
Lin rhey pergi menyerang pohon parasit tersebut dengan hati-hati kalau tidak darahnya mungkin akan dimakan.
sementara itu ma chun yang dilempar tadi membuatnya kesakitan dia hanya melihat pertarungan Lin rhey dengan pohon tersebut,dia ingin bangkit dan membantu Lin rhey.
saat sedang bangkit dia melihat kearah Utara banyaknya pasukan berzirah juga ada para murid dari sekte lain,itu adalah yang mulia dengan peng Khu dan beberapa sekte menengah yang lain.
mereka terkejut akan apa yang terjadi dimana banyak mayat yang bertebaran juga pohon yang besar dan aneh yang kini sedang melawan Lin rhey.
'ma chun,apa yang terjadi bagaimana bisa banyak sekali korban' tanya Chen Dante dengan bingung.
'yang mulia semua ini disebabkan oleh pohon aneh tersebut yang kini sedang dilawan oleh pemuda tadi yang mulia' jawab ma chun.
mereka semua melihat kearah Lin rhey yang sedang bertarung diatas awan dengan pohon parasit tersebut.
'rhey' ucap Chen Dante.
kembali ke pertarungan Lin rhey
boooooooommmmmm
Lin rhey menghancurkan banyak sekali akar yang menggangunya.
''sialan inilah kenapa aku sangat malas melawan pohon parasit karena sangat merepotkan, semakin aku mendekati titik kelemahannya semakin banyak akar yang mengganguku' ucap Lin rhey dengan marah.
__ADS_1
saat sedang berbicara sendiri, akar-akar tersebut kembali menyerang Lin rhey.
''dasar sialan baiklah jika kau ingin serius maka akan kulayani'' ucap Lin rhey.
Lin rhey langsung maju menyerang pohon tersebut,dia mengarahkan kedua pedangnya ke depan lalu Lin rhey berputar seperti mesin bor dengan kecepatan penuh.
teknik gabungan - tornado neraka
Lin rhey berputar seakan membentuk tornado berapi dan siap menyerang musuhnya.
akar-akar tersebut menyerang Lin rhey tapi itu tidak akan berguna bagi Lin rhey.
SLASHHHH
Lin rhey berhasil menembus tengah pohon tersebut hingga berlubang lalu pohon tersebut terbakar dengan sendirinya.
deringan pemberitahuan sistem berbunyi dikepala Lin rhey tapi dia tidak peduli setelah pohon tersebut Lin rhey kalahkan dia pun langsung membakarnya dengan apinya.
lalu Lin rhey melihat kearah ma chun dia melihat sudah ada pasukan bantuan dari kerajaan menolongnya Lin rhey pun pergi kesana.
saat Chen Dante dengan yang lain berbicara Lin rhey datang dan berjalan kearahnya,ma chun dia melihat Lin rhey dengan marah karena curiga ini semua perbuatannya,dia pun langsung menyerang Lin rhey tanpa aba-aba.
semua orang terkejut akan apa yang dilakukan ma chun,Lin rhey hanya santai melihatnya saat pedang lawannya datang Lin rhey menangkisnya dengan mudah.
__ADS_1
'sialan,kau pasti dalang semua ini kan,saat kau datang kesini banyak hal aneh yang terjadi dan sekarang meng Ning telah diculik' ucap ma chun dengan marah.
Lin rhey muak dengan omong kosongnya dia pun langsung menendang perutnya hingga ma chun terlempar kembali kearah kasiar.
''hoii sialan jangan asal tuduh kau,apakah kau punya bukti aku melakukannya'' ucap Lin rhey dengan dingin.
'jangan pura-pura tidak tahu sialannnn!!!'teriak ma chun.
'sudah hentikann!!!!' teriak Chen Dante dengan mengeluarkan aura kekuatannya.
semua orang terdiam karena aura yang dikeluarkan oleh Chen Dante.
'hentikan sudah ma chun kau tidak punya bukti untuk menuduh orang, bukannya kita sudah tahu bahwa pelakukanya adalah organisasi Red Lotus' ucap Chen Dante dengan marah.
'ta-tapi'sebelum ma chun menyelesaikan ucapannya Chen Dante sudah memotongnya.
'tapi apalagi sekarang bukan waktunya untuk bertengkar sekarang kita harus pikirkan bagaimana cara untuk menyelamatkan meng Ning dari mereka dan juga mencari tahu dimana letak markas musuh kita' ucap Chen Dante dengan marah.
semua orang terdiam akan ucapan Chen Dante selama beberapa menit belum ada orang berbicara hingga akhirnya ma chun berdiri dan berbicara.
'anak muda aku minta maaf karena sudah menuduhmu aku terbawa emosi, maafkan diriku' ucap ma chun dengan tulus.
''sudah tidak apa-apa aku mengerti perasaanmu'' ucap Lin rhey dengan nada yang berusaha baik tapi masih berkesan dingin.
__ADS_1
'bagus sekarang kita pikirkan bagaimana bisa menemukan markas Red Lotus,jika kita berhasil menemukannya maka ada harapan meng Ning bisa kita selamatkan' ucap Chen Dante dengan bijak.
bersambung.....