Journey Of Love

Journey Of Love
Journey Of Love (eps) 11


__ADS_3

Setelah  mendengar  kalimat  terakhir  yang  di  Ucapkan  Gi Yeong,  Hyundai  Langsung  Lemas  dan  Terjatuh  Di  tanah .


.



" Gi aku minta maaf, aku tidak..."


"Kau tidak tahu, aku sadar kok tenang saja , aku masih punya teman teman, toh aku juga masih punya kamu "


potong Gi dengan cepat. Meski mulut Gi Yeong berkata seperti itu, tetapi di hatinya dia begitu menangis, dia ingin menjerit tapi mau bagaimanapun dia harus memendamnya .


Gi Yeong mengusap air matanya, kemudian dia mengajak Hyundai ke kursi taman . Di saat itu tidak ada satu katapun keluar dari mulut mereka . Sedangkan Dae Jung tetap menunggu dan mengamati mereka .


Suasana tetap hening hingga 3 jam lamanya. Dan sekarang sudah begitu larut . Langit juga mulai tertutup awan hitam . Dan beberapa kilatan muncul bergantian .


Dae Jung merasa kesal, melihat mereka berdiam diri begitu lama, dan Gi Yeong juga tidak menyempatkan dirinya untuk menelfon Dae Jung agar memberinya tumpangan pulang atau bagaimana . Toh besok mereka juga akan bertunangan.


Ting...


Suara dering hp Gi Yeong. Gi Yeong melihat siapa yang menge-chat nya malam malam begini . Anak perempuan itu tampak terkejut saat melihat siapa yang mengirim SMS itu .


Dia langsung berdiri dan lalu dia merogoh tasnya. Dia memberikan selembar kertas tebal dilapisi perak untuk Hyundai.


"Ini untukmu " ucap Gi sambil Menodongkan Kertas tadi


"Apa ini?? " Mengambil lalu membuka apa isinya .


" Hah Gi Yeong ini.... Surat Undangan ?? " Tanya Hyundai lagi


"Iya "


" Kamu mau tunangan?? "


" Iya "


" Beneran Tunangan?? "


" Hish iya " mulai kesal


" Sama siapa, orang kaya y, kok aku g dikasih tau, kok tiba tiba, kok kamu gitu sih, dia beneran suka kamu, atau kamu beneran suka dia, kamu kok gak bicarakan dulu sama aku sih, kamu.."


**PLAK **...


Hyundai melemparkan pertanyaan yang bertubi tubi pada Gi Yeong dan itu membuat Gi merasa jengkel. Jadi dia menempeleng kepala Hyundai.


" Hiks hiks kamu kok jahat banget sih Gi, Huh dasar bocah bodoh... Sakit tau " Rengek Hyundai dengan muka Aegyo


" Jhh dasar bocah manja, kamu tuh yang bocah . Dan bisa nggak mukanya biasa aja. Kayak tai tau nggak. Satu Lagi atas semua jawabanmu . I Y A " Jawab Kesal Gi Yeong


" Hah Cuma I Y A doang " sambil menirukan kata iya yang di ucapkan Gi Yeong dengan nada menekan.


" Gua Gibeng lagi ni...."


Kriiiing..... Kriiinnggg.....


Belum sempat Gi Yeong meng-Gibeng (hahaha bahasa apaan ituh coba ) memukul Hyundai, Suara Telfon dari Hp Gi Yeong berbunyi . Gi Yeong mematikannya, kemudian dia langsung berlari sambil melambaikan tangannya .


" Hyundai terimakasih untuk hari ini, sampai jumpa.. aku pergi dulu....jangan lupa besok datang y "


Brak....


" e eh aduh... siapa ??" Gi Yeong melihat ke atas, entah siapa yang di tabraknya . ( entah apa yang merasukimu )


" Gi kamu tidak apa apa??, kamu menabrak sesuatu.. eh kamu... "


" Maaf permisi, saya mau membawa pulang tunangan saya " Dengan Nada sinis


"Apa dia bilang Gi adalah tunangannya, Jadi ternyata Dia adalah tunangan Gi, ini..." batin Hyundai

__ADS_1


" Tunggu Hai Dae Jung. " Panggil Hyundai


Slap~~


Leher Gi Yeong dan Dae Jung memutar seketika melihat Hyundai .


