
"Mending kamu cari tempat duduk lain aja , kita semua gak butuh keberadaan kamu disini" ucap Arman dingin
"Aku tau kamu bersikap begini ke aku pasti gara gara mereka " ucap Moza
"Cukup!! kita hanya masalalu dan hubungan kita tidak ada sangkut pautnya sama Meraka " ucap Arman marah
"Aku gak percaya , kamu bersikap gini biar aku ngejar ngejar kamu kan? kamu mau balas dendam sama aku gara gara dulu aku selingkuhin kamu? aku juga kan udah mengaku salah masa kamu masih gak mau lagi sama aku " ucap Moza
Ohh jadi ini cewek masa lalu nya Arman untung aja cuman masa lalu kalau Arman masih mempertahankan tuh cewek nama nya si Arman itu bodoh nya keterlaruan batin vita.
"Aku udah enggak ada perasaan apa apa sama kamu , dan aku juga udah memaafkan kamu tapi kalau untuk kembali aku tidak bisa karna aku sudah punya calon istri " ucap Arman
"Kamu bohong kan? " ucap Moza tak percaya
"Aku serius , dan ini calaon istri aku " ucap Arman beranjak dari duduk nya dan mengampiri Vita.
"Apa?? sejak kapan selera kamu rendah seperti ini " ejek Moza
"Sejak aku putus sama kamu , dan kamu ingat walaupun dia berpenampilan sederhana seengak nya dia tidak pernah selingkuh. Iya kan sayang? " ucap Arman dan berhasil membuat Vita gugup
"Ehh i-iya " ucap Vita gugup
"Nah sekarang mending si mba pergi karena sudah jelas kalau arman tidak suka lagi dengan si mba " ucap novi. Mendengar perkataan Novi Moza langsung beranjak dari duduk nya dan meninggalkan meja itu dengan emosi.
"Cie cie kaya nya udah ada yang mengungkapkan perasaan nya nih " ejek Novi.
dan berhasil membuat keduanya salah tingkah.
"Ihh apaan sih luh nov , orangan tadi Arman cuman bercanda kan? " tanya Vita
"Hmm iya tuh benar kata Vita " timpal Arman
"Tapi kayaknya waktu aku di rumah sakit ada yang pernah bilang suka deh tapi kok orang nya gak mau ngaku yah " sindir Novi
"Ya udah gak usah dipikirin lagi ucapan Novi dia emang suka ngasal aja kalau bicara , mending kita makan nanti makanan nya keburu dingin " ucap Vita. mendengar ucapan Vita seperti tidak percaya terhadap nya langsung memajukan bibirnya.
"Ngapain tuh bibir dimaju majuin , pengen gw siapin " sindir Vita
"Ihh siapa juga yang pengen di suapin sama elu jijik tau gak " ucap Novi langsung menyambar Senduk dan garpu nya. Dan mereka pun menyantap makanan tanpa ada suara sedikitpun.
__ADS_1
~Ditempat lain~
Yodi dan virman masih ribut diruangan itu. dan aktivitas mereka terhenti karna ada pelayan yang memberitau bahwa makanan nya sudah siap.
"Permisi tuan maaf mengganggu , makan malam sudah siap " ucap pelayan itu
"Iya , kamu pergi saja nanti saya nyusul " ucap yodi sambil membenarkan baju nya yang berantakan. Pelayan itu membukukan badan lalu pergi.
"Pokok nya gw yang tidur di kamar bekas tuh cewek gw gak mau tau " ucap yodi menekan kata kata nya.
"Etsss bukan nya luh mau gw nginep " ucap virman santai
"Iya tapi luh gak boleh tidur di kamar itu " ucap yodi meninggalkan virman. dan virman dengan cepat segera menyusul nya.
Gw yakin yodi suka sama tuh cewek , mana mungkin dia bersikap berlebihan cuma gara gara cewek. biasa nya juga dia anggap nya cuman sebagai mainan doang. batin virman yakin.
Sampai di meja makan akhirnya virman mengalah untuk tidak tidur di kamar yang Vita tadi siang tempati. Dan mereka pun makan tanpa ada suara yang keluar dari mulut mereka.
