
"Mau apa lo kesini ?". Sinis elina
"Gue cari kaleya ". Jawab deon
"Buat apa ? Buat suruh gugurin? Kalo iya sorry . Lo mending pergi dari sini". Usir elina
Elina langsung menutup pintunya dengan keras sebelum mendengar alasan deon datang kesini .
Deon mengetok-ngetok pintu elina dengan keputusasaan .
"Elina ijinin gue ketemu sama kaleya !! Gue mau minta maaf elina . Gue salah .....".lirih deon diakhir kalimatnya
"Lo pikir dengan minta maaf ,dunia kaleya kembali seperti semula sebelum lo hancurin semuanya deon !!". Balas elina dari balik pintu
"Pergi !!". Usir elina
"Tapi gue mau tanggung jawab elina ".kata deon
Elina terkejut setelah mendengar ucapan deon ,apakah deon bersungguh-sungguh tentang ini .
Elina akhirnya membukakan pintunya untuk deon .
"Kaleya lagi tidur , kalo mau ngomong bangunin dia pelan dia sensitif . Gue tinggal dulu ". Kata elina kemudian meninggalkan2 insan itu . Memberikan ruang untuk menyelesaikan urusannya.
"Makasih el" .elina hanya mengangguk
Perlahan deon mendekati kaleya , melihat wajah polos gadisnya dengan teliti . Tidak ada yang berubah , kecuali lingkaran hitam disekitar matanya .
"Capek banget ya kal ".tangan deon terlulur mengusap surai kaleya lembut .
"Maafin gue ya , udah jadi cowok pecundang . Tapi tenang aja kal gue bakal tanggung jawab sama lo dan .." .deon menatap perut rata kaleya ."anak kita" .lanjutnya
"Maafin daddy ya sayang udah nyakitin kalian ".ucap deon didepan perut kaleya
Kaleya membuka matanya , kaget dengan sosok didepannya .
Apakah kaleya berhalusinasi ? Kenapa elina berubah menjadi deon .
"El ,kok lo jadi kak deon sih ... mata gue buta ya apa sliwer sih ". Kata kaleya
"Usstt,ini aku sayang ... deon ". Kata deon
Kaleya memegang pipi deon ,memastikan apakah deon yang didepannya ini benar-benar deon atau fatamorgana .
"Beneran?". Mencoba memastikan
Deon mengangguk ,mencium dahi kaleya lembut . Kaleya hafal bibir dingin dan lembut ini yang dari tadi malam ia rindukan .
"Kak deon " .kaleya langsung memeluk erat tubuh deon takut kehilangan atau ditinggalkan seperti kemarin .
"Iya kal ,ini gue ... maafin gue ya soal kemarin .. gue bodoh kan kal ... ". Kata deon
"Enggak kak ,kak deon nggak bodoh mungkin kemarin kak deon syok begitu juga denganku yang tiba² minta pertanggung jawaban tanpa memikirkan keadaan kak deon ". Kata kaleya lembut
"Maafin aku ya kal ,aku janji bakal tetep jadi bagian cerita hidup kamu , dan aku bakal tanggung jawab atas ini semua nya kal ". Kata deon sungguh².
"Kak deon yakin dengan keputusan kak deon ?".tanya kaleya memastikan
"Gue yakin kal ,gue akan buat kalian berdua bahagia dengan cara gue sendiri". Kata deon yakin dengan masih menatap kaleya
Kaleya tersenyum ,jujur saja hatinya seperti diterbangkan menembus beberapa langit . Menari bersama bintang dan di nyanyikan sebuah lagu membahagiakan .
"Ayo kita bilang ke keluarga lo kal . Gue udah siap menerima konsekuensi nya dari daddy". Ajak deon
"Tapi kak ,aku yang belum siap melihat mereka kecewa karena aku".kata kaleya
"Ini semua salah gue kal ,gue yang bakal tanggung semuanya " .kata deon .
Akhirnya kaleya menuruti apa kata deon , mereka keluar dari kosan elina . Disaat mereka keluar ternyata elina ada didepan sedang duduk dan merokok seperti biasa .
"El makasih ya lo udah jagain kaleya saat gue gak ada ". Kata deon
__ADS_1
"Hm . Bahkan kalo lo gak ada selamanya pun gue akan tetep ada disampingnya . Karena yang kaleya butuhin itu 'ada' dan 'support' bukan marah dan meninggalkan".ketus elina
Meski elina berkata sinis seperti ini ,deon sama sekali tak mempermasalahkannya karena deon juga sadar diri apa yang dirinya lakukan kemarin itu memang sepecundang itu.
"Udah el ,kak deon juga udah nyesel kok . Kamu jangan marahin kak deon lagi ya ,". Bujuk kaleya pada elina
"Semoga aja dia bener menyesal dan akan ada buat lo selalu . Awas aja kalau dia buat lo nangis lebih parah dari ini !! Gue sendiri yang bakal bawa lo pergi dari negara ini" .kata elina mengancam .
