KALEYA & BINTANG

KALEYA & BINTANG
22


__ADS_3

Sekarang kita beralih ke shaka dkk .


Shaka sedang duduk dengan tatapan fokus pada gadis kecil dihadapannya ini , masih memikirkan malam tadi .


Ingin sekali bertanya, namun rasanya tak ada hak khusus untuk dirinya bertanya hal itu .


Entah perasaan darimana , sejak shaka melihat tabita hatinya menjadi sedikit lembut dan ingin menjaga tabita .


Rasanya begitu aneh jika anak kelas 5 Sd yang merasakannya .


"Shaka ".panggil seno


Shaka mengalihkan pandangannya sebentar ."hm".jawabnya singkat


"Lo ikut mau ikut extra kulikuler gak ? Anggota kita kurang 1 nih ".ujar seno dengan tatapan memohon


"Apa?".tanya shaka


Shaka ini sungguh irit bicara ya seperti lino , untung saja berkat berteman dengan lino cukup lama mampu membuat kemampuan seno mengerti bahasa irit patut diacungi jempol .


"Bela diri semua jenis ".jawab seno


Shaka terdiam menimang-nimang tawaran seno , jika dipikirkan lagi sepertinya bela diri juga sangat diperlukan .


Dengan menatap seno anggukan sekali dari shaka mampu merekahkan senyum seno , seno ini memang gampang sekali tersenyum .


"Selamat pagi anak-anak".sapa guru tampan didepan


"Pagi pak".sahut dari mereka


"Untuk hari ini saya yang akan mengisi jam pak kusdi , dikarenakan beliau sedang sakit tak dapat mengajar untuk 3 hari kedepan".


"Sebelum kita memulai mari kita berkenalan dulu , perkenalkan nama saya Deon guru bahasa".kata deon


Dan deon dapat melihat anak lelaki yang kemarin bersama kaleya .


Deon mengambil absen melihat dan memanggil satu persatu , hingga akhirnya dia menemukan nama yang membuat hatinya berdegup kwncang tak biasa , ingin sekali tubuhnya luruh kebawah karena sendi-sendi lututnya terasa lemas .


"Bumi arshaka agreon".panggil deon


Shaka hanya mengangkat tangannya keatas , tak ingin menjawab guru itu rasanya malas .

__ADS_1


Setelah selesai mengabsen semua nama , deon memulai pelajarannya dengan baik .


Tugas yang agreon berikan hanya 1 namun isi dari jawaban tersebut membuat siswanya menyebut  


"Ya tuhan , soal sih cuma 1 . Tapi jawabannya paket keluarga ini ".keluh seno kesal


Ini alasan kenapa seno tak menyukai pelajaran ini karena selalu menyusahkan dirinya .


Namun berbeda dengan guru yang memberikan tugas itu , pria ini bertambah intens menatap shaka yang sedang menulis .


Dia begitu tampan , mata hitam pekatnya , rambut lurusnya , tubuh putihnya , wajah dan alis tajam nya mirip sekali dengan dirinya .


Hanya saja ada banyak tahi lalat diwajah shaka , 2 lesung pipi nya , dan gingsul yang ia punya menambah pesona shaka .


(Apa dia anak gue ,sepertinya ini harus cepwt gue pastikan).batin deon


30 menit belajar bahasa mampu membuat kepala kebanyakan anak akan panas , karena otak yang terus bekerja dan berperang dengan tulisan-tulisan yang dibutuhkan .


"Baik anak-anak tugas ini kalian bisa selesaikan dirumah masing-masing dan besok kalian kumpulkan pada ketua kelas kalian lalu taruh dimeja saya".kata deon karena jam mengajarnya selesai


Shaka berdiri dan menghampiri deon , memberikan kertas jawaban yang penuh .


Ya shaka sudah selesai sejak 15 menit lalu .


Deon keluar dari kelas shaka , tak sengaja berpapasan dengan kaleya . Deon mencekal tangan kaleya .


Kaleya yang melihat itu pun menatap risih pada deon .


"Lepas".kata kaleya


"Maaf".kata deon


"Aku ingin membicarakan tentang shaka ".kata deon


Kaleya terkejut . Bagaimana bisa deon tau secepat ini . Apa yang harus kaleya lakukan sekarang .


"Apa maksudmu ?".kata kaleya


"Temui aku di cafe depan nanti  pulang sekolah" .kata deon kemudian pergi meninggalkan kaleya


Aktifitas keduanya tak luput dari beberapa  pasang mata  .

__ADS_1


Shaka berfikir ,ada hubungan apa antara pak deon dengan maminya ,kenapa raut wajah sang mami bisa berubah pucat seperti itu .


Kelaya yang melihat adegan tadi menahan amarah , apa yang sebenarnya lelaki itu inginkan dari sang kakak . Apakah belum puas sudah menyakitinya ďulu .


Sedangkan bintang , entahlah !


Ada banyak pertanyaan yang bersarang dibenaknya , sekedar untuk menanyakannya bintang sadar diri . Kepala sekolahnya itu adalah wanita dewasa yang permasalahannya belum bintang kuasai .


Bintang pergi meninggalkan tempat sekarang ia berdiri dengan tangan terkepal kuat menandakan dirinya marah dan cemburu ,mungkin ...


.


.


.


shaka masih terdiam di balkon kamarnya , rasa-rasanya memahami orang dewasa sungguh merepotkan . bagaimana bisa shaka memiliki sifat seperti ini bukankah belum waktunya .


jika anak seusianya mungkin sedang asyik bermain dengan teman sebaya nya , tidak berlaku untuk shaka .


shaka menyukai keramaian , tapi tidak untuk didalamnya . shaka menyukai sendiri .


Semua yang ada diotak shaka sekarang hanyalah tentang guru penggantinya tadi siang. Tak sengaja shaka juga memandang kearah kelaya , dan tatapan kelaya benar-benar tak bersahabat membuat shaka semakin bingung . apakah dugaannya benar !


sepertinya shaka harus menemui kelaya .


tok..


tok...


"masuk aja ".jawab kelaya dari dalam kamar


"aunty".panggil shaka


mendengar suara dari pria kecilnya , kelaya menutup laptop dan beralih menatap shaka .


"ada apa ?".tanya kelaya


"aku hanya ingin bertanya ".jawab shaka


"apa yang ingin kau tanyakan ?".tanya kelaya

__ADS_1


"siapa daddy ku ? dan apa hubungan mammi dengan pak deon ?".to the point shaka .


kelaya terdiam , jelas bingung harus menjawab seperti apa . ini yang kelaya takutkan , lambat laun pasti shaka mempertanyakan siapa ayah kandungnya .


__ADS_2