
Diruangan sederhana kini berkumpul keluarga hangat seperti biasa , bahkan ada 1 anggota baru dalam keluarga mereka . Dia adala deon suami kaleya putri agreon .
Tidak ada percakapan , hanya suara sendok dan piring yang saling bergesekan , si brisik kelaya pun hanya diam semenjak tau jika kakaknya tengah hamil muda .
Jelas perubahan kelaya begitu ketara , sehingga membuat arabelle sedikit cemas dibuatnya . Kaleya yang juga sadar dengan perubahan kelaya sesekali menatap kelaya .
"Aku udah kenyang mam , dad . Aku kekamar dulu " .suara kelaya terdengar
Kaleya menatap kepergian adiknya itu, raut sedih itu tak bisa kaleya hadapi sendiri . Sebaiknya kaleya cepat-cepat menyelesaikan makanannya agar bisa cepat menemui sang adik .
"Aku juga udah mam , " .kata kaleya . Saat kaleya hendak beranjak cekalan deon membuat pergerakannya terhenti .
"Mau kemana ?" .tanya deon
"Aku mau ke kelaya" .jawab kaleya
Deon hanya mengangguk , kemudian kaleya tak ingin membuang waktunya segera dirinya menyusul kelaya kedalam kamarnya .
CLEK......
"Kel".panggil kaleya
Alangkah terkejutnya kaleya saat mendapati kelaya tengah menangis meringkuk dipojok ranjang nya , tangisan ini adalah tangisan yang tidak pernah kelaya tunjjukkan kesiapapun , tapi malam ini ....
Kelaya menunjukkan titik lemahnya pada kaleya sang kakak .
Kaleya mengunci pintunya agar tak ada satu orang pun yang tau keadaan kelaya .
Kaleya mempercepat langkahnya , meraih tubuh kelaya kedalam pelukannya .
"Kenapa ?" .tanya kelaya
"Maafin kakak" .jawab kaleya sedih
"Lo itu gak mikirin gue kedepannya ? Gimana nantinya sikap daddy sama gue ?".kata kelaya kacau
"Gue takut gue dikekang semua gara-gara ketololan lo kak . Gue benci lo . Benci" .kata kelaya dengan tangis lirihnya
"Maafin gue kel , gue yakin daddy gak akan merubah apapun dihidupnya .karena lo ya lo gue ya gue " .jawab kaleya
"Heh".tawa sinis kelaya
"Gue emang baru 10 tahun . Dan malam ini gue ulangtahun tapi semua orang lupa tentang gue , karena sibuk ngurusin lo ".kata kelaya miris
"Maaf maaf maaf kel .. gue gak tau bakal kaya gini, abis ini gue bakal tinggal dirumah ini lo dan mami daddy bisa tinggal di manshion utama tanpa adanya gue ...." .kata kaleya
"Sebaiknya gitu" .
"Lo boleh keluar gue mau istirahat " .sambung kelaya
__ADS_1
Sebaiknya kelaya menuruti saja dulu ucapan kelaya , karena mungkin sekarang kelaya sedang marah dan syok tentang hari ini .
"Dad mam aku kekamar langsung ya capek "kata kaleya
Tak ada yang menjawab karena kelaya cepat berlalu dari ruang makan itu . Arabelle , agreon dan deon saling tatap seakan sedang bertanya melalui tatapan mereka , secara bersamaan ketiganya mengendikan bahu .
"Dad aku mau nyusulin leya ya , aku khawatir".kata deon
"Iya deon , pelan-pelan saja y " .kata lembut arabelle
Deon mengangguk mengiyakan ucapan arabelle . Deon membuka knop pintu secara perlahan , meneliti setiap sudut ruangan kamar yang asìng baginya .
"Sayang ..." .panggil deon
"Are you ok ?".tanya lagi
Kaleya memeluk deon erat saat deon sudah berada didepannya .
"Kelaya marah sama aku , elina pergi ke Eropa aku gak ada temen lagi " .tangis kaleya
"Sabar .. mungkin kelaya masih syok dengan pernikahan kita . Dan elina pasti punya jalan hidupnya sendiri kita nggak boleh menahan seseorang itu selalu berada disisi kita , sayang" .jelas deon lembut
Kelaya mendongakkan kepalanya air mata yang bercucuran dan ingus yang keluar .
"Apa kamu juga bakal ninggalin aku meski aku paksakan untuk tetap berada disisiku , ?" .tanya kaleya
"Sayang kita gak pernah tau bagaimana jalan yang harus kita tempuh dan seperti apa ujian yang akan kita hadapi kedepannya . Tapi aku akan berusaha tetap ada bersama kamu ".jawab deon
Kaleya memeluk erat tubuh deon . Dan hanya mampu berkata dalam hati .