" Ka.. kau kenal Dae Jung " Tanya Gi Yeong terheran heran


" Wah jadi ternyata benar kau Dae Jung, wah kebetulan sekali " Mengarahkan tangannya untuk menyapa Dae Jung dengan tos


Tapi sayangnya Dae Jung tidak memb all as tos itu . Dia hanya melihat tangan Hyundai dan menatap Hyundai dengan irisan mata tajam .


" E e e... " Menarik tangannya kembali .


Suasana hening lagi . Dae Jung hanya melihat Hyundai dengan tatapan mata kosong . Dan itu membuat suasana di sana semakin seram. Setelah lelah memperhatikan Hyundai dengan begitu lama, akhirnya Dae Jung bersuara.


" Kau... Siapa?? " Tanya Dae Jung


Hyundai terkejut dengan pertanyaan yang di ajukan oleh Dae Jung.


" Kau tidak mengingatku ?... Aku Hyundai... Hah sudahlah, kau mau pulangkan aku juga mau pulang. Dan kau bocah jelek... aku sebagai kakakmu, aku merestuimu, hahaha baiklah sampai jumpa "


Setelah bertanya tetapi tidak di respon oleh Dae Jung, maka Hyundai memutuskan untuk pergi dari sana.


" Kim Hyundai dari SMA Epiphany ... " Ucap Dae Jung


Hyundai menoleh dan tersenyum . Dia lalu Mendekati Dae Jung lagi, dan menyapanya seperti yang tadi seharusnya mereka lakukan . Ya kalian pasti tau, bagaimana Seorang teman laki laki jika sekian lama baru bertemu.


Blaarrr.... Jeleder...


Suara kilat terdengar, tak lama kemudian hujan turun dengan begitu lebat, bahkan melihat ke depan pun pandangan serasa kabur .


Setelah percakapan mereka, mereka akhirnya pulang masing masing, sebelum itu mereka berteduh dulu dan mengucapkan salam perpisahan masing masing.


Sekarang tinggal Gi Yeong dan Dae Jung, Hari Ini Gi Yeong berpakaian sedikit tipis. Jadi bentuk Tubuhnya terlihat transparan saat terkena air .


" Dasar hujan Gila, kenapa turunnya di saat seperti ini sih, Gila ya emang . Sini kalau berani dasar kilat, hujan, geledek jelek ."


" Aaaaa Iya iya ampun ampun aku minta ampun , aku cuma asal bicara aja kok .... " Teriak ketakutan Gi Yeong. Karena takut, dia menjerit dan tanpa sadar dia memeluk Dae Jung dengan erat untuk menenangkan diri .


" Pffff, Kamu gila ya masak hujan kamu ajak bicara " Karena kelakuan Gi Yeong, Dae Jung yang dari tadi terlihat dingin menjadi agak ceria.


" Hah kamu ngomong apa??.. aku nggak kedengeran soalnya suara hujannya berisik!!! " Jawab Gi Yeong dengan nada berteriak


" Gak gak ada, Kamu udah belum peluknya, bisa keram aku tau nggak, kalau mau peluk ya peluk, tapi jangan terlalu erat juga kali " Tanggap Dae Jung, Ya dia mencoba mencairkan suasana


" iihh apaansih siapa juga yang peluk " melepaskan pelukannya


" Lah tadi kamu peluk "


" Tadi……, Nggak inget tuh, omong omong eh tuan muda Dae Jung "


Settt~~


Dae Jung menarik tangan Gi Yeong agar tubuhnya berhadapan dengan Tubuh Dae Jung. Dan lalu kemudian Tanpa aba aba Dae Jung langsung mencium bibir lembut Gi Yeong.


" Kamu panggil aku apa??…" Bisik Dae Jung , sambil melingkarkan tangannya ke tubuh Gi Yeong.


" Tu.. tuan.. tuan muda Dae Jung " Jawab Gi Yeong terbata karena saat Gi Yeong mengeluarkan kata, Jeratan Dae Jung semakin erat . Lalu kemudian Dae Jung menciumnya lagi.


" Cepat bilang kamu memanggilku apa?? " Tanya Dae Jung kembali dengan jeratan yang lebih kuat lagi


" Dae Jung kumohon jangan begini..... mmm " Bantah Gi Yeong dan dibalas Dae Jung dengan ciuman yang lebih ganas lagi


" Dae Jung...mmmmm.... lepaskan " Gi Yeong memberontak, tetapi hal itu tidak ada gunanya


" Bagaimana mungkin aku lepaskan, jika ingin aku lepaskan, panggil aku dengan baik! " Sahut Dae Jung dengan nada memerintah . Dae Jung menarik tubuh Gi Yeong dan mendorongnya di papan tembok di sana.


