KAIZEN "Battle.Ultimate.Point"

KAIZEN "Battle.Ultimate.Point"
Nusa News


__ADS_3

(WWWCOM)


Merupakan sebuah situs berita sekolah yang dikelola oleh Ekstrakulikuler Surat Kabar. Di situs ini memuat berbagai berita sekolah. Mulai dari berita pengumuman penting, kabar tiap ekstrakulikuler, acara sekolah dan biografi acak tiap siswa maupun guru.


Mereka sangatlah update dengan segala sesuatu yang ada di sekolah ini. Contohnya, jika ada kabar bahwa sekolah akan pulang lebih awal. Situs ini akan memuat pengmuman tersebut bahkan bisa 1 jam lebih awal sebelum diumumkan oleh pihak sekolah.


Konon katanya mereka memiliki pasukan intelijen untuk mendapatkan berita seperti ini dengan sangat cepat.


Ketua ekstrakulikuler mereka, Pascal Nasution kelas XIE, dengan tinggi 181 cm dan berkacamata, dikatakan bahwa dia adalah orang yang memiliki segala informasi yang berhubungan dengan sekolah SMA NUSA ini. Bahkan termasuk juga rahasia setiap murid di SMA Nusa.


Dengan pengetahuan yang dia miliki, seharusnya dia mempunyai clue untuk memecahkan kasus ini dan membongkar dalang dibalik semua ini.


“Kalau begitu kita akan menemuinya”


“TIDAK-Aku tidak sudi bertemu dengan orang sok tau sepertinya!” Tolak Putri.


“Tapi menemui pascal adalah pilihan terbaik untuk saat ini”


“Itu benar Put. Jangan membesar-besarkan egomu Put” tambah Andreas.


“HAH!! EGO!!- menurutmu bagaimana kalau kau bertemu orang yang bisa-bisanya mengetahui semua rahasiamu HAH!!” Sepertinya Putri memang benar-benar tidak menyukai Pascal ya. Yah, hal ini memang pantas dimaklumi sih,


dari sifatnya yang memang seperti itu dan juga pasti kau tidak ingin rahasiamu diketahui orang lainkan.


“Tapi mau tidak mau kita harus menemuinya untuk menambah informasi kita”


“Sudahlah tenang saja” Dengan santai Andreas menepuk punggung Putri. “HAH!!” Dan tentu saja dibalas dengan tatapan tajam nan sinis dan tidak menyenangkan dari Putri.


“Sudah-sudah ayo” ucapku


Karena tidak ada pilihan lain lagi, kami lalu pergi menemui Pascal.


*****


Tidak terlalu sulit untuk menemukan orang ini, biasanya saat istirahat siang seperti ini Pascal akan mengganti isi mading sekolah.


Selain menggunakan web, Ekstrakulikuler surat kabar juga menggunakan cara konvensional seperti mading atau majalah dinding. Mereka bertanggung jawab atas seluruh mading sekolah. Mereka biasa mengganti berita pada saat-saat istirahat siang seperti saat ini.


Meski sudah menggunakan media internet sepertinya Ekstra surat kabar masih mempertahankan cara lama menggunakan mading sekolah ya.


Benar saja, tidak perlu waktu lama bagi kami untuk menemukannya. Saat ini dia sedang memasang lembaran berita dimading sekolah yang terletak di dekat taman belakang.


“Yo Pascal!” sapaku


Pria yang selalu membawa kamera dan buku catatan di sakunya ini lalu menangapi panggilanku.


“Bayu Putra dan kawan-kawannya dari kelas XIC, ada apa gerangan datang menemuiku” Jawabnya dengan bahasa yang cukup puitis khas dirinya sekali.


Entah Cuma perasaanku saja, rasanya aku merasakan aura yang mencekam dari belakangku. Aura yang menyatakan kebencian keluar dari tubuh Putri. Benar-benar aura yang mengerikan.


“Sepertinya kau sedang sibuk ya”


“Seperti biasa, ada lembaran berita baru yang harus kupasang….oh ya! Apa kalian sudah mendengar berita terbaru hari ini”


“Ya sudah”


“Berita yang cukup menarik bukan!?” Katanya sambil tetap sibuk memasang berita di mading.

