
Aku masih memiliki cinta suci,aku masih memiliki ketulusan,tapi sayangnya aku tak mau membuka lembaran baru bersama yang lain....guman Dina dalam hatinya,,
Hasratku ingin mencintai dan dicintai tapi bukan dengan yang lain....Dina tersenyum dalam hayalannya,Kubuka lembaran baru hanya bersama cinta yang kubawa,,,,cinta dia yang disana....
Walapun aku hanya memiliki cintanya,tanpa orangnya,dunia ini serasa milikku,karena hidup harus memiliki cinta.
Apa kabar kamu An,bahagia selalu bersama dia,akupun tlah membuka lembaran baru bersama cintamu yang tlah ku bawa jauh pergi...
Lalu Dina beranjak kembali ke ruamg kerjanya,Iapun melanjutkan misinya,mencapai tujuan,tak lama kemudian pintu Dina di ketok...
toookkk.toookkk.tokkk...
"siapa?masuk"
securitypun masuk dengan membawa sebuah paket kiriman dari seseorang yang tak di kenal Dina,Dina menerimanya dan tak lupa mengucapkan trima kasihnya kepada security yang tlah mengantar paket itu,security menjawab dan sekaligus pamit kluar dari ruangan dina,
Dina melihat paketnya,,,
"To Dina" tapi anehnya nggak ada nama pengirimnya,,,Dina meletakkan bucket itu di atas menjanya,Dinapun melanjutkan kerjanya,,,
Dina tak pernah menghiraukan siapa pengirimnya,karena Dina tak ingin untuk membuka luka lamanya,,Dina kelihatan cuek,setelah jam kerja selesai,Dinapun bergerak..menuju tempat parkir,Dina masuki mobilnya lalu bergegas,walau banyak mata yang menatapnya,tapi Dina selalu cuek santai dan juga tak menggubrisnya,,
Dalam perjalanan pulang,Dina melihat ada beberapa buah kesukaannya,Iapun menepikan mobilnya di tepi jalan dan turun lalu.membeli semua buah kesukaannya,Dina juga membeli sayuran dan daging,,setelah berbelanja,Dinapun bergegas pulang,
Setibanya dirumah,terdengar suara suara yang tertawa,Dinapun turun dan mengambil barang belanjaannya,lalu masuk ke rumahnya,sesampainya di sdepan pintu,Dinapun kaget,ternyata saudara ibunya datang bersama keluarganya,menjenguk mamanya Dina yang akhir-akhir ini selalu sakit,
Dina menyapa semuanya dengan terdenyum,lalu Dina pamit menuju ruang tengah serta ke kamarnya untuk berganti pakaian,setelah lima menit kemudian,Dina langsung pergi dan berkumpul bersama keluarganya di ruang keluarga,Pamannya Dona menanyakan kabar Dina,Dinapun menjawabnya "kabar Dina baik om"pamannya tinggal di desa,sebuah desa kecil,jauh daro kota,namun kehidupan keluarga pamannya sangat makmur, pamannya memiliki banyak sawah dan perkebunan,banyak karyawannya,Seminggu paman dan keluarga Dina bersama mereka,saatnya mereka akan pulang,Dina ingin ikut bersama mereka,ingin menghirup udara pedesaan,yang bersih dan sejuk,tapi Dina belum libur,akhirnya Dina tak sempatkan dirinya bersama keluarga Pamannya,
__ADS_1
Semakin hari,kesehatan ibunya semakin parah,ibunyapun dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan selanjutnya dari tim medis,Dina melihat mamanya yang lemas,tak berdaya,Dina merasa sedih,karena mamanya adalah seorang ibu yang mengerti semua perasaan putrinya,ibunya juga sebagai teman curhatnya,
Hati Dina berdegup kencang,Dina merasakan keanehan pada kondisi ibunya,Dinapun berteriak memanggil Dokter,Dinaenangis,membayang apa yang akan terjadi,Dina berteriak hisrteris,Ibunya koma,dalam kondisi yang sama ,papa Dina tidak bisa berbuat apa-apa karena usianya yang sudah tua,Dina kebingungan,tiba tiba muncul sseorang di depan Dina,Dina menatapnya,ternyata dia adalah seorang Dokter muda yang tampan,Dokter itu pun mengangkat Dina memeluknya,dan berkata,jngan takut nona,aku akan membantumu,ibu sedang koma,tapi kita yakinkan hati kita supaya bisa menyelamatkan ibumu,
Dina menghapus air matanya,lalu terdiam dan mengikuti apa yang diminta dokter padanya,dokterpun masuk ke ruangan mamanya Dina,langsung mengambil tindakannya,menjalankan tugasnya sebagai seorang dokter,akhirnya ibu Dina berhasil diselamatkan,saking senangnya Dina langsung meloncat dan memeluk dokter itu,dan mengucapkan terima kasih pada dokter itu,
Hari menjelang malam,Dinapun masih tetap berada disana,menjaga ibunya seorang diri,kemudian dokter itu datang,,ia melihat Dina sendirian ia bertanya pada Dina ,,
"Lho,ko kamu sendirian ya? nggak ada yang nemanin?papa kamu ke mana,saudara saudara kamu ke mana?