"Gue akan berusaha buat nebus semua kesalahan gue el . Gue janji ke lo".kata deon
"Kalo gitu gue ijin bawa kaleya ya buat ngomong sama mami daddy nya . Kalo gue boleh minta tolong .... apa lo bisa ikut kita ?".kata deon
"Gue?".elina menunjuk dirinya sendiri
"Ngapain ?? Gue itu orang luar yang gak ada hubungannya sama sekali sama masalah lo berdua !!masalah ini lo berdua yang ciptain ,jadi jangan seret orang lain untuk masuk kedalam masalah lo .... bukannya gue gak mau bantu kalian .. tapi gunanya gue ikut lo berdua itu apaan ? Sedangkan disana yang akan ngomong dan ditanya itu kalian berdua dan semua pertanyaan itu gue gak punya jawaban yang bisa ngebantu lo berdua . Jadi maaf gue gak bisa ikut lo ". Kata elina
"Ok gak papa . Kalo gitu kita pamit ya el . Sekali lagi makasih ".kata deon
Kaleya memeluk sahabat satu²nya itu , "makasih ya elina lo udah ada disaat gue butuh seseorang yang bisa ngertiin gue . Gue sayang lo el".kata kaleya
"Ck ,lo apaan dah kal ,lo mau bikin gue mewek ya ... maaf ya gue cuma bisa bantu segini doang . Tapi kalo lo butuh apa² dan ada apa² lo jangan sungkan ya bilang ke gue ".kata elina
Kaleya mengangguk dan akhirnya mereka berdua pergi dari hadapan elina ,selepas mereka pergi elina sudah tak kuasa menahan air mata yang sedari tadi ia tahan .
Elina masuk ke kamarnya ,membuka kulkas dan melihat bungkusan plastik yang tadi membuat dirinya harus berbohong .
"Hm ujungnya gue juga yang makan makanan lo kal .".ucap elina tersenyum dengan air mata yang maaih menetes .
🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Sekarang didepan pintu mewah berlapiskan perak asli kini deon dan kaleya sedang mengumpulkan pasokan oksigen dan keberanian untuk masuk . Dan menerima segala kemungkinan yang ada .
"Siap?".tanya deon
"Huh.... Siap".Jawab kaleya
.....
Semua keluarga besar kaleya sudah kaleya kumpulkan dduduk sejajar rapi dan dengan raut muka yang kebingungan . Berbagai pertanyaan ada dipikiran semua orang .
Deg ...
Jantung kaleya dan deon seakan berhenti berdetak kala mendengar suara baritton agreon yang tegas dan tajam seperti ini jarang sekali mereka dengar .
"Saya minta maaf, atas semua nya .... " .kata deon
"Saya siap menerima segala hukuman yang akan anda berikan kepada saya . Hanya kepada saya ... jangan libatkan kaleya dalam masalah yang saya buat".kata deon dengan tegas
Sebenarnya agreon adalah orang pertama yang tau jika putri sulungnya itu hamil . Karena waktu agreon mencoba membangunkan kaleya kemarin pagi agar tak terlambat ,agreon tak sengaja melihat tespack yang tergletak dibawah meja milik putrinya .
Tidak ingin berfikiran yang macam-macam agreon mencoba tenang dan menunggu apakah yang ada dipikirannya itu memang benar atau salah .
"Jelaskan dengan jelas deon ,mami gak ngerti arah pembicaraanmu ini".kata arabelle cemas
Deon menatap wanita parubaya yang masih cantik itu , wanita yang selalu mengkhawatirkannya , menyayanginya dan memperdulikannya layaknya seorang ibu kepada anaknya . Sunģguh deon tak kuasa melihat ekspresi kecewa dari arabelle.
"Mami,maafkan deon ... deon udah ngecewain kalian ".deon bersujud dikaki arabelle .
Arabelle yang melihat itu kaget dengan tindakan deon yang tiba-tiba .
"Deon . Berdiri dan duduklah ... sebenarnya apa yang terjadi deon . Jelaskan semuanya agar mami tau dan mengerti keadaan ini".jelas arabelle
"Maafin deon mi,dad ... deon udah bikin kaleya hamil". Kata deon
"APA !!!!".teriak arabelle
Plak ......
Plak ......
2 tamparan tepat mengenai pipi mulus deon ,tamparan yang tak pernah ia rasakan selama ini . Dan raut wajah itu yang tak pernah deon liat selama ini . Wanita yang biasanya memperlihatkan kelembutannya dan keibuannya kini hanya menampakan kesedihan dan kekecewaan nya . Dengan begitu jelas .
__ADS_1
Hal yang tak terduga arabelle lakukan . Setelah menapar deon cukup keras arabelle memeluk erat deon . Yah hitung-hitung saja tadi adalah luapan emosi dan kekecewaan arabelle pada deon .
"Saya kecewa deon , kamu saya percaya bisa menjaga putri saya . Tapi kamu malah membuat semuanya hancur deon ".kata arabelle dengan tangisan
"Mami".panggil kaleya
Arabelle beralih menatap putri sulungnya ,mendekati lalu mengangkat tangannya .
