
Chen Dante sangat bingung apa yang akan dia lakukan sekarang pergi menolong meng Ning tapi dia masih ragu akan informasi dari Lin rhey,saat tenggelam dalam pikirannya dia mendengar sebuah suara dari pikirannya.
'jangan pernah ragu untuk menolong seseorang nak,kadang kala kau harus mempercayai orang asing' ucap suara misterius tersebut.
Chen Dante yang mendengar suara tersebut hatinya bergetar dia mengetahui itu adalah suara ayahnya,dan sekarang dia sudah putuskan apa yang akan dilakukannya.
peng Khu yang dari tadi diam sekarang mengambil inisiatif untuk berbicara.
'yang mulia apa yang harus kita lakukan sekarang' ucap peng Khu dengan hormat.
Chen Dante menatap peng Khu dengan tajam dan dingin.
'apa kau siap dengan semua keputusan ku tanpa membantah sedikitpun' ucap Chen Dante dengan dingin.
'siap yang mulia hamba akan menuruti perintah yang mulia' ucap peng Khu sambil menunduk kepalanya.
'bagus kumpulkan semua pasukan kita sebelum waktu 10 menit habis kita harus pergi bersama ma chun dan bocah itu' ucap Chen Dante dengan tegas.
peng Khu yang mendengarnya terkejut tapi dia tidak akan membantahnya dia akan melaksanakannya dengan segera.
Chen Dante melihat kepergian peng Khu lalu niat membunuh keluar dari tubuhnya dengan ganas.
'red Lotus jika benar rhey menemukan markas kalian akan ku hancurkan semuanya tanpa sisa' ucap Chen Dante dengan dingin.
waktu sepuluh menit mulai Habis sekarang kembali ketempat Lin rhey menunggu
Lin rhey berdiri dengan tegak dibawah sinar bulan yang terang tenang tanpa ada gangguan sama sekali,lalu tiba-tiba Lin rhey merasakan banyaknya orang-orang yang datang kearahnya Lin rhey pun berbalik dan melihat siapa yang datang.
ma chun benar-benar menepati ucapannya dia membawa banyak murid sektenya yang dimana dia membawa 30 ribu murid luar dengan ranah tranformasi sampai jalan kesengsaraan 1-5,murid dalam sebanyak 20 ribu dengan ranah jalan kesengsaraan puncak Sampai surgawi 4,murid inti sebanyak 15 ribu dengan ranah surgawi 4-6 dan ranah saint 3,
dan beberapa tetua yang berada diranah half saint 1-3.
__ADS_1
Lin rhey tersenyum dengan kedatangan ma chun yang tidak main-main.
'tampaknya dia tidak bercanda' ucap Lin rhey dalam hati.
ma chun berhenti didepan Lin rhey dengan aura membunuh yang kuat begitu juga dengan yang lain.
'apa yang kita tunggu ayo kita pergi sekarang' ucap ma chun dengan dingin kepada Lin rhey.
''tenang dulu tampaknya salah satu teman mu akan datang'' ucap Lin rhey sambil melihat kearah kiri.
ma chun bingun dengan ucapannya dia melihat kearah Lin rhey melihat dan terkejut bahwa pasukan kerajaan dan pasukan peng Khu datang kesini.
dan sekarang semua para pemimpin telah berkumpul untuk menghancurkan organisasi yang selama ini telah meresahkan semua orang.
'chen Dante apa yang kau lakukan disini bukannya kau tidak akan ikut' ucap ma chun dengan nada mengejek.
'kau bener awalnya aku tidak ingin ikut tapi jika aku tidak pergi siapa yang akan menolongmu' ucap Chen Dante juga mengejek ma chun.
''heiii kita tidak punya waktu ayo kita cepat pergi lokasi mereka tidak jauh dari sini'' ucap Lin rhey dengan dingin.
semua orang berhenti bercanda dan melihat kearah Lin rhey dengan serius mereka semua menggangguk kepala mereka,Lin rhey yang melihatnya sudah pasti akan pergi dia langsung pergi kearah markas Red Lotus'begitu juga dengan yang lain.
setelah beberapa menit mereka semua berhenti dihutan yang lebat
semua orang kebingungan kenapa mereka berhenti disini, Chen Dante yang penasaran langsung bertanya kepada Lin rhey.
'kenapa kita berhenti disini??' tanya Chen Dante.
Lin rhey tidak menjawab pertanyaan Chen Dante dia maju sedikit kedepan dan merasakan beberapa array pelindung yang cukup kuat.
''sistem apa dugaan ku benar ada pelindung array disini'' tanya Lin rhey kepada sistem untuk memastikan.
__ADS_1
[benar tuan ada array pelindung yang menutupi keberadaan seseorang disini]
Lin rhey hanya tersenyum dia mengumpulkan setengah kekuatan dengan tangan kanan yang ditarik kebelakang dia berencana akan mengahncurk array tersebut karena array tersebut mudah dihancurkan jika telah menemukan titik lemahnya dan Lin rhey mengetahui titik lemahnya.
Lin rhey langsung meninju kearah titik lemah array tersebut dengan tangannya.
boooooooommmmmm
array tersebut hancur dan keluarlah aura yang membunuh yang banyak disana serta aura iblis,semua orang terkejut akan apa yang terjadi sekarang mereka percaya bahwa Lin rhey tidak main-main.
''apa yang kalian tunggu ayo kita masuk'' ucap Lin rhey dengan dingin dan berjalan masuk.
'ayo apa yang kalian tunggu kita masuk dan hancurkan mereka semua' teriak Chen Dante dan dibalas suara semangat dari para pasukannya.
sementara itu
Jang Chu yang sedang meditasi merasakan aura musuh yang banyak dia langsung bangkit, Jang Chu langsung memanggil salah satu anak buahnya untuk mempersiapkan peperangan.
'betul apa yang dikatakan oleh tuan para pengganggu akan datang sebaiknya aku juga turun tangan' ucap Jang Chu dengan marah.
saat pasukan Chen Dante yang lain berjalan mereka melihat dari jauh sebuah bangunan yang cukup luas ada disana dengan aura yang cukup menakutkan tapi mereka tidak takut karena mereka memiliki beberapa jagoan yang kuat.
Lin rhey berhenti begitu juga dengan yang lain karena dari jarak beberapa meter mereka pasukan dengan pakaian hitam dan penuh akan senjata berdiri dihadapan mereka yang memimpinnya adalah Jang Chu, mereka semua saling tatap dengan aura membunuh.
cukup hening beberapa saat lalu Lin rhey mengeluarkan kedua pedangnya dan semua orang juga mengikutinya, lalu.....
''SERANGGG!!!!!!'' teriak Lin rhey dengan kencang dan sangat kuat.
Lin rhey langsung maju begitu juga dengan semua orang begitu juga dengan pasukan Jang Chu mereka juga menyerangnya dan terjadi pertarungan yang telah dinantikan selama ini.
bersambung.....
__ADS_1