Semoga saja apa yang ku takutkan selama ini hanya ketakutanku saja deon , entahlah aku merasa semuanya hanya awal yang akan menyakitkanku , entah itu tentang perjuanganmu tentang kita ,atau perjuanganku tanpamu .
Pagi yang berganti telah sukses membangunkan semua penghuninya . Satu gadis menatap kosong kearah pintu keluar , memikirkan ucapan dan tindakannya semalam pada seseorang . Mungkinkah dirinya keterlaluan ?...
"Kalian sudah mau pulang ?".tanya kaleya
Lamunan kelaya harus terhenti disaat suara lembut mirip maminya langsung terdengar ditelinganya . Ingin sekali menjawab 'iya' namun keegoisan ini sudah menguasainya .
Membuang muka tanpa ekspresi mungkin akan jauh lebih baik . Kelaya sengaja keluar dan menuju mobil terlebih dulu . Arabelle selaku orangtua nya merasa tak enak pada putri sulungnya ini .
"Maafkan adikmu" .katanya
"Ah tak apa mam , ini akan cepat berakhir" .jawab kaleya dengan senyum nya
"Kalau begitu , saya titip putri saya pada mu deon jangan lukai dia dan jangan buat saya melihat airmatanya karena mu". Kata agreon
"Baik dad . Saya akan berusaha membahagiakan istri saya".jawab nya tenang
Selepas semua anggota keluarga kaleya pulang . Sekarang deon berfikir bagaimana cara untuk mendapatkan uang dari hasil keringatnya sendiri . Semalaman ia memikirkan namun belum ia temukan juga jalan keluarnya .
__ADS_1
Sang istri menatap kegelisahan sang suami .
Memegang jemari sang suami mengelus lembut lalu berkata .
"Aku sekarang istrimu , berbagilah cerita denganku karena aku juga ingin mengerti tentang kesulitanmu?" .kata sang istri
Deon tersenyum mendengar ucapan sang istri .
"Aku ingin membahagiakanmu dengan hasilku . Tidak dengan bantuan siapapun .. namun aku belum menemukannya" . Jeda ucapan deon
"Maafkan aku kaleya". Sambungnya
Ah sekarang kaleya tau beban fikiran seperti apa yang sedang bersarang diotak suaminya ini .
"Aku ada sedikit tabungan , jika kau mau aku bisa bantu ".usul kaleya
"Tidak .. tidak ... aku tak ingin merepotkanmu" .kata deon
"Kamu suamiku , jika aku tidak membantumu kau akan meminta bantuan kesiapa ??? Ke oranglain ? Jangan lakukan itu ..".kata kaleya
"Tapi itu uangmu sayang ...aku bisa pinjam bank atau temanku " .jawab deon
"Jumlah uangnya itu besar kak . Apa yang akan kau jaminkan jika akan meminjam di bank ? Sedangkan sekarang kita belum punya apa-apa...."
"Dan untuk temanmu . Kamu saja masih 18 tahun siapa teman yang memiliki banyak uang ? ".kata kaleya
Benar juga yang dikatakan kaleya bahkan saking mumetnya deon tak bisa berfikir jernih .
"Bukankah direkening kamu masih ada uang kak? Setidaknya uang mu dan uangku jika digabungkan akan cukup untuk memulai semuanya dari awal .".kata kaleya
"Baiklah aku akan menuruti usulmu sayang . Terimakasih telah mendukungku dan menerimaku meski aku seperti ini".kata deon
"Karena aku memang mencintaimu bukan sekedar mengagumi mu karena uang dan wajahmu saja ".jawab kaleya
"Tapi kak . Aku ingin bertanya sesuatu apakah boleh?".ijin kaleya
Deon mengangguk .
"Sudahkan keluargamu menerimaku?".
Deon terdiam cukup lama , pertanyaan yang tiba-tiba yang kaleya lontarkan jujur saja membuat otot-otot deon menegang seperti seseorang yang baru ketahuan selingkuh .
Segera deon menetralkan ekspresinya yang ketegangannya , tersenyum menanggapi pertanyaan istrinya .
"Mana ada orang yang bisa menolak pesona dari istri deon ini hm?" .jawab deon
Kaleya yang mendengar jawaban deon hanya tersenyum , kaleya tau deon menyembunyikan sesuatu .
.yok bisa yok bantu komen vote dan like nya ...
__ADS_1
siap menerima kritik dan sarannya .kok