
sementara itu disebuah ruangan yang gelap
terbuka sebuah portal dan keluarlah Jang Chu dan meng Ning dari portal tersebut, sekarang mereka berada diluar ruangan jendral Fu dan akan masuk kedalam.
klekkkkkk. (anggap suara pintu terbuka)
Jang Chu masuk dengan menarik meng Ning kedalam mereka berjalan ke depan jendral fu yang sedang berdiri dihadapan mereka dengan memakai tudung hitam.
Jang Chu melemparkan meng Ning didepan jendral Fu.
bukkkkkkkkk
'akhirnya aku bisa mendapatkan mu garis keturunan phonik api' ucap jendral Fu dengan senyumnya.
meng Ning melihat kearah jendral Fu dengan jijik
'simpan pujianmu iblis menjijikkan' ucap meng Ning dengan jijik.
jendral Fu hanya tertawa keras saat meng Ning mengatainya dia pun membuka tudungnya terlihat wajah hitam dengan mata merah dan aura yang gelap.
'kau tahu aku cukup terkejut tak disangka bahwa masih ada garis keturunan phonik api dialam fana ini membuatku sangat senang' ucap jendral Fu sambil berjalan ke depan meng Ning dan menunduk untuk berbicara dengannya.
'untuk apa kau inginkan darahku' ucap meng Ning dengan dingin.
'hahahaha,aku suka ekspresi itu kau jangan pura-pura tidak tahu kegunaannya darahmu bisa meningkatkan kultivasi beberapa tingkat dan masih ada beberapa manfaatnya dan itu sangat berguna untuk mempercepat kebangkitan rajaku' ucap jendral Fu sambil menunjuk kearah jantung astoroth yang berada ditempat khusus.
__ADS_1
'cihh jadi kau hanya ingin membangkitkan pemimpin kalian' ucap meng Ning dengan dingin.
'iya dan sekarang adalah hari kebangkitannya' ucap jendral Fu sambil memegang rambut meng Ning dengan keras dan menarik kesebuah tempat seperti persembahan.
'jang Chu kau pulihkan kesehatanmu aku rasa akan ada tamu tidak diundang' ucap jendral Fu sambil berjalan dengan meng Ning.
'baik tuan' ucap Jang Chu lalu pergi dari sana.
sementara meng Ning sedang memberontak kesakitan karena rambutnya ditarik dengan kasar, sekarang dia sama
'sialan lepaskan aku dasar iblis jelek' ucap meng Ning yang memberontak karena kesakitan ditarik oleh jendral Fu,meng Ning ditarik ketempat persembahan yang mana tempatnya seperti kayu yang menjulang cukup tinggi dan bentuknya seperti tanda (+) yang besar.
jendral Fu langsung mengikat kedua tangan dan kaki meng Ning,dia hanya bisa diam saja sekarang karena dia sama saja dengan manusia biasa karena pil yang diberikan oleh Jang Chu.
'saatnya aku mulai ritualnya' ucap jendela Fu sambil memejamkan matanya dan membaca mantra disekelilingnya tempat mereka mulai ada sesuatu yang aneh udara disana semakin dingin lalu tiba-tiba muncul dua buah besi yang tajam tetap berada dibelakang meng Ning.
krakkkkkkkk. (anggap suara besi tadi tertanjam dipunggung meng Ning)
meng Ning langsung berteriak kesakitan karena besi tertanjam dipunggungnya bukan itu saja seakan memanas dan menyerap darah meng Ning sedikit demi sedikit,meng Ning hanya bisa menahan rasa sakitnya dan berharap ada orang yang akan menolongnya.
lau saat besi tersebut menyerap darah meng Ning,darah tersebut kemudian pindah ke jantung astoroth karena ada beberapa selang yang menyatu ke jantungnya.
sementara itu kembali ke Lin rhey dan yang lain
Chen Dante dan yang sedang tenggelam dalam pikiran mereka masing-masing, sementara Lin rhey dia memejamkan matanya untuk mencari keberadaan meng Ning lalu dia terkejut karena Qi yang ada ditubuh meng Ning memberikan tanda merah seperti sedang bahaya dan berkat itu dia sekarang telah mengetahui dimana meng Ning berada.
__ADS_1
''ini gawat'' ucap Lin rhey setelah membuka kedua matanya.
semua orang melihatnya dengan bingung
'apa yang gawat rhey' tanya Chen Dante dengan bingung.
''sebelum meng Ning dibawa pergi aku telah memberikan tanda Qi ku kepada tubuh meng Ning dan sekarang aku telah mengetahui dimana dia berada'' ucap Lin rhey yang membuat mereka terkejut.
'benarkah itu jika begitu ayo kita cepat menolongnya sekarang' ucap ma chun dengan semangat 45.
semua masih meragukan akan ucapan Lin rhey karena mereka belum pernah mendengar jika ada teknik begitu jika Lin rhey mengatakan artifak mereka bisa memakluminya.
''aku tidak memaksa kalian percaya padaku sebab aku masih orang asing disini,tapi nyawa seseorang sedang dalam taruhan dan aku memiliki urusan dengan mereka jika kalian ingin ikut aku tunggu 10 menit sekitar 100 meter kearah selatan'' ucap Lin rhey dengan dingin lalu pergi dari sana.
mereka melihat kepergian Lin rhey tanda ada yang berbicara hal ini membuat ma chun marah.
'apa yang kalian tunggu hakk!!!!,ayo kita pergi' ucap ma chun dengan marah.
'tapi ma chun kita belum yakin dengannya bisa jadi ini jebakan' ucap peng Khu.
'akhhhh sudah jika kalian tidak ikut maka aku dengan semua sekte ku akan ikut' ucap ma chun lalu berjalan meninggalkan mereka.
ma chun berhenti disampaikan Chen Dante dengan tatapan marah.
'pikirkan ini kaisar nyawa seseorang sedang dalam bahaya apa kau akan membiarkannya aku tau ini hanya satu nyawa yang bahaya mungkin kau tidak peduli,tapi aku masih ingat sosok ayahmu dia rela pergi sejauh mungkin hanya untuk menyelamatkan seseorang yang bukan dari kekaisaran dan dia berhasil menumpas organisasi yang melakukan penculikan tersebut,aku harap kau sepertinya' ucap ma chun lalu pergi dari sana.
__ADS_1
bersambung.....