggak mau gw suruh suster aja buat beli nasi goreng " ucap Novi
"Ya udah sekarang Luh makan dulu sendiri bisa kan , yah pasti bisa lah kan yang lumpuh kaki Luh bukan seluruh badan " ketus Novi
"Jadi dokter kok galak galak nanti pasien nya pada kabur gimana " goda Wildan
"Berisik udah makan " ucap Novi
Novi keluar dari kamar dan kebetulan ada suster indi.
"Sus tolong beliin saya nasi goreng yah di depan rumah sakit telur nya di dadar " ucap Novi
"Iya dok , mau saya antar ke sini atau saya taro di ruangan dokter " ucap suster indi sok manis
"Nanti suster kesini aja " ucap Novi
"Baiklah dok kalau begitu saya permisi dulu , assalamualaikum " ucap suster indi
"Waalaikum salam " ucap Novi langsung masuk kedalam kamar Wildan lagi.
"Loh kok gak diabisin " ucap Novi
"Udah kenyang " ucap Wildan
"Ya udah minum obat nya dulu " ucap Novi Wildan menuruti nya.
"Mau buang air gak sebelum tidur " ucap Novi
"Hmmm boleh " ucap Wildan
"Tunggu gw ambil kursi roda dulu " ucap Novi
"Ehh gak usah pakai kursi roda , dipapah aja biar sekalian latihan jalan " ucap Wildan
"Sumpah elu doang pasien yang bikin gw repot " ucap Novi langsung mempapah Wildan
"Aduhhh berat banget Luh makan apa sih sampai seberat ini!! makan b*Bu yah Luh " ucap Novi merasa tak sanggup
"Luh senderan dulu deh di tembok capek gw harus mapah Luh Ampe kamar mandi keberatan dosa sih Luh " celetuk Novi
"Sialan Luh " ucap Wildan yang berusaha berjalan kearah Novi yang tak jauh tapi tiba tiba Wildan hampir terjatuh untung Novi langsung menangkap nya. Mata mereka saling beradu , tanpa mereka sadari ada suster indi yang sudah masuk kedalam ruangan itu tanpa mengetuk nya.
prov author:Suster indi kamu ini gak sopan banget sih!!
suster indi: biarin Thor saya mau balas dendam
author: gak boleh dendam entar kena azab🙂
indi:Iya Thor cepetan lanjut kecerita.
"Bangun dong Luh berat nih gw dari tadi nahan badan Luh " ucap Novi merasa tak sanggup.
"Bantuin gw bangun " ucap Wildan
"Permisi , dok ini pesanan dok... " ucap suster indi kepotong karena Novi
"Sus bantuin dia berdiri tangan saya capek sus " ucap Novi suster indi langsung membantu nya.
"Makasih yah sus untung suster datang " ucap Novi
__ADS_1
"Sama sama dok " ucap indi tersenyum licik dan Langsung keluar.
Wildan sudah membuang air kecil menggunakan kursi roda , dan Novi membantu nya untuk berbaring di kasur dan Novi langsung melahap makanan nya di sofa , tapi Wildan dari tadi memperhatikan Novi sehingga membuat nya risih.
"Jangan liatin gw begitu! " ketus Novi
"Kalau Luh marah rasa nya cantik nya makin nambah " gombal Wildan
"Basii mending Luh buran tidur , soal nya gw udah bosen dari tadi dikamar Luh mulu " ucap Novi sudah selesai makan.
"Sini sini " ucap Wildan
"Apa!! Jangan macem macem mau Luh gw kasi racun " ucap Novi.
"Racun cinta dari elu " gombal nya
"Udah buruan tidur gw mau keruangan gw dulu , assalamualaikum " ucap Novi
"Waalaikum salam " ucap Wildan
Sinar matahari masuk melalui celah celah jendela kamar Vita , Vita langsung kekamar mandi untuk membasuh muka dan menggosok gigi , Vita hendak mandi tapi dia tidak membawa pakaian nya. Akhirnya Vita memutuskan untuk kekamar Arman.
Tokk..
Tokk..
Tokk...
Arman yang mendengar suara ketukan langsung bangun dengan muka bantal nya.
"Iya kenapa " suara khas bangun tidur
"Hmmm bisa antar aku pulang soal nya aku mau berangkat kerja " ucap Vita
"Hmmm ayo ikut aku " ucap Arman menuju kamar sepupu nya itu.
"Tuh kamu pilih aja mau pakai yang mana sekarang aku mau mandi , oiya kamu bisa gunakan kamar mandi di kamar ini " ucap Arman berlalu pergi.
Vita mandi dan keluar mengunakan kemeja hitam dan celana jeans yang senada untung kerudung yang ia pakai warna hitam jadi senada dengan warna baju dan celana nya.
"Heii Vita , assalamualaikum " ucap Sinta
"Waalaikum salam , ada apa? " tanya Vita
"Hmmm beberapa hari gak masuk kamu sakit kah? " tanya Sinta
"Enggak kok aku izin pulang kampung " ucap Vita bohong
"Oh ya udah , ehh sin nanti aku ikut nebeng yah sama kamu " ucap Vita
"Iya tenang aja , ayo masuk nanti kita telat " ucap Sinta
"Ayo , ehh tapi nanti anterin aku kerumah sakit dulu soal nya kunci rumah nya sama Novi " ucap Vita
"Kamu tinggal 1 rumah sama nona novi " ucap kaget Sinta
"Iya " ucap Vita santai
Sinta masih tak percaya rasanya dia bisa semakin akrab dan banyak teman terlebih lagi dia bakalan bisa berteman dengan Novi.
di tengah jam bekerja hp Vita berdering ada seseorang yang menelfon nya.