__ADS_1


“Untuk itu kami menemuimu, kami ing-“


“Kau ingin memecahkan kasus ini kan!?” Entah dapat pencerahan dari mana dia berhasil menebak perkataanku.


“Dari mana kau tau itu?”


“Menurutmu untuk apa kalian datang menemuiku selain ini?”


“Ya ada benar juga”


Yang diucapkan Pascal ada benarnya juga. Kami memang sangat jarang bertemu dengannya.


“Kami datang untuk meminta tambahan informasi tentang penyerang ini, kau pasti punyakan!?” tanyaku kepada Pascal.


“Tidak ada berita yang tidak bisa dijangkau Ekstrakulikuler Surat Kabar, jelas saja aku mempunyai informasi selain yang terpampang di web” Jawabnya dengan penuh keyakinan tinggi atas Ektra miliknya.


“kalau be-“ belum juga aku menyelesaikan ucapanku lagi, dia sudah memotongnya.


“Tidak ada yang gratis di dunia ini”


Ahh… menyebalkan sekali, sepertinya ini tidak akan mudah.


“Informasi seperti itu juga memiliki harga lho, Tapi khusus untuk kalian aku akan berikan service gratis…..”


Dengan cekatan dia mengeluarkan buku catatan yang ada di saku bajunya. Apa yang akan dia lakukan?


“…..Andreas Efraim kelas XIC, Si sok playboy dan keren. Katanya punya segudang mantan, tapi ajakannya selalu ditolak mentah-mentah oleh 6 cewek berbeda….”


Ternyata ini special servicenya ya, tapi tak sangka ternyata andreas tidak pernah punya pacar ya rupanya. Padahal dulu ngakunya kalua tiap malam minggu selalu jalan” sama pacarnya.


Aku lalu melihat kearah andreas, terpampang muka yang tidak bisa menyembunyikan kebohongannya. Bisa ditebak bahwa semuanya benar. Hebat sekali dia bisa mendapat informasi ini, padahal aku yang merupakan teman sejak


“….Putri Dewi ketua kelas XIC….”


Sekarang giliran putri ya. Aku bisa merasakan aura milik Putri semakin besar dan menyeramkan.


“Si tsundere angkuh, penyuka anime yaoi, ingin mencoba makan sup di kantin sekolah tapi takut kacamatanya berembun….”


Putri ternyata maniak ya, meski sebenarnya aku sudah tau itu sejak lama sih. Ya sejak aku dan andreas berkunjung ke rumahnya tahun lalu. Aku tidak sengaja menemukan album di bawah kasurnya yang ternyata berisi gambar-gambar berunsur BL itu.


“….Bayu Putra…”


Apa mungkin dia tau….


“…kela-“


“CUKUP!!!” Tiba-tiba putri memotong perkataanya.


“MARI KITA BERTARUNG!!! KITA PEREBUTKAN INFORMASI ITU!!! DAN AKU AKAN MENGHAJARMU!!” Amarah Putri sepertinya sudah berada di puncak.


“Baiklah”


Mereka berdua lalu mengankat tangan mereka untuk mengkonfirmasi B.U.P .


(Battle Ulitimate Point Active) Area lalu muncul, aku dan Andreas lalu mundur.


“KITA BERTARUH 1000 POINT!!”

__ADS_1


Wow itu jumlah point yang tidaklah sedikit. Jika dirupiahkan 1000 point itu sekitar 100 ribu. Sepertinya amarah sudah mengendalikannya.


Pascal juga memasukan 1000 point. Setelah itu Ark milik mereka pun muncul. Ark milik Putri adalah Dual Gun Blaster, sepasang pistol. Lalu Ark milik Pascal adalah Short Sword, sebuah pedang pendek.


Mari kita menganalisa pertandingan ini, dari segi jenis Ark, Putri lebih unggul dari Pascal. Putri memiliki jangkauan serangan yang sangat luas, dia mampu menembakkan senjatanya dari jarak jauh, sedangkan Pascal memerlukan jarak yang cukup dekat. Jika hanya menyimpulkan dari sini seharunya Putri dapat menang dengan cukup mudah.