Dina menjawab,maaf dok,,papa sudah tua,nggak bisa nemanin aku jagain mama,,saudara ku nggak ada dok,aku anak tunggal,putri satu satuna mama dan papa,kemudian dokter itu mengangguk..lalu balik bertanya lagi..o..ya..maaf boleh tau nama kamu siapa?
ooo..iya dok...nama saya Dina dok...
iya,nama aku Rizal,dokter Rizal,panggil aja Rizal...makasih dok...sama sama Dina...
Dina?kamu harus makan biar tetap kuat dan bisa jagain mama kamu,boleh ya?nanti urusan mama kamu aku titpkan pada perawat ya?..Dina diam sejenak,,dan tiba-tiba Dina mengangguk,karena perut Dina sudah keroncong...
Dokter Rizal dan Dinapun bergegas menuju mobil ..Dinapun mSuk dalam mobil,dokter itu menyetir mobilnya sambil menatap Dina,,cantik juga ya si Dina?gumamnya dalam hati,,
ternyata dokter itu mengharapkan cinta Dina,,
Dina kelihatan cuek,tak memperdulikan apa yang ada dalam benak dokter itu,sesampainya di restoran,Dokter membuka pintu dan Dinapun turun lalu mereka beranjak masuk ke dalam untuk makan,
Dokter itu langsung memegang tangan Dina,Dina bagai berada dalam salju,,seluruh tubuhnya Dingin,
dokter itu berkata maafkan saya Dina ,,,aku tak bermaksud apa apa,,,
__ADS_1
iya dok..ngga apa apa,keduanya pun menikmati makanan pesanan mereka sesuai pesanan mereka,Dina makan tak berkata,begitu pula dokter itu,,setelah makan Dina ingin membayarnya tapi dokter itu tak mau..Din,,aku yang membayarnya,,,iya dok makasih dok...kemudian merekapun beranjak.meninggalkan tempat itu kembali ke rumah sakit,setibanya di sana mamanya Dina sudah siuman,Dina dan Dokter Rizal cepat - cepat masuk menemui mamanya ,,
Dokter menyapa mamanya Dina?Hallo bu,udah baikan,rasanya gimana bu,
ibunya Dina menjawab syukurlah Dok,aku udah enakkan,mama Dina lalu menatap putri dan bertanya
Din,,kemana tadi kamut Din,mama memanggil manggil kamu nak,
Doktr pun menjawab,,Maaf ya bu,,aku mengajak Dina makan bersama bu..
ibunya menatap Dina,Dokter Rizal menjawab..
Bu,aku dokter yang menangani bu,,dan juga sebagai calon menantu ibu...
Dinapun kaget dan melihat ibunya,ibunya menatap putrinya,tapi Dinaenggelengkan kepalanya,ibunya bertanya pada dokter itu,dok jngan bercanda dok,
dokterpun meyakinkan Dina dan putrinya,Aku serius bu Aku mencintai putri ibu,awal aku melihatnya,aku jatuh cinta pada putri ibu,
Dina tak menjawab,,,Dina hanya Diam,,,Dina kembali mengingat sosok Andre,Dina bingung,apakah Dina harus menerima takdir?Dina bergumam dalam hatinya,,An,,,aku membuka lembaran baru bersama cintamu yang kubawa pergi,,ijinkan aku An,,,ketulusan akan meluluhkan semuanya,An,,aku masih ingat ucaoan kamu,,,Tuhan akan memberikan pendamping yang memiliki cinta,,,air mata Dinaenetes, dan Dinapun berbalik ingin melangkahkan kakinya keluar dari tempat itu,
Namun Dokter Rizal langsung memegang tangannya,Dina,,berikan aku kesempatan Din,Dina tak menjawab,Dina hanya terdiam,,An,,dimana kamu,aku ingin kamu hadir saat ini,
Dina menatap dokter itu dan berkata,,,,,Aku,,,tak,,,
sampai disini dulu ya?part 10..lihat selengkapnya di part berikutnya,,
by
__ADS_1
nov