Kaisar Dewa Iblis

Kaisar Dewa Iblis
Ch. 327 - Kemunculan Qing Shan


__ADS_3

Wu Shi dengan gigih menggertakkan giginya, mengumpulkan semua sisa kekuatannya dan melenyapkan hiu manusia lainnya yang datang menyerang. 


Tiba-tiba, beberapa hiu manusia itu mengelilinginya dan mengeluarkan jeritan melengking. Organ dalam Wu Shi seakan meledak ketika gelombang suara itu melewati tubuhnya.


"Arghhh!!"


Wu Shi lalu mundur, terus menerus batuk darah di dalam air.


Bau darah segar dari tubuh Wu Shi semakin memperparah manusia hiu itu. Mereka berteriak kegirangan dan bergegas ke arahnya sambil mengangkat cakar tajam mereka, menyerang.


Waktu seakan melambat. Wu Shi merasa seluruh dunia menjadi sunyi seolah-olah dia sudah siap menghadapi kematiannya.


Pada saat-saat terakhir, sebuah lengan kuat menahan pinggangnya dan menariknya menjauh dari cakar makhluk-makhluk laut itu. Matanya melebar tidak percaya. Detik berikutnya, kekuatan jiwa pedang berwarna hitam mengelilingi makhluk-makhluk laut yang mengelilingi mereka, memotong mereka menjadi berkeping-keping.


"Hancurkan!"


Tanpa menoleh ke arah Hiu Manusia yang tersisa, Qing Shan memeluk Wu Shi dan melarikan diri secepat yang dia bisa.


"Kenapa kau bisa muncul disini?! Kau seharusnya tidak datang! Turunkan aku dan cepat lari dari sini.” Wu Shi tercengang dengan kemunculannya yang tiba-tiba. Dia sangat khawatir dan takut Qing Shan akan mati karena menyelamatkannya.


“Bisakah kau tutup mulutmu sebentar?! Ughh!”


Seteguk darah mendarat di pakaian Wu Shi.


Luka-luka dalam Qing Shan dari pertempuran sebelumnya dengan Yi Lan memang masih belum sepenuhnya pulih. Selain itu, dia terus meningkatkan kecepatan teleportasinya dengan mengorbankan Laut Kesadarannya. Tindakan gila itu hampir menghancurkan Laut Kesadarannya.


Saat ini, Qing Shan akan terus-menerus menderita rasa sakit yang tajam seolah-olah Laut Kesadarannya runtuh setiap kali dia mencoba menggunakan indera rohnya. Jika Laut Kesadarannya benar-benar hancur, dia akan kehilangan kesadaran dan kekuatan pikirannya yang pada akhirnya akan membuatnya terbunuh oleh hiu manusia yang ada di dalam laut itu.

__ADS_1


Dengan kondisinya saat ini, Qing Shan tidak lagi memiliki energi untuk menampilkan teknik yang begitu kuat dalam kondisinya saat ini. Energi pedang dari Perintah Pembunuh Dewa mulai berkurang. Mungkin juga ketiga pembudidaya iblis itu berhasil memblokirnya. Membuat Qing Shan tidak berani tinggal lebih lama lagi karena dia memahami batas kekuatannya sendiri.


Yang ingin dia lakukan sekarang adalah membawa Wu Shi ke tempat yang aman.


“Apakah kita akan mati? Kemana kita akan pergi?" tanya Wu Shi saat masih berada di pelukan Qing Shan.


"Tidak! Kita tidak akan mati! Aku akan mengirimmu ke Pulau Bi Yao! Tapi pertama-tama, aku harus menyingkirkan para pengganggu itu.”


Karena kekuatan dari lautan kesadaranya telah habis, Qing Shan tidak dapat melanjutkan teleportasi lagi. Jadi dia menyebarkan sayap petirnya. 


SWOSHHH!!! SWOSSSHHH!!


Sayapnya mengepak dan melesat untuk melarikan diri dengan kecepatan tinggi, meskipun tidak secepat saat berteleportasi.


Ribuan hiu manusia semakin jauh di belakang dengan kecepatan mereka saat ini.


Akan tetapi, dua dari qi kultivator iblis dalam pengejaran, meninggalkan rekan mereka yang menderita luka parah dari serangan Qing Shan.


"Dia sangat berani, mencoba melenyapkan hiu manusia itu meskipun kita telah memberinya peringatan. Kalau seperti ini, kiya pasti akan dimarahi oleh tetua karena kehilangan begitu banyak makhluk laut itu.!" Ucap salah satu dari mereka.