"Ya , assalamualaikum " ucap Vita
"Waalaikum salam ya Luh kalau mau kerumah sakit bawain gw baju ganti yah kaya nya gw bakalan ngindep disini terus deh soal nya pasien gw yang satu ini agak repot " curhat Novi memandang wildan sinis.
"Ihhh kan gw gak punya kunci nya baru entar pulang kerja gw mau ambil kunci ke elu " ucap Vita
"Ya udah deh elu kesini dulu aja , entar gw yang bilang sama arman , soal nya gw udah gak betah nih gak mandi seharian " ucap novi, Wildan yang mendengar Novi belum mandi mata nya tiba tiba berbinar²
"Ya udah ta udah dulu yah bye , pokok nya elu harus kesini entar gw izin sama arman bye assalamualaikum " ucap Novi
"Waalaikumsalam " ucap Vita dan memutuskan panggilan.
"Apa Luh liat liat jangan kurang ajar yeh " ketus Novi melempar bantal yang ada di sofa itu
"Jangan galak galak dong kan kalau begini gw jadi pengen nikahin Luh cepet cepet " ucap Wildan genit.
"Ihhh jijik gw!! jangan harap Luh bisa nikah sama gw , gw gak mau yeh Luh perlakuin gw kaya waktu masih sekolah dulu " ucap Novi mengingat kejadian di masa lalunya.
__ADS_1
*guys kalau ada waktu nanti aku ceritain masa lalu Novi dengan Wildan sampai Novi ketemu Arman yah outhor.
"Gw udah gak begitu lagi nov , percaya sama gw " ucap Wildan
Mana gw bisa percaya sama elu . sedangkan masalalu gw selalu berputar putar di otak gw batin Novi kesal
"Gw gak pernah percaya sama elu!! mending Luh diam gw mau nelfon seseorang lagi " ucap Novi
Prof author: Kamu kejam banget Novi
Novi :abis benci Thor
author:benci sama cinta itu beda tipis loh
Novi : pokoknya author jangan sampai aku berjodoh sama dia!!
author:lah seterah saya lah , kamu cukup menjadi pemeran 😂
Novi: Huh!! author sekarang kita musuhan😤
panggilan terhubung ke Arman.
"Halo Arman assalamualaikum " ucap Novi
"Iya waalaikumsalam ada apa? " ucap Arman
"Hmmm , aku boleh pinjam Vita sebentar saja boleh kan? " tanya Novi
"Hmmm , gimana yah Vita masih banyak tugas jadi kamu gak boleh mengganggu nya , bagaimana kalau aku suruh Iqbal " ucap Arman
Kenapa Iqbal sih kan gw bisa malu masa gw harus nyuruh dia ngambil pakaian dalam gw sih , ini juga kenapa Arman jadi begini sih batin Novi kesal
"Halo Novi kamu masih disana kan? " ucap Arman
"Eh-iya iya kenapa? " tanya Novi
"Mau aku suruh Iqbal buat bantu kamu? " tanya Arman
"Oiya kalau enggak teman nya Vita aja yang waktu itu pasti Iqbal tau kalau gak salah nama nya Sinta apa Santi yah? aku lupa pokok nya itu lah " ucap Novi
"Aku lagi di rumah sakit suruh temen nya Vita kesini , kalau bukan perempuan aku gak bakalan mau berteman sama kamu lagi " ancam Novi
"Baiklah aku suruh Iqbal dulu " ucap Arman
"Baik aku tunggu, tapi ingat tidak boleh Iqbal kalau Iqbal aku akan sangat marah kepada mu " ucap Novi
"Iya iya " ucap Arman
"ya sudah assalamualaikum " ucap Novi
"Waalaikumsalam " ucap arman
Arman menelfon Iqbal untuk menyuruh teman nya vita untuk kerumah sakit . Iqbal menyuruh Sinta kerumah sakit , Sinta kerumah sakit menggunakan motor metic nya.
Sampai di rumah sakit Sinta langsung bertanya kepada suster , dan suster itu adalah suster indi.
"Maaf sus nona Novi dimana yah? " ucap Sinta
"Maaf kamu cari pasien yang bernama Novi? " ucap suster itu
"Bukan pasien dia bekerja disini " ucap Sinta
Ada sosok dokter yang baru masuk dirumah sakit itu dan itu dokter virman.
"Maaf sus saya dokter baru disini , Dan saya disini dokter ahli bedah boleh tunjukan ruangan saya? " ucap virman
Oh ini ternyata dokter barunya ganteng juga , gak bakal gw lepasin nih cowok walaupun muka nya dibilang galak tapi pasti dia gak galak galak kalau sama perempuan batin indi senyum senyum
"Kamu kalau cari yang nama Novi yang bekerja disini hanya ada dokter Novi dia sekarang lagi di kamar VIP " ucap indi
"Baiklah saya permisi dulu , assalamualaikum" ucap Sinta
"Waalaikumsalam " ucap nya serempak dan indi mengantar dokter baru itu ke sebelah ruangan praktek Novi.
Bersambung...
Hehehe guys. aku buat banyak nih , semoga kalian suka yah dan jangan lupa vote nya dan maaf untuk kedepan nya author gak up dulu soalnya author juga mau baca cerita nya dari awal takutnya tidak nyambung atau banyak kata kata yang salah🙂🙏
Tinggal kalian klik vote itu buat author semangat untuk membuat cerita selanjutnya
__ADS_1