KAIZEN "Battle.Ultimate.Point"

KAIZEN "Battle.Ultimate.Point"
Teman Baru atau lama?


__ADS_3

“Disini kau rupanya……


…..Raja Pendragon”


*****


Breaking News dari Nusanews


Dalang dibalik kejadian kekerasan yang menimpa beberapa siswa hingga terluka dan pingsan sudah ditemukan. Pelaku peritiwa ini adalah Resfa seorang siswa berprestasi dibidang robotik dan juga merupakan peringkat no.7 ini telah memanipulasi dan melanggar sistem B.U.P yang menyebabkan siswa terluka. Resfa berhasil melewati keamanan dan melakukan kecurangan dengan bertarung menggunakan robot-robot miliknya. Pihak sekolah berhasil menangkap Resfa setelah mendapatkan laporan dari seseorang yang tidak menyebutkan namanya. Pihak sekolah sudah mengkonfirmasi hal ini dan akan memberikan hukuman yang layak bagi Resfa.


Sebuhungan dengan hal ini, Point milik Resfa telah dibekukan dan menggesernya dari jajaran 10 besar. Seluruh siswa yang berada dibawah Peringkat 7, otomatis akan naik 1 peringkat.


Sekian dari Update berita terbaru kami. Terus ikuti pembaharuan kami di channel dan web Nusanews.


*****


“Hah…..ternyata kita keduluan ya” Ujar Andreas dengan tampang kegagalan setelah membaca berita tersebut.


“Ada juga siswa lain yang mau mengungkap ini ya tenyata” Kata Putri dengan ekspresi tidak mau kalah.


Berita terbaru dari Nusa news kali mengungkapkan bahwa sang penjahat telah terungkap. Padahal dari  kemarin kami terus berfikir siapa dalang dibalik ini.


“Baguslah ini artinya kita tidak perlu capek-capek lagi berfikir siapa pelakunya”


Setidaknya mereka tidak tau.


“Tapi kita kan sudah mengumpulkan banyak data dan mengorbankan waktu untuk memecahkan kasus ini”


“Jangan lupa juga pointku yang dirampas oleh sialan itu” umpat Putri.


“Bagaimana kalau kita mencari tau siapa siswa yang berhasil mengalahkan kita ini”


“Ahhh..sudahlah jangan membuat kasus baru lagi, aku malas”


“Tapi….”


(Teeettt..!!) belum sempat Andreas menyelesaikan perkataannya, bel tanda masuk dan pelajaran pertama berbunyi.


“Yah…kita lanjutkan nanti”


“Iya-ya duduk sana ke kursimu”


Tak lama kemudian guru kami pun datang,


(Sreett) Bu Ria, guru matematika sekaligus wali kelas kami masuk ke dalam kelas.


“Selamat pagi anak-anak” Sapa Bu Ria.

__ADS_1


“Pagi bu”


“Hari ini kata akan kedatangan murid pindahan baru”


Wah!!


Murid baru ya. Kira-kira murid barunya laki-laki atau perempuan ya? Pindahan dari sekolah mana ya? Apa dari sekolah yang mempunyai sistem pembelajaran yang sama dengan Sma Nusa ya? Seketika banyak pertanyaan yang muncul dibenak kami.


“Mari silahkan masuk” Bu Ria mempersilahkan masuk si murid baru.


“Permisi” seorang gadis cantik berambut pirang pun masuk.


“WAAHHH!!” Tak bisa dipungkiri si murid baru ini berhasil menarik semua perhatian para kaum lelaki dengan kecantikannya.


Tubuhnya yang anggun, rambut pirang dan mata birunya. Pasti dia berdarah campuran.


“Tolong semuanya tenang, kamu bisa perkenalkan dirimu”


Tapi entah mengapa sepertinya aku pernah melihatnya? Tapi


dimana?


“Perkenalkan Namaku Natasha Anderson, aku berasal dari SMA Panca Bandung…”


Natasha Anderson nama itu sudah tidak asing lagi aku  sepertinya pernah mendengar nama itu sebenarnya. Dia juga berasal dari SMA Panca Bandung kalau tidak salah sekolah itu juga menerapkan sistem B.U.P yang sama dengan SMA Nusa. Hmmmm…siapa ya? Apa mungkin?


“Wooouhh!!” seluruh siswa tiba-tiba heboh dengan perkataannya. Seorang siswa baru ingin mengalahkan raja sekolah ini.