Kaleya siap jika harus mendapat tamparan seperti deon tadi ,dirinya memejamkan mata . Namun bukan tamparan yang ia dapat melainkan sebuat usapan lembut pada pipinya .
"Sayang , kenapa kamu bikin kami kecewa seperti ini hm?".tanya arabelle dengan air mata yang semakin deras membuat hati kaleya teriris
"Maafin leya mi , kaleya salah ... kaleya siap menerima semua hukuman dari kalian".kata kaleya
Mami gak tau harus gimana lagi ,semua sudah terlanjur gak ada yang bisa dirubah kecuali kalian menikah".kata arabelle
"Tunggu".kata agreon yang sedari tadi hanya memperhatikan sang istri
"Aku tidak yakin jika kau bisa membahagiakan putri ku dengan hanya bertanggung jawab atas apa yang kalian lakukan".kata agreon
"Jika aku tak merestui pernikahan kalian ,dan saya akan membawa putriku pergi dari sini apa yang akan kau lakukan deon".kembali agreon melontarkan pertanyaan yang diluar dugaan
"Saya mohon dad . Jangan pisahin kami ... biarkan saya menebus semuanya mempertanggungjawabkan semuanya ... saya berjanji akan berusaha membahagiakan kaleya dan bayi yang ada didalam perutnya .".kata deon
"Aku tidak yakin dengan mu deon ".kata agreon
"Biarkan saya yang membuktikan seiring berjalannya waktu , biarkan kami membentuk keluarga sendiri dengan upaya saya .... ".mohon deon pada agreon
Semua ucapan agreon adalah benar dan sungguh-sungguh , tidak pernah main-main dengan apa yang keluar dari mulutnya .
"Apa keluargamu menerima putriku ?".tanya agreon
Macam ditusuk belati ribuan kali ,hati deon kembali berkecamuk pikirannya memutar kembali memory tadi pagi saat dirinya memberitahukan masalah ini pada ibunya .
Apakah deon harus jujur jika sang mama tak merestui pernikahan ini ,apakah deon harus menutupi dari semua orang .
Terdiam cukup lama ,lamunan deon harus berakhir saat suara tegas dan berwibawa itu terdengar dan menyerang kembali ..
"Tidak ? ".kata agreon
"Sudah kuduga . Lebih baik putriku tak memiliki laki-laki sepertimu dan cucuku terlahir tanpa ayah sepertimu jika kau tak bisa meyakinkan keluargamu dan membuat keluargamu mencintai putri saya .".kata agreon sinis
"Tidak ... jangan katakan itu lagi saya mohon !!".teriak deon histeris
"Aku akan membuat semua keluargaku menciantai kaleya seperti keluarganya yang mencintainya" .kata deon jelas
"Buktikan" .kata agreon menusuk
"Baik".jawab mantap deon
"Jika kau tak bisa mebuktikan itu semua dan putri saya kembali kerumah ini dengan keadaan jauh dari kata baik . Sampai kapan pun tak akan kubiarkan kau bertemu dengan anak saya".ancam agreon
Baiklah mungkin ini jalan yang harus deon dan kaleya hadapi untuk kedepannya . Deon menatap kaleya dalam-dalam gadis itu ternyata masih menangis dipelukan sang mami .
"Saya akan menikahkan kalian malam ini . Bawa keluargamu menghadapku " .setelah mengucapkan itu agreon mendekat pada putrinya yang dari tadi terlihat takut kepadanya dan enggan menatapnya .
Deon berpamitan dan pulang untuk memberitahukan kabar ini ,ada sedikit ruang lega yang tercipta setelah respon yang diberikan oleh agreon jauh dari apa yang dibayangkan .
"Baby" .panggil agreon
Kaleya masih dengan posisi memeluk sang mami . Arabelle mengerti dengan maksud sang suami ,dan arabelle meninggalkan kaleya dan agreon diruang keluarga .
"Baby".panggilnya lagi
"Apa kau tak ingin melihat daddy lagi sayang".kali ini agreon dengan kalimat lembutnya
"Baiklah ,mungkin daddy bukan ayah yang baik buatmu ... kalau begitu daddy pergi dulu . Maafin daddy sayang telah gagal menjagamu dari segala hal".ucap agreon sedih ,melangkahkn kakinya meninggalkan kaleya sendiri
Namun langkah nya terhenti disaat jemari gadis nya menahan lengan kekarnya .
"Kaleya minta maaf daddy". Dengan suara sesenggukan
__ADS_1
agreon tak mau membuang waktu , dirinya memeluk kaleya erat mençiumi pucuk kepala gadisnya ini . Tak terasa jika dirinya sudah memiliki gadis sebesar ini ;dan bahkan akan dikaruniai cucu lebih cepat dari perkiraannya .
"Daddy juga minta maaf sayang . Daddy gagal menjagamu".kata agreon