
“Hah…sejuknya!!”
Pemandangan langit biru ditambah hembusan angin sepoi-sepoi menaikkan tingkat kenikmatan
berada di atap sekolah ini.
Sekali-kali boleh juga sendirian menikmati tempat ini. Daripada kelas yang selalu berisik
dan taman yang selalu dipakai untuk B.U.P, tempat ini benar-benar jauh lebih
baik.
Sepertinya tempat ini masih belum banyak diketahui siswa, jadi aku bisa merasakan
kebabasan dari rasa penat setelah pelajaran nih!
Lain kali aku akan mempersiapkan perlengkapan bersantaiku. Mungkin beberapa makanan
kecil bisa membantu.
“Hoaawwmm….”
Lama-lama ngantuk juga, mungkin tidur siang sebentar bisa menolongku, apalagi
istirahat siang masih cukup panjang.
Aku lalu mencari posisi tebaik untuk tidur, seharusnya aku bawa bantal saja ya.
“OIII!!...Bayu!!”
Tiba-tiba terdengar suara. Suara yang sangat kukenal. Suara yang hampir setiap hari
kudengar.
“Cih!...Kalianberhasil menemukanku ya!”
Sial! Andreas dan Putri berhasil menemukanku disini. Kenapa mereka bisa menduga kalau
aku berada di tempat ini ya, apa mereka menggunakan aplikasi radar terbaru sih
atau mereka menggunakan alat dari kantong si kucing itu ya.
“Jangan remehkan kemampuanku dalam mencari ya!” Kata andreas dengan senyumannya yang
biasanya.
“Dasar kau ini!!” Imbuh Putri dengan sinis.
Pupus sudah kebebasan yang sudah susah payah kudapatkan ini. Sepertinya aku harus
mencari tempat bersantai yang baru.
“Pergilah aku sedang ingin bersantai sendiri”
“Jangan begitu dong, dari pada nganggur ngak jelas, aku punya berita menarik nih”
Dengan santainya Andreas melemparkan ponsel miliknya kearahku.
“Oi!!” Apa dia tidak sayang kepada ponselnya ya.
Aku lalu membaca berita yang terpampang pada ponsel tersebut.
(Beberapa siswa ditemukan dalam keadaan pingsan dan terluka , menurut saksi mata mereka
melakukan B.U.P dengan seseorang misterius.)
Aku lalu berdiri dan mulai menelaah kembali berita ini.
“Apa berita ini asli!?”
“Tentu saja, berita tersebut dimuat di laman Nusa News yang dapat dipastikan
Keasliannya”
Nusa News sebuah laman pemberitaan yang dikelola oleh Klub Surat kabar yang ada di
sekolah ini. Nusa News berisi berita-berita tentang SMA Nusa dan memang bisa
dipastikan semua yang dimuat disini adalah fakta.
Tapi coba dipikirkan lagi, Ark mungkin tetap bisa menghasilkan rasa sakit, tapi
tidak pernah sampai pingsan apalagi menimbulkan luka yang serius.
“Berita ini baru saja dimuat tadi siang” Jelas Andreas
“Artinya!?”
“Artinya kejadian ini baru-baru saja terjadi” Imbuh Putri
“Hmm…cukup menarik”
Artikel Nusa News sangatlah Update, jadi kejadian ini pasti baru terjadi hari ini. Menurut
keterangan yang tertera disini, penyerang para siswa tersebut memakai jubah dan
topeng sehingga tidak bisa dikenali. Tapi yang bisa melakukan B.U.P hanyalah
__ADS_1
para siswa dan untuk melakukan B.U.P memerlukan konfirmasi data, seharusnya
penyerang tersebut sudah dikenali oleh pihak sekolah.
“Seharusnya sekolah yang menangani kasus ini kan, pasti pihak sekolah dapat mudah mencari
pelakunya apalagi dia menggunakan sistem B.U.P” Jelasku
“Ini yang bagian yang menariknya, pihak sekolah mengkorfirmasi bahwa pelaku tidak
dapat diindentifikasi” Kata Andreas
“Tidak dapat diidentifikasi!?”
“Dengan kata lain, orang ini berhasil melewati sistem dan mengaktifkan B.U.P” Tambah putri
Hebat juga orang ini, berhasil melewati keamanan dan masuk ke sistem tanpa dideteksi.
“Lalu…!?”
“Laluapa!?”
“Apa kita akan ikut campur dalam kasus!?” Tanyaku lagi.
“Yalah..Apa kau tidak tertarik dengan kasus ini”
Malas juga sebenarnya harus ikut campur hal seperti ini.
“Apa untungnya ikut campur urusan sekolah, hanya membuang waktuku saja” kataku.
TIba-tiba saja andreas merangkul pundakku “Jangan begitu dong, piker aja kalo kita bisa
menuntaskan misteri yang bahkan pihak sekolah tidak tahu, kita pasti akan
mendapatkan imbalan bukan” Rayunya.
“Huh~” Yah memang sepertinya kasus ini cukup menarik ditelusuri, apa lagi aku sedang
lowong saat ini. Mungkin dengan memecahkan kasus ini aku bisa mendapat bonus
imbalan point dari sekolah.
“Menurutmu bagaimana Putri!?”
“Aku ikut-ikut saja” Jawabnya singkat.
Bisa-bisanya Putri juga mau ikut campur hal seperti ini, kukira dia akan menolak hal ini mentah-mentah.
“Baiklah kita masuk ke dalam kasus ini!”
“Yoss…!!!” Seru Andreas.
akurat, yap artinya kita memerluka data yang cukup untuk dapat memulai kasus
ini.