Tiba-tiba dia melihat kearahku dengan tatapan mata yang tajam seperti ada hasrat yang belum terpenuhi dan yang pasti hanya aku yang menyadari tatapan itu dan hanya aku juga yang mengerti maksud sebenarnya dari perkataannya.


Ternyata memang benar dugaanku. Natasha Andreson salah satu murid di smp lamaku sebelum aku pindah dari tempat itu. Sial!! Mengapa dia bisa pindah kesini ? Semua rahasiaku bisa terbongkar jika begini.


“Baik terima kasih atas perkenalannya, bertemanlah dengan yang lain, silahkan duduk di kursi kosong yang ada dibelakang, semuanya keluarkan buka matematika kalian” Ucap Bu Ria.


“Baik Bu” Natasha pun segera berjalan menuju bangku miliknya yang terletak tepat di belakangku.


Saat dia melewati tempatku, sesaat kami berkontak mata. Matanya menatap tajam kearahku, tatapan yang sangat dalam itu terasa sangat lama menatapku, padahal kami hanya bertatapan sebentar. Aku harus segera melakukan sesuatu.


*****


(Teeett…!!!) waktu istirahat pun tiba.


“Baik anak-anak silahkan istirahat dulu” Bu Ria lalu meninggalkan kelas.


Istirahat ya, aku harus segera pergi dari tempat ini. Segera saja aku bangkit dari kursi dan berjalan keluar kelas.


“Oiii Bayu kau mau kemana?” belum aku berhasil keluar kelas Andreas mencegatku. Aku harus cari alasan yang paling tepat agar aku bisa keluar sendirian.

__ADS_1


“Aaa…aku mau kekantin untuk beli jajanan” Ucapku begitu saja, aku harap alasan ini cukup untuk menghentikannya.


“Ohh ya sudah kalau gitu aku titip dong teh botol satu”


“Teh botol ya baiklah”


Huh~ untung saja Andreas hanya titip saja. Aku segera pergi keluar kelas, untung Andreas hanya titip saja.


Di sisi lain Natasha terus memperhatikanku. Tidak lama kemudian Natasha segera bangkit dari bangkunya yang sepertinya untuk mengikutiku.


“Natasha!” Tiba-tiba saja putri dating untuk menyapa Natasha.


“Ah ya”


“Perkenalkan namaku Putri, aku ketua kelas disini, jadi kalo ada masalah kamu bisa tanya ke aku saja. Jangan sungkan-sungkan” Sapa Putri dengan ramah.


“Terima kasih. Maaf aku mau ke toilet sebentar”


“Ah Maaf ya”


Natasha lalu pergi keluar kelas.


*****


Atap sekolah masih menjadi tempat yang sakral bagiku. Di tempat yang jarang disinggahi oleh para siswa ini aku bisa melihat langit biru dan merasakan udara hangat yang sepoi-sepoi.


Begitu pula saat ini aku berada disini untuk menghindari keramaian. Semakin sedikit saksi semakin baik.


“Akhirnya kita bertemu lagi Raja Pendragon!!” Suara perempuan terdengar, suara dari seorang gadis pindahan yang ternyata cukup familiar. Natasha Anderson mantan siswi Smp Harapan Bakti Bandung. Smp yang sama dimana aku pernah bersekolah disana sampai aku memutuskan untuk pindah dari tempat itu.


“Beduellah denganku Raja Pendragon! Aku akan membalaskan kekalahanku dulu!”


“Jangan sebut aku pakai nama itu lagi disini, aku sudah membuang nama itu. Aku bukanlah seorang yang kasebut-sebut raja itu lagi, aku hanya seorang siswa biasa bernama Bayu itu saja”  Ucapku sambil melihat kearah taman sekolah.


“Jangan mengelaknya Raja, bertarunglah denganku!”


“Jika kau mencari seorang raja, bertarunglah dengan peringkat satu di sekolah ini, jangan denganku, aku sedang tidak mau bertarung”


“Kenapa kau, kenapa kau tidak mengicar posisi peringkat satu seperti dulu, kenapa kau melepaskan tahtamu begitu saja” ucap Natasha.


Aku lalu berbalik menghadapnya “Kuberi tau kau, menjadi seorang yang dianggap raja itu tidaklah menyenangkan”


“Apa maksudmu!?”


“Semua orang akan takut denganmu, semua orang segan denganmu, semuanya memandangmu dengan tatap sinis dan selalu ingin dikalahkan. Dijauhi oleh semua orang, menjadi raja itu selalu saja…


…kesepian”

__ADS_1


__ADS_2