~di restoran~
Mereka sudah selesai makan. Dan Arman langsung memanggil pelayan untuk meminta bill nya. Dan pelayan itu memberikan bill nya kepada Arman dengan segera Arman mengambil kartu kredit nya dan menggesek nya.
Selama perjalanan Novi dan Vita terus menguap dan Arman menyuruh mereka untuk tidur , dan mereka pun mengangguk. Mobil yang mereka tumpangi akhirnya sampai di depan apartemen nya. Dan Arman Iqbal pun membagi tugas untuk menggendong Novi dan vita.
"Hmm Iqbal kamu gendong Vita yah dan saya bagian gendong Novi " ucap Arman
"Hmmm baik tuan " ucap Iqbal dan langsung keluar dari mobil nya walau hujan masih terus mengguyur nya. Dia langsung menggendong Vita disusul dengan Arman yang menggendong Novi.
Yang jadi heran nya kenapa Novi dan Vita tidak merasa keganggu karna hujan. baju yang Novi dan Vita pun sedikit basah , Mereka segera membawa Novi dan Vita kekamar. sampai dikamar Arman dan Iqbal bingung karna dia harus mengganti kan baju Novi dan Vita takut nanti masuk angin.
"Tuan apa kita bantu ganti baju mereka biar tidak masuk angin nanti nya " ucap Iqbal
"Husss kamu jangan main ganti ganti baju orang aja kalau nanti , mereka marah gimana?" ucap Arman
"Terus gimana tuan " ucap Iqbal
"Hmmm kamu cari hair dryer kita keringkan pakai itu kalau kita ganti baju mereka bisa bisa nanti khilaf " ucap arman. Iqbal menyetujui nya dan mengeringkan baju yang dikenakan Vita dan Novi menggunakan hair dryer.
"Akhirnya kering juga " ucap Arman
__ADS_1
" hmm ya sudah tuan saya mau kekamar dulu, permisi tuan " ucap Iqbal
"Heidi tunggu , ada hal yang ingin saya bicarakan " ucap Arman.
mereka pun menuju ruang tamu dan duduk Arman terlihat serius.
"Tuan mau bicara apa? " tanya iqbal
"Tadi kamu ketemu Vita dimana? " ucap Arman
"Tadi saya ketemu Vita di perumahan C tuan " ucap Iqbal
"Terus terus? " ucap Arman
"Terus saya melihat dua orang asing yang sedang bersama Vita , dan seperti nya orang itu sedang merebutkan Vita. " ucap Iqbal
"Kamu selidiki mereka berdua " ucap Arman serius
"Baik tuan " ucap iqbal.
Dan setelah itu mereka pun kembali kekamar mereka masing masing. Arman mencuci muka dan menggosok gigi , Iqbal pun sama dia cuci muka dan gosok gigi. dan setelah itu mereka langsung tidur tak butuh waktu lama mereka udah masuk kedalam mimpi nya masing masing.
~Ditempat lain ~
Yodi dan virman pun tidur tepisah virman memilih tidur dikamar lain karna menurut nya tidur dikamar pemilik rumah itu tidak sopan walaupun sudah diizinkan.
Sedangkan di kamar yang tadi ditempati Vita yodi langsung mengirimkan foto yang ia dapat dari sosial media dan segera mengirim ke orang suruhan nya. selesai itu dia langsung buru buru tidur.
Rembulan sudah berganti menjadi matahari , Matahari masuk dari cela cela tirai jendela Vita yang merasakan ada cahaya langsung mengerjap ngerjapkan mata nya.
"Nov bangun nov udah siang " ucap Vita membangunkan Novi
"Hmmm iya bentar lagi , luh mandi duluan aja" suruh Novi
"Ya udah gw mandi duluan tapi luh bangun yah " ucap Vita
"Hmmm " hanya deheman
Bersambung...
__ADS_1
Maaf kalau alur cerita nya kurang jelas 🙏 kalian bisa baca dari awal lagi dan kalau ada kesalahan kalian bisa komen yah jangan lupa dukung author dengan vote kalian biar tambah semangat lagi author nya🙏☺️