KASIH SAYANG YANG TAK TERBALAS

KASIH SAYANG YANG TAK TERBALAS
Part 34.Kaulah CintaKu


__ADS_3

Lani pun berteriak dengan sekerasnya, hingga urat lehernyapun nampak,Hen yang melihat sikap Lani itu terkekeh, Lan.. Lan.. sedang apa kamu? ujar Hen...


Hmmmm... tidak? aku nggak ngapa-ngapain ko'Lani kelihatannya malu dengan sikapnya sendiri.. Oh, Kamu Hen, ternyata dari tadi kamu memerhatiin aku ya, Henpun menjawab iya, permaisuriku, sambil tersenyum. Lanipun memegang lengan Hen dengan erat lalu bertanya pada Hen...


"Hen, aku mau kamu selalu ada untuk ku Hen, aku mau kamu selalu perhatian padaku, aku butuh kasih sayang, aku hanya membutuhkan cinta yang suci, aku tak butuh harta Hen... cinta sucikubyang dulu mekar bagaikan bunga matahari di pagi hari. yang pecah dan kembang dengan warna kekuningannya yang manis, tapi akhirnya iapun layu, bahkan kering, akhirnya mati,, itulah ibarat hatiku Hen... aku minta padamu Hen, jangan pernah kamu mengabaikanku,, hati ku tak snaggup terluka lagi Hen, Lani yang berkicau bagaikan burung beo yang terus bercicit tak karuan... tanpa ia sadari Hen yang mendongakkan lehernya sambil menatap wajahnya yang lucu dan cantik,,,


Hmmmmmmm... Angin... dengarlah suara hatiku ini..teriak Hen, aku akan tetap mencintaimu, aku selalu ada untukmu, dan aku akan bersamamu sampai kapanpun, walaupun badai datang, namun cintaku takkan pernah hilang,,, angin katakan pada dia bidadariku...katakanlah, Kaulah cinta sejati...


Tanpa rasa malu, Lanipun berlari dan memeluk Hen kekasihnya, iapun mencium kening Hen,, Henpun memeluk erat sang bidadarikua dan mengelus-elus rambut hitamnya itu,


Tak lama kemudian, Lani melihat pandangan yang smaar-samar di depan mereka,ia tak menyangka, Tony sedang duduk termenung,


"Hen"apa kamu lihat sesuatu? Tidak.. aku tak. melihat sesuatu. lalu Lanipun menarik Hen dan menunjukkan padanya, ternyata dia adalah Tony Lan... lalu Hen mengajak Lani ke dalam mobil...


Lan, ayo masuk mobil Lan.. iya iya sahut Lani... merekapun bergegas mendekat ke arah Tony... sesampainya di depan Tony. Henpun menghentikan mobilnya lalu menyapa Tony.. "hai"Tony..apa kabarnya Ton... Tonypun sadar dari bengongnya, lalu menatap ke arah datangnya suara itu,


Apa? Hen? sejak kapan dia ada disini! ujar Tony dalam hatinya, Lalu iapun bangkit dan berjalan ke arah Hen,


"hai bro"apa kabar, aku sehat Hen, Tonypun memegang bahu sahabatnya itu, Apa? Tony dan Hen adalah sahabat? mereka bersahabat? Lani terheran-heran mendengar pembicaraan mereka, Lanipun tak menunjukkan wajahnya, Tonypun tak menyangka, kalau wanita yang pernah ia sakiti dan khianati saat ini bersama sahabatnya Hen,

__ADS_1


Eh... ngomong-ngomong, kamu udah merit ya, sambil tertawa Hen menatap Tony... lalu berkata, aku belum merit Ton, aku masih mencari belahan jiwaku Ton... lalu mereka berdua tertawa terbahak-bahak... sedangkan Lani yang dari tadi memendam rasa empunya, tak bersuara, ia diam tak mengeluarkan suaranya, iapun tak mau melihat wajah Tony.. Lani menutupi wajahnya dengan jacketnya lalu menyandarkan kepalanya di kursi mobil... Hen yang lagi asyik dwngan Tony tak menghiraukan kehadiran Lani... akhirnya Lanipun bertanya pada Hen...


