
💞☀💞
Â
…………
Â
Â
Siang hari di kampus Gi yeong berlari menuju keluar Kampus untuk ke taman yang kebetulan jaraknya tidak jauh dari kampusnya.
"Gi yeong kau mau kemana?, Kau mau bolos lagi, kau tahu kan hari ini pelajarannya Pak Shim Jung, berapa kali aku harus beralasan untukmu aku sudah lelah dan kehabisan kata kata" Teriak gadis itu yang memenuhi ruangan kampus,
"Oh maaf yaa Aera, aku minta tolong lagi ya, sampai jumpa" berlari, melambaikan tangan, dan keluar kampus,
"Ck dasar manusia gila, hiks hiks hiks alasan apa yang ku buat untuk menyelamatkannya lagi, Kalau saja kau bukan temanku mana mau aku melakukan ini."
Omel Aera pasrah harus membohongi guru lagi. Aera berjalan menuju kelas, dan duduk dengan muka cemberut.
"Kenapa lagi?" tanya seorang perempuan,
" Tebaklah sendiri" Sahut Aera malas,
"Ku tebak Gi yeong memintamu meminta izin ke Pak Shim kalau dia membolos kelas lagi"Yap jawaban yang tepat sekali yang di ucapkan Gadis itu,
"Ya benar jawabanmu, tepat tanpa kurang sedikit pun" Suasana pun hening sebentar, Lalu
" Hai Lee!!!…" Aera menatap Gadis itu serius,
" Ya, hhh sudah kubilang jangan panggil aku dengan Marga itu Namaku Eun Ha ok" Kesal,
__ADS_1
"Maaf aku lupa" Sahut Aera tidak semangat,
" Ya tidak apa apa, Ada apa? " Tanya Eun Ha balik ,
"Aku…" Aera berhenti bicara sebentar "Sebenarnya aku khawatir dengan anak itu, Aku takut dengan masa depannya, aku takut dia di keluarkan, Aku takut dia...." Aera terus berbicara tanpa henti dan kalimatnya terhenti saat Eun Ha memotong Perkataannya
" Kenapa harus takut ?, Aku tanya sekaligus perjelas padamu, Kenapa kau harus takut dengan masa depannya aku tahu dia bisa melewatinya, aku tahu dia bisa melewatinya, Kau percaya saja pada Gi yeong" Potong Eun Ha,
" Aku tahu tapi sejak dua bulan yang lalu, Ayahnya meninggal dia sekarang jadi sering bolos dan tidak mendengarkan Perkataan orang" Sahut Aera terus khawatir dengan Gi yeong. Eun Ha tidak bisa berkata apa apa setelah Aera mengatakan hal itu. Beberapa menit selanjutnya Suasana di antara mereka hening sampai suara dari Pak Shim Myung Dosen disana memecah keheningan di antara mereka.
Sementara itu
Â
💞☀💞
……………
Â
"Oh ayah kenapa kau pergi…, kau tega membiarkanku hidup sendirian, Kau bilang aku harus mencari Ibu dan kakak bahkan aku tidak tahu namanya, wajah mereka, dan juga Margaku, Kenapa kau tega sekali"
Â
FLASH BACK
Â
Hari itu, hari di beritahukannya hasil ujian siswa SMA, seorang gadis berlari dengan gembira membawa hasil kertas Ujian untuk di perlihatkan Ayahnya
"Ayah lihat, aku dapat nilai sempurna lagi seperti biasa, tapi sayangnya aku dapat juara umum 2, Yah aku mi....",
"Kenapa Gi " Pria paruh baya itu bertanya pada anaknya yang tiba tiba memasang ekspresi sedih, Gadis itu mendongak untuk melihat ekspresi dari wajah ayahnya, lalu menunduk lagi dan berkata,
__ADS_1
"Ayah aku... aku tidak mendapatkan juara pertama, aku..." wajah gadis itu berubah sedih dan tidak lama kemudian mata gadis itu menjadi buram karena di penuhi oleh air mata,
"Kenapa menangis, sayang urutan tidaklah penting, Ayah tahu kalau kamu sudah berusaha, yang terpenting adalah kamu lulus dan di terima di universitas yang kamu inginkan, dan ayah sebagai orang tua akan selalu mendukung apapun keputusanmu." ,
setelah perkataan ayahnya, sontak membuat gadis itu semakin menangis, dia menangis bukan karena menempati urutan ke 2, melainkan karena terharu oleh ucapan ayahnya. Gadis itu melompat ke pelukan ayahnya
"Terimakasih ayah, aku menyayangimu, sangat menyayangimu" Ucap gadis itu di pelukan ayahnya,
Ayahnya membalas " Aku juga menyayangimu putriku, ayah sangat menyayangimu". Setelah itu mereka duduk di sebuah kursi sofa yang agak kumuh.
"Ayah aku takut " Ucap gadis itu melihat kebawah sambil memainkan jari tangannya.
" Kenapa, takut apa?" tanya ayahnya dengan lembut, lalu gadis itu menatap wajah ayahnya dan berkata
" Aku takut kalau suatu hari ayah akan meninggalkanku, dan ayah tidak akan bisa memberiku semangat, ayah juga tidak akan bisa melihat nilaiku lagi, ayah juga...",
" Di saat itu ayah pasti masih ada untuk Gi, ayah berjanji" potong ayahnya ,
"Benarkah ayah, janji ya ",
" Iya ayah berjanji". Saat itu Hati ayah gadis itu sangat terpukul, karena ayahnya tahu karena hidupnya tidak akan lama lagi karena sebuah penyakit. Di dalam hati gadis itu dia berkata
Terimakasih tuhan karena kau telah memberikan ayah yang begitu baik, meski aku tahu suatu hari dia akan meninggalkanku, dan pada hari itu mungkin aku tidak akan sanggup menerima kenyataan yang begitu pedih itu.
Â
OFF BACK
Â
"Kau jahat ayah, kau jahat kau bilang kau akan tetap ada sampai aku sudah lulus di univ ini dan dapat pekerjaan, tapi apa ini" Air mata gadis itu terus keluar dan sempat berhenti sesaat, di saat itulah dari jauh ada seorang pemuda yang menghampirinya dan kata kata yang dia ucapkan membuat Gi yeong begitu kaget.
"Hai.. apa kamu Gi yeong aku Dae Jung dan statusmu kini adalah Pacarku, jadi mari kita pacaran".
__ADS_1
Apa lagi ini masalah apa lagi yang datang pada gadis itu. Orang gila ya Tiba tiba ada seorang laki laki datang dengan membawa lampiran surat yang bertuliskan bahwa Gi yeong adalah pacarnya.