“lalu apa yang kita ketahui soal orang ini?” tanyaku
“Informasi yang saat ini kita punya adalah pelaku pasti seorang siswa yang melakukan B.U.P
dan mengalahkan beberapa siswa sampai pingsan, kejadian ini baru-baru saja
terjadi” Jelas Putri
“Sekolah tidak bisa mengidentifikasi orang tersebut, artinya dia memiliki kemampuan
untuk melewati sistem keamanan sekolah, dan juga dia pasti memiliki kemampuan
bertarung yang tinggi untuk mengalahkan ” Tambah Andreas
Dengan informasi tersebut kita bisa memperkecil ruang pencarian. Disini siswa dengan
kemampuan bertarung sangatlah banyak, bahkan hampir semua siswa memiliki
kemampuan bertarung yang cukup tinggi. Tapi, hanya kelompok-kelompok tertentu
yang memiliki kemampuan Hacking. Ada beberapa siswa yang mungkin bisa
dicurigai.
1. Axel, kelas XID. Dia merupakan ketua Klub
teknologi dan komputer paling berbakat. Dia memiliki kemampuan yang cukup untuk
melewati sistem keamanan.
2. Fadhil, kelas XD. Dia juga merupakan anggota
Klub Teknologi dan Komputer, mungkin Fadhil tidak sehebat Axel tapi dia
memiliki kemampuan cukup Hacking yang hebat.
Atau bisa dibilang semua anggota Ektrakulikuler Teknologi dan Komputer diasumsikan memiliki kemampuan untuk
melewati sistem keamanan sekolah.
Ada lagi beberapa orang lagi yang mungkin bisa dicurigai sebagai pelaku seperti.
__ADS_1
3. Adit, kelas XE. Anggota Riset Robotik. Meski
baru kelas X dia pernah mengikuti perlombaan tingkat nasional.
Dan juga beberapa orang dari kelompok-kelompok Informatika dan Ahli komputer.
“Dari semua informasi tersebut, dapat diasumsikan bahwa pelaku adalah seorang siswa
yang memiliki kemampuan dalam Hacking dan kemampuan dalam bertarung. Tapi
informasi ini belum cukup, kita harus mengetahui motif pelaku untuk mengecilkan
ruang lingkup pencarian”
“Melihat dari kasus bahwa pelaku mengambil semua point dari para korban, mungkin sedang
kekuarangan dana, dia melawan beberapa siswa untuk mengambil point mereka dan
dilihat dari jumlah korban pasti itu dana yang tidak sedikit” Tanggap Putri
Itu benar juga, siswa melakukan Battle pasti untuk mendapatkan point. Jadi, bisa disimpulkan
siswa ini pasti mengalami pertambahan point yang sangat banyak.
“Jika itu benar kita bisa mengecek pelaku di papan peringkat, pasti pelaku tersebut
mengalami kenaikan peringkat yang sangat
pesat” ujarku.
“Benar juga, ayo kita lihat sekarang” imbuh Andreas.
Kami lalu pergi menuju papan peringkat untuk melihat fakta ini.
*****
Papan Peringkat menampilkan jumlah Point yang dimiliki masing-masing siswa. 600 siswa
dari tiga angkatan semua terpampang disini. Jadi siswa dengan point tertinggi
maupun terendah akan terlihat disini, sehingga siswa dapat memilih siswa lain
untuk ditantang. Papan ini terletak di depan aula sekolah.
Ngomong-ngomong dengan point 21.450 milikku saat ini, aku berada di peringkat 258. Andreas dengan
20.630 berada diperingkat 261 dan Putri berada diperingkat 235 dengan 23.207
point miliknya.
“Baiklah coba kita cari siswa yang naik peingkat cukup banyak”
Seharusnya kita bisa menemukan pelakunya dengan melihat dari data disini.
“Dre gunakan kemampuanmu dalam mecari, katamu kau hebat dalam mencarikan!”
“Serahkan padaku!!”
Pada sebelah kiri papan peringkat, kita bisa melihat bahwa siswa tersebut telah naik
peringkat ataupun turun dengan melihat arah panah yang berada disisi kiri.
“Jika dia mengalahkan beberapa mungkin sekitar 5 orang, dia pasti setidaknya naik
lebih dari 20 peringkat” Jelasku.
“Tapi disini tidak ada siswa yang naik lebih dari 5 peringkat” Jawab Putri.
“Aku juga tidak menemukan siswa yang naik peringkat cukup banyak”
“Aneh sekali!?”
Jika dia benar-benar mengambil semua point itu, maka Seharusnya siswa ini setidaknya
naik lebih dari 20 sampai 25 peringkat. Apalagi ini bukan hari ujian.
“Kalau begini kita tidak punya cukup informasi untuk menemukan pelaku”
Terlalu banyak nama yang mungkin dapat melakukan semua ini dan kita masih belum memiliki
tambahan informasi untuk mengurangi jumlah nama tersebut.
“Jika kita mencari tambahan informasi, aku orang yang tepat!” Kata Andreas.
“Siapa yang kau maksud..!?” Tangggapku
“TUNGGU!!!...maksudmu orang yang sok tau itu YA!!!” Entah tiba-tiba Putri berteriak menanggapi
perkataan andreas. Mungkin Putri punya pengalaman buruk ya dengan orang itu,
dan lagi Putri menyebut orang itu “sok tau”. Tunggu dulu mungkinkah..!!
“Ya…siapa lagi kalau bukan….”
“Pascal, Pascal si ketua Klub Surat kabar yang memuat berita ini kan” tebakku
“Yap….Benar sekali” tanggap Andreas dengan senyumnya.
__ADS_1
Hah memang paling cocok mencari informasi itu langsung ke sumbernya ya. Ya bisa dibilang
dia adalah sumber dari segala sumber di sekolah ini.