Sayang,!!? sampai kapan kita terus disini? Tony yang mendengar suara itu.. iapun langsung bertanya pada Hen, Hen kamu sama siapa? ko'suaranya nggak asing untukku Hen,


Oo... iya.. aku lupa memperkenalkannya Ton.. maaf ya? Lalu Hen pun bilang ke sahabatnya Tony... aku bersama calon istriku, dia adalah cintaku, dialah yang mencintaiku, Lalu Hen menyuruh Lani untuk menyapa sahabatnya Tony....


Lani yang dengan emosi, sakit hatinya, dadanya terasa panas tak tahan melihat wajah Tony yang memberi luka hatinya, pria yang tega menyakitinya, lalu dengan hati yang panas Lanipun mengulurkan tangannya dengan menutupi wajahnya, disaat tangannya memegang tangan Tony iapun melepaskan jacketnya dari wajahnya..


"Lani....? kamu, kamu berapa dia?


"iya, aku bersamanya, kamu kaget! ko'mukamu memerah Ton? ada apa? kenapa istri kamu? Tonypun melepaskan tangan Lani dengan perlahan sambil menatap mata Lani yang basah, Lanipun berbalik ke arah Hen yang bingung dengan Lani dan Tony, Hen pun terpaku,


Henpun mengangguk...


Dengan mata yang basah, derai air mata yang terus mengalir, Lanipun berkata, Ton.. maafkan aku, aku bersmaanya sekarang,aku akan selalu bersamanya, aku takkan pernah mendustainya, aku takkan pernah mengkhianati cinta sucinya, aku akan tetap menjaganya, kamu taukan Ton... bertahun-tahun kita hidup bersama, aku selalu setia padamu, aku selalu menantimu kemana kamu pergi, dan aku Lani yang tlah membalut luka hatimu, tapi betapa teganya kau Ton, kau memberikan Luka itu padaku tanpa berpikir Ton...


Sekarang aku bersamanya dan akan selalu bersama dia, aku bertema kasih padamu Ton,,, saat ini kau tlah melihatmu dengannya, kau tlah mengantarkan langkah kaki untuk bersamanya, aku tau Ton, cinta yang suci takkan pernah tergoda walaupun dinodai Ton.. ingat itu, dan kesucian cinta itu akan mendapatkan ketulusan hati... dan saat ini aku tlah mendapatkan hatinitu, ketulusan itu, yaitu dia yang bersamaku sarang,,, aku mau bilang satu hal sama kamu Ton, jangan pernah kamu salahkan aku, dan janganlah pernah kamu menyesalinya, karna cinta suci itu takkan pernah kau dapatkan lagi Ton.. sepanjang hidupmu,, Lani yang sangat kesal melihat wajah Tony semakin mengiceh tak hentinya,,, akhirnya iapun memeluk erat Hen dan berkata, Hen, dia sahabat kamu? dia, dialah yang menghancurkanku, Lani. menagis dalam dekapan Hen,, Hen memeluk erat Lani... Hen pun berusaha menenangkan Lani... Maafkan ku sayang, maafkan aku, aku tak menyangka dia sahabatku adalah yang membuat hidupmu penuh kenangan air mata, aku berjanji padamu Lan. dihadapkan Tony sahabatku, aku takkan membiarkannya menangis lagi. menangis karna kecewa dan menyesali yang tlah terjadi, Hen mengecup kening Lani,,, sambil memeluk eratnya,,, Tony yang melihat semuanya itu, Tonypun berteriak.. Maafkan aku Lan.. aku khilaf Lan.. seandainya kamu bisa maafkan aku, aku akan memelukmu, Lanipun menyambar ucapan Tony bagaikan petir yang menggema, Ton.. sudah terlmbat, dan apa yang tlah kamu lakukan itu takkan pernah ada maaf buat kamu Ton... aku takkan bisa kembali bersamamu, aku yang tlah membuatmu kembali ceria, tapi ternyata kamu memberikan airmata pdaku Ton.. tega kamu Ton,, aku takkan pernah melupakan semuanya ini Ton, aku berharap semoga kamu bahagia bersama dia yang selalu menantimu Ton, Dia yang terbaik untukmu, Dia yang setia menemani hari-harimu,


Kemudian Lanipun meminta Hen untuk meninggalkan tempat itu, Akhirnya sedan hitam itu pun meninggalkan tempat itu tanpa bekas, Tonypun berteriak memