
dimalam hari ada dua orang pemuda dan pemudi sedang beristirahat yaitu Lin rhey dan Luo yin,Luo yin sedang tertidur karena kehabisan energinya
sementara itu Lin rhey sedang membakar ikan yang dia dapat disungai
terdengar suara pelan dan dia melihat kearah Luo yin yang mulai sadar
''kyaaaaaa!! siapa kau'' teriak Luo yin dia langsung mengambil pedangnya yang berada disampingnya dan langsung bersiap
''begitukah sikap mu terhadap orang yang telah menolongmu'',ucap Lin rhey dengan dingin.
Luo yin terkejut bahwa Lin rhey yang telah menolongnya dia langsung memeriksa kondisinya dia terkejut sekarang berada di jalan kesengsaraan puncak dan juga segel tubuh es keabadian miliknya sudah terbuka
''ba' bagaimana mungkin tubuh ku'',ucap Luo yin terkejut.
''kau terkejut segel tubuh es keabadian milikmu sudah terbuka kau sangat beruntung memiliki tubuh tersebut'' ucap Lin rhey.
Luo yin terkejut akan ucapan Lin rhey dia mengetahui bahwa dia memiliki tingkat tubuh es keabadian
''siapa kau sebenarnya??? kenapa kau mengetahui bahwa aku memiliki, tubuh ini'' ucap Luo yin dengan terkejut.
''kau pasti suruhan orang yang ingin memiliki kekuatan tubuh ini bukan haa!!! jawab!!! sialan'' teriak Luo yin.
Lin rhey terkejut akan ucapan Luo yin untuk apa dia ingin memiliki tubuh es keabadian sedangkan sekarang. dia memiliki banyak tubuh langkah,
__ADS_1
Lin rhey tidak peduli akan ucapan Luo yin, dikehidupan sebelumnya dia sudah pernah membunuh orang yang memiliki tubuh tersebut.
''kau jangan asal menuduh ora''. sebelum ucapan Lin rhey selesai sebuah serangan mengarah ke Lin rhey.
boom
ledakan terjadi
''rasakan itu dasar sudah ketahuan masih saja berbohong'' cibir Luo yin.
asap disekitarnya mulai menghilang dia terkejut bahwa Lin rhey masih hidup dan pakaiannya saja tidak ada yang kotor
''ba- bagaimana" ucap Luo yin dengan terkejut.
Lin rhey sudah muak akan perlakuan Luo yin dia langsung menghilang dan datang di depan Luo yin dan langsung mencekiknya Luo yin mulai kehabisan nafas
Luo yin ketakutan setengah mati dia menyesal akan, tindakannya.
''tu- tuan aku mohon maafkan aku aku tidak akan mengulanginya lagi'' ucap Luo yin dengan takut.
Lin rhey tidak peduli akan ucapannya dia langsung melepaskan cekikannya dan kembali memanggang ikan
Luo yin terbatuk-batuk sambil ketakutan
__ADS_1
''ini ambillah perutmu harus diisi juga'' ucap Lin rhey dengan wajah datar.
Luo yin hanya mengangguk dan mengambil ikan tersebut dan memakannya dengan lahap
skip selesai makan malam
''terima kasih akan makanan yang kau berikan aku minta maaf akan kejadian tadi'' permintaan maaf Luo yin.
''tidak apa apa cepat istirahat jangan berbicara terus'' ucap Lin rhey dengan dingin,dan dia langsung pergi tidur.
skip tidur malam
''hemm sudah pagi kah'' ucap Luo yin dengan suara khas tidur.
saat dia ingin membersihkan wajahnya dia mencium bau makanan yang enak dia melihat kearah Lin rhey, Lin rhey sedang memanggang ayam hutan yang dia temukan dihutan tadi.
''cepat cuci wajahmu dan segera makan'',ucap Lin rhey dengan dingin.
Luo yin hanya mengangguk kepalanya dan pergi kearah sungai untuk membasuh wajahnya.
setelah Luo yin membasuh wajah dia langsung duduk didepan Lin rhey
''ini makanlah supaya cepat kenyang dan secepatnya kau segera pergi dari sini'' ucap Lin rhey.
__ADS_1
''apa kau mengusir ku'' ucap Luo yin dengan mata yang berkaca-kaca.
''tidak perlu kau tunjukkan wajah jelek mu itu'' ucap Lin rhey dengan dingin.