"Dia pantas mati! Kita harus membunuhnya sekarang untuk mengganti kerugian yang kita derita!" Sambung yang satu orangnya lagi.


Pada kenyataannya, keduanya takut dengan teknik mematikan yang digunakan Qing Shan untuk memusnahkan banyak hiu manusia itu sekaligus.


“Kita harus berhati-hati karena dia telah menggunakan kekuatan dari Kesadaran Pedang dan Jiwa pedangnya. Apalagi kekuatan dari jiwa pedangnya jauh lebih kuat dari catatan yang ada di buku kuno. Mungkin dia memiliki semacam teknil rahasia untuk mengolah kekuatan jiwa pedang. Jika kita berhasil membawanya kembali kepada tetua, kegagalan kita akan diabaikan! Mungkin kita bahkan mungkin mendapat hadiah! ”


Tetapi, keduanya tidak menyadari bahwa Qing Shan masih mempertahankan kecepatan yang sebanding dengan ahli ranah Alam Jiwa tahap awal meskipun dia sedang terluka parah.

__ADS_1


Awalnya, mereka bermaksud menunggu sampai kekuatan Qing Shan melemah dan mengejarnya sehingga mereka bisa menghemat upaya melawannya.


Setelah mempertahankan kecepatan mereka selama hampir 10 ribu meter jauhnya, mereka menyadari bahwa kecepatan Qing Shan tidak berkurang sama sekali. Di sisi lain, perjalanan pengejaran ini menghabiskan cukup banyak kekuatan mereka.


“Kakak kedua, apa yang harus kita lakukan sekarang? Haruskah kita berteleportasi daripada menyelam sehingga kita bisa menyusulnya lebih cepat?” Salah satu kultivator berbadan kurus bertanya.


"Tidak. Mari kita tunggu sebentar lagi. Kekuatannya harusnya akan habis sebentar lagi. Selain itu, akan jauh lebih aman bagi kita begitu dia menjadi lemah!” Kultivator lainnya yang bertubuh pendek menjawab dengan sungguh-sungguh.


Setelah mengejar 10 ribu meter lagi, Qing Shan masih mempertahankan kecepatannya.


Pada saat ini, mereka menyadari ada sesuatu yang salah.


“Dia pasti dilengkapi dengan semacam armor roh yang membantunya terbang terus menerus tanpa menghabiskan kekuatannya. Dilihat dari kecepatannya, itu pasti artefak roh Kelas atas! Kita telah ditipu untuk menyia-nyiakan begitu banyak kekuatan kita sementara dia tetap masih tidak bisa kita kejar!”


“Kakak kedua, jangan marah. Artefak roh itu pastinya adalah barang berharga. Jika kita bisa mempercepat pengejaran, kita akan dapat mengejarnya dan artefak roh itu akan jatuh ke tangan kita!”


"Kau benar! Tetapi, bagaimana seharusnya kita membagi artefak roh itu setelah kita mendapatkannya?”


“Dia pasti masih memiliki harta lain di tas ruang penyimpanannya! Jangan bilang kau takut membagikan jarahan dengan saudaramu sendiru?”


"Tidak peduli apapun, wanita itu harus menjadi milikku!" Senyum mesum menggantikan ekspresi seriusnya.


"Tentu saja!"


Saat percakapan mereka berakhir, mereka menarik kekuatan dari energi langit dan bumi dan berteleportasi menuju arah Qing Shan dengan kecepatan tinggi. Jarak di antara mereka dengan Qing Shan diperpendek.


"Sekelompok pembudidaya yang tidak pernah mengerti arti kematian!" Cahaya dingin memancar dari mata Qing Shan saat dia merasakan dua kultivator iblis itu yang mendekat. Awalnya, dia sama sekali tidak peduli dengan mereka. Tetapi, jika mereka akan menjadi penghalang untuknya, dia tidak akan pernah menunjukkan belas kasihan kepada mereka.

__ADS_1


Qing Shan lalu mengepakkan sayapnya dan terbang menuju permukaan laut. Tidak jauh dari sana, bayang-bayang pulau membentang di atas laut.


Qing Shan lalu terbang keluar dari dalam laut dengan Wu Shi masih di di tangannya. Angin sepoi-sepoi membawa aroma menyegarkan menerpa wajah mereka, membuat rambut mereka menari-nari di udara. Qing Shan lalu melebarkan sayapnya sekali lagi, mengeringkan air yang menghalangi pergerakan sayapnya. Tanpa hambatan terkana air, kecepatan terbangnya menjadi lebih cepat. Sekarang, dia berencana mendarat di pulau terapung yang ada di depan mereka.


__ADS_2