
Eun Ha : " Apa yang ingin kamu katakan, kenapa kamu bisa di sini, Kang Ho Goon. "
Ho Goon : " Aku tidak menyangka, ternyata kamu masih mengingatku, aku kira kamu sudah lupa denganku, soal bagaimana aku di sini, aku yang menabrakmu. Sungguh pertemuan yang begitu mendebarkan.
Eun Ha : " (menangis) Bisakah kamu segera pergi dari sini . "
Ho Goon : " Apa maksudmu, setelah sekian lama aku mencarimu, dan ini adalah kesempatanku. Tapi, kau malah mengusirku. "
Eun Ha : " Aku ingin kau pergi ( menangis ) ."
Ho Goon : " Jangan begitu, aku masih mencintaimu. Kenapa kau pergi meninggalkanku, dan dimana anak kita . Kau bahkan tidak,memberitahuku kalau kau sedang mengandung selama itu, aku selalu,mencarimu dan mencari, ketika masih di Jepang, kita baik baik saja, tapi lalu kau tiba tiba hilang tanpa jejak "
__ADS_1
Eun Ha yang mendengar hal itu, seketika menjadi shook lagi. Dan akhirnya Eun Ha pingsan lagi. Tapi Ho Goon tidak menyadarinya.
Ho Goon : " Lihat kau kau, malah tidur saat aku sedang berbicara, tidak bisakah kau..., Eh loh Eun Ha, Eun Ha, Eun Ha !!!… "
Suara Teriakan kata " Eun Ha " Begitu keras, Gi Yeong yang berada di depan pintu seketika menjadi panik, dan segera memanggil dokter, sedangkan pria yang bernama Ho Goon itu tidak henti hentinya berteriak " Eun Ha " dan menggoyang goyangkan badan Eun Ha dengan begitu kasar.
Sungguh pria yang gila. Dia tetap tidak mau melepaskan genggaman tangannya dari Eun Ha, Dia tenang saat dokter menyuntikkan obat bius padanya.
Eun Ha segera dibawa ke ruang operasi untuk menjalani operasi. Setelah Di periksa kembali, ternyata saat kecelakaaan terjadi, terdapat kerusakan pada Otak yang membuat pendarahan hebat waktu itu. Sungguh sebuah keajaiban jika dalam waktu kurang dari srminggu ini dia bisa siuman tapi, sayang sekali ada pria gila yang membuatnya semakin memburuk.
Takutnya setelah ini Eun Ha tidak akan sadar, sampai kapan pun. Gi Yeong mebjadi sangat begitu histeris dengan ini, bahkan dia melukai dirinya sendiri. Tetapi Untung saja Aera belum di beri tahu. Kalau dia di beri tahu entah apa yang akan terjadi setelahnya.
__ADS_1
Meski Menjalani operasi, sebenarnya Gi Yeong juga tahu kalau ini tidak akan membantu. Jadi Gi Yeong harus menerima dab merasakan yang kedua kalinya, bagaimana jehilangan seseorang yang di sayang. Dulu ayahnya dan sekarang adalah sahabatnya, yang menemaninya selama ini, sahabat yang paling di cintainya.
Ketika Operasi berlangsung, entah apa yang terjadi. Tiba tiba Eun Ha sadar saat itu, dan memanggil nama Gi Yeong. Dokter sungguh kaget melihat ini, kalau bukan cinta yang begitu besar dan keingunan untuk sesuatu. Dokter itu berinisiatif kalau ini tidak akan bisa terjadi.
Karena Dokter itu tahu tidak ada waktu yang banyak maka, Dokter segera berlari memvwritahu Gi Yeong.
Di situ Eun Ha mengungkapkan sesuatu yang bahkan membuatnya, terkejut dan sama sekali tidak menyangka. Di sana Eun Ha berkata..
Eun Ha : " G..i i iyeong, anak, rawat. i i i yeoong rumah bawah , pembantu. a aku cin cinta..h kka a lian "
Kata itu, kata itu yang sampai kapanpun Gi Yeong akan terus mengiang ngiang di telinganya. Gi Yeong langsung menggila setelahnya, begitu histeris dan sungguh, ini begitu menyakitkan baginya.
__ADS_1