" Baiklah baiklah.. Dae Jung ...mmm (Bukan) kalau begitu tunanganku…mmm (juga bukan) calon suami, suami, masa depan…mmm (kurang tepat) pacar, chagiya.... " Dan Akhirnya Dae Jung melepaskannya

__ADS_1


Hufff~~


Gi Yeong menghela nafas


melirik...


" Ikut aku.. Pakai Ini!! " Dae Jung melemparkan jaket yang dipakainya ke Gi Yeong


" Aku tidak kedinginan, lagi pula jacketmu juga basah "


" Pakai jaket itu untuk menutupi tubuhmu, hanya aku yang boleh melihatnya "


" Apa!!! tu.. tubuhku.. " Gi Yeong menundukkan kepalanya dan melihat tubuhnya . Dia baru sadar ternyata bajunya transparan ketika terkena hujan, dan karena itu tubuhnya dapat terlihat dari luar.


Dae Jung hanya tersenyum dan berjalan terus


" Hei tunggu aku "


………………………………………………………………………


" Kita mau pergi kemana, mobilmu dimana "


" Ada di Ujung perempatan sana "


" Apa jauh sekali... "


" Kenapa mau ku gendong, hanya sekitar beberapa meter dari sini "


" Nggak nggak usah terima kasih, ku kira di perempatan ujung kota ternyata hanya di perempatan itu " Berjalan dengan cepat dan meninggalkan Dae Jung di belakangnya


"Aduh" Gi Yeong kesakitan karena dia merasa kalau di sepatunya ada yang mengganjal. Dia melepas sepatu itu dan benar di sepatunya ada krikilnya . Dan Gi Yeong berhenti di agak tengah jalan "


Tiiiin tiin tiiiinn


" Gi Yeong awasss!!! " Dae jung langsung memeluk Gi Yeong dan menyingkir dari sana. Untung saja mereka tidak apa apa.


Dae Jung melihat Gi Yeong, dan dia melihat kaki Gi Yeong berdarah . Kemudian Dae Jung menunduk untuk memberikan tumpangan . haha


" Cepat naik!!! "


" Nggak aku bisa jalan sendiri " Pergi berjalan dengan kaki pincang


Dae jung geram jadi dia langsung menggendongnya di depan. Gi Yeong tetap memberontak, dan dia menyerah "tetapi di gendong punggung saja."


kata author (tadi sok nggak mau, pas mau malah milih milihpula di gendong punggung, di kasih hati minta jantung)


Gi Yeong : " Kan kamu thor yang bikin ceritanya gimana sih "


…………………………………………………………………………………………………………………………………………


Gi Yeong ketiduran, dan dia kembali di rumah Dae Jung. Disana saat Gi Yeong terbangun dari tidurnya yang saat itu masih berada di punggung Dae Jung terpesona karena Dia melihat sekeliling ruangan dan yang dia lihat adalah dekorasi yang begitu indah dan gemerlap. Sudut sudut ruangan terpampang bunga dan lampu indah .


Dan yang terpenting, Gaun untuk pertunangan begitu cantik sekali, berada di depan Gi Yeong . Karena waktu itu Gi Yeong tidak ingin memilih gaun pertunangan sendiri, maka gaun itu dipilih khusus oleh ibu mertuanya.


…~…~…~…~…~…~…~…~…~…~…~…~…~


Pagi tiba . Gi Yeong masih tertidur, dan saat dia bangun bukan di kamar maupun kasur tetapi saat dia membuka mata dia berada.di tempat pemandian yang di penuhi bunga bunga .


Dan banyak pelayan yang berjaga dan melayani Gi Yeong di sana . Dia di pijat di dandani dan beberapa hal lainnya di sana . Dan sekarang saatnya turun kebawah.


ini sungguh seperti mimpi bagi Gi Yeong, dia berjalan bagai putri sekarang. Ini bukan lagi seperti pertunangan tetapi Ini seperti pernikahan.


Sekarang tiba saatnya untuk saling memakaikan cincin pertunangannya . Dae Jung sudah memegang cincin itu dan tinggal memangsangkan ke jari manis , tetapi.....


" Tunggu... "


NEXT EPISODE


hai semua jangan lupa untuk like dan comen sebanyak banyaknya

__ADS_1


dan juga terimakasih untuk yang telah memberikan tip


see you pay pay


__ADS_2