(Battle Begin)


“HIAAATT!!!” Dengan membabi-buta Putri melancarkan serangannya. Dengan tanpa ampun dia terus menembak ke arah Pascal.


Tapi di sisi lain, dengan hebatnya  Pascal berhasil menghindari seluruh serangan tembakan dari Putri.


“Memang seperti yang diharapkan dari seseorang yang memiliki data seluruh murid” Komen Andreas.


“Sepertinya ini akan menjadi pertandingan yang sedikit sulit bagi Putri” Tambahku.


Tidak diragukan lagi, Pascal pasti juga memiliki data dari pertarungan setiap murid di sekolah ini, dia pasti mampu membaca serangan yang dilancarkan Putri sejak awal.


“SIALAN KAU!!” Putri berusaha mengikuti gerakan Pascal, tapi bagaimana pun juga Pascal jauh lebih cepat. Tidak ada satu pun peluru yang mengenai Pascal, menggoresnya pun tidak.


“Aku memiliki seluruh data pertarunganmu, jadi aku mampu menebak seranganmu” Ucap Pascal.  Dengan gerakan yang cepat Pascal maju mendekati Putri, dia menghindari serangan yang menuju ke arahnya dan (Slash!) Pascal berhasil menorehkan serangan pada Putri.


“Ukh! DASAR KAU-” Belum juga Putri sempat berbalik untuk membalah serangan tadi. Pascal lebih dulu melancarkan tebasan miliknya dan diakhir dengan sebuah tendangan yang membuat putri terlontar kebelakang.


“Ukh…ukh…dasar sialan…ukh” Stastus saat ini, HP milik Putri hanya tersisa 27%, sedangkan HP milik Pascal masih 100%.


“Semua seranganmu sesuai dengan data yang kumiliki, amarahmu yang membutakanmu tidak bisa mengalahkan strategi milikku” Ucap Pascal.


Dilihat dari keadaan saat ini, kemungkinan Putri untuk menang sangatlah sedikit. Dengan nafas yang terenggah-enggah Putri masih cukup kuat untuk melanjutkan Battle.


“Huh…kita lihat saja,.beralih ke peluru debu……Shadow Dust” Putri mengganti tipe jenis peluru miliknya dan menembakkan debu ke seluruh area dan membuatnya tertutupi oleh debu yang cukup tebal.


Dalam kabut debu tersebut Putri melancarkan serangannya “ukh!” dan berhasil mengenai Pascal.


“Serangan diam-diam ya, pintar sekali” komentarnya.


Dengan cara ini apakah Putri mampu membalikan keadaan?


“Tapi sayang sekali, jangan meremehkan kemampuan dari Sang ketua Ekstra Surat Kabar”


Pascal bergerak sangat cepat dan tiba-tiba “APA!!” dia sudah ada tepat di depan Putri.


“Aku bisa memprediksi keberadaanmu meskipun di dalam debu sekalipun” ( SLASH!) Tembasan Pascal tepat mengenai Putri dan menghabiskan sisa HP milik Putri.


(Battle end)Area dan seluruh kabut pun menghilang. Pertandingan kali ini dimenangkan dengan mutlak oleh Pascal.


“Sial!!” Dengan kekesalan Putri kembali berdiri.


“Pertandingan yang seru sekali wahai Ketua kelas XIC”


“Lain kali akan ku kalahkan kau!!” Kata Putri dengan nada penuh kekesalan.


“Akan ku berikan ini….” Pascal tiba-tiba melemparkan sebuah foto dan berhasil kutangkap.


“….itu informasi yang kau perlukan dan terima kasih untuk 1000 pointnya ya dan juga jangan lupa pastikan penjahat menjadi berita besar koranku”


Cih orang itu menyebalkan sekali, yah tapi untunglah kita berhasil mendapatkan tambahan informasi ini.

__ADS_1


“Terima kasih, ayo kita pergi”  Kami lalu meninggalkan tempat itu.


“Aku sangat menantikannya bayu, Semoga beruntung” ucap Pascal sembari melihat kami pergi.


__ADS_2