
Kita persingkat kisah mereka , karena jika saja kita tulis dari hari senin sampai bertemu minggu aku jamin kalian akan jengah dengan alurnya .
Hari minggu tepatnya hari kemerdekaan untuk kaleya dan shaka . Shaka sangat menyukai hari minggu . Karena dihari itu kaleya bebas dari tugas² nya yang membuat kaleya harus berkutat terus menerus dengan laptop ataupun tumpukan kertas dimejanya .
Dengan adanya hari minggu ,waktu kaleya hanya untuk shaka seorang .
"Mami ".panggil shaka . Ketika melihat sang mamai sedang bejalan dengan menenteng cemilan nya .
"Apa big baby nya mami hm ?".jawab kaleya
"Aku mau manja² ke mami , tapi mammi malah sibuk sama hp mulu".rengek shaka
Kaleya menatap gemes kearah sang putra ,sudah menjadi rutinitas shaka jika hari libur seperti ini akan mengeluarka sifat manja nya .
Agreon dan arabelle keluar dari kamar dengan membawa koper masing².
"Grandpa ,grandma ...".panggil shaka ." Mau kemana ?".tanya shaka lanjutnya
"Hm ? Kami akan bulan madu . ".jawab enteng agreon yang mendapat geplakan cinta dari arabelle
"Jangan dengarkan kakek tua ini .sayang".kata arabelle mencium pucuk kepala shaka
"Kami akan mengurus perusahaan yang ada di amerika sayang . Karena disana butuh bantuan grandpa . ".terang agreon
"Apa ada masalah yang besar ,dad. Sampai membuatmu harus jauh² kesana ?".tanya kaleya
"Tidak ada . Malah sebaliknya perusahaan cabang yang ada disana sangat berkembang pesat .maka dari itu daddy akan mengontrol semuanya dan mengusir para tikus berdasi yang mencoba mencari keuntungan dari sana .".kata agreon
"Dan suatu saat nanti perusahan itu akan menjadi milik shaka ".kata agreon
"Terserahmu saja lah .. ".kata kaleya .
Agreon menengok kekanan dan kekiri namun tak mendapati putri bungsunya . Apakah belum bangun ? .
"Kelaya lari pagi sama si kulkas".kata kaleya saat melihat agreon yang seperti sedang mencari seseorang .
"Kulkas".beo arabelle
"Iya pacar aunty itu mirip freezer grandma ".ejek shaka
"Gak ngaca ya ? Kamu juga mirip kutub".kata arabelle
Shaka hanya ber oh ria , terkadang shaka pun bingung jika diluaran sana atau dirinya bertemu dengan orang baru , mulutnya terasa malas untuk sekedar merespon ucapan seseorang .
❤next❤
__ADS_1
Shaka dan kaleya sekarang sedang berada dipusat perbelanjaan , untuk membeli segala kebutuhan dirinya dan shaka . Karena selama disini kaleya dan shaka tak memiliki banyak baju .
Ketika sedang fokus memilih-milih baju ,tiba-tiba kaleya terpekik kala bahunya terdorong oleh seorang wanita dengan gaya sosialita .
Kaleya memilih untuk mengalah dari pada harus ada pertengkaran hanya karena satu barangn , astaga itu akan sangat memalukan .
Namun sepertinya wanita ini sedang menguji kesabaran seorang kaleya . Tadi main rebut saja baju anak-anak yang kaleya sedang pilih ,sekarang baju wanita .
Kaleya masih berusaha sabar untuk tidak menanggapi wanita durjana ini .
Uh ayo kaleya ,kamu pasti bisa !!!
"Geser dong mba !!". Dengan nada ketusnya kepada kaleya
Kaleya melihat sekelilingnya , perasaan tempat ini masih luas kenapa wanita ini masih terus saja mencoba mendobrak rasa sabarnya .
"Maaf ibu , tempat duduknya masih luas kenapa harus menyuruh saya untuk geser yah".kata kaleya santai
Namun wanita itu malah menatap srngit kearah kaleya seakan singa yang siap menerkam mangsanya.
"Terserah saya dong , saya kan pembeli disini . Dan pembeli adalah ratu".ujarnya sombong
Jika pembeli adalah ratu apa bedanya dengan kaleya . Apa kaleya tak layak untuk membeli disini.
Wanita itu menatap kaleya dari arah bawah sampai kepala .
(Cantik dia sih).batin wanita itu
"Hahaha.kamu (menunjuk kaleya) . Pembeli disini !! Ohh ya tuhan ,apakah sekarang orang miskin sedang cosplay jadi orang kaya) .sombong wanita itu
Jujur saja kaleya geram ,sangat geram pada wanita menor dan sombong yang berada didepannya ini .
"Heh, apa sekarang juga orang kaya cosplay jadi orang norak ".balas kaleya
"Heh ,jangan sembarangan yah !!! Bahkan saya bisa membeli semua barang yang berada disini ".kata wanita itu dengan sangat marah karena merasa direndahkan
"Oh ya".kaleya tersenyum miring
"Buktikan ".kata kaleya lagi
"Mba".panggil kaleya
"Saya mau beli barang yang dari ujung sana sampai ditempat saya berdiri ya mba".kata kaleya
Sang pegawai toko itu melongo tak percaya. Bagaimana percaya ? Harga barang disini itu tidak ada yang murah .
__ADS_1
"B-beneran kak ?".tanya pegawai itu yang diangguki oleh kaleya
Wanita sombong itu semakin kebakaran jenggot ,melihat tingkah tengil kaleya yang seakan-akan menunjukkan jika kaleya lebih kaya dari dirinya .
"Mba !!! Barang yang wanita ini pesan semuanya harus menjadi milik saya" .tegas wanita sombong itu .
Yes dapat !.
Kaleya tersenyum miring memdengar perkataan dari wanita sombong dihadapannya ini .
Sang pegawai menatap kaleya , setelah mendapat anggukan dari kaleya pegawai merasa lega setidaknya tidak akan terjadi perang antar orang kaya .
"B-baik ".gugup sang pegawai
Bagaimnana tak gugup jika di tatap tajam oleh elang yang siap menerkam dirinya . Apakah orang kaya jika bersaing selalu begini menggunakan uang .
Oalah astaga , dunia orang kaya memang sulit dimengerti oleh orang-orang miskin .
"Kalau begitu saya permisi ya mba ,layani nyonya besar itu dengan baik " .kata kaleya meninggalkan toko itu
"Sialan ,gue kejebak".gerutu wanita itu
Sudah dipastikan jika hari ini ATM wanita itu pasti hampir kering , apalagi barang yang berada disiti limited edition semua .
Kaleya tertawa puas sampai-sampai shaka menatapnya heran .
"Mammi kenapa ?".tanya shaka
"Tak apa ,hanya saja tadi ada wanita sombong".jawab kaleya
Shaka hanya mengangguk santai dengan melanjutkan membaca bukunya . Katakanlah shaka itu kutu buku .
Kaca mata yang bertengger dihidung mancungnya , membuat shaka terlihat semakin tampan .
(Mirip banget).batin kaleya tak sadar
Namun dari kejauhan seseorang terus saja menatap keduanya dari sebrang toko .
Menatapnya penuh arti .
Deon terus menatap setiap pergerakan dari wanita yang pernah bahkan masih menjadi pemilik semua cinta nya .
Namun tatapan pria tampan yang tak lagi muda itu beralih pada anak lelaki yang sedang duduk berhadapan dengan kaleya .
Meski dilihat dari jauh ,deon tetap merasa anak itu sangat mirip dengannya . Namun untuk menanyakan langsung pada kaleya ,deon masih belum memiliki keberanian .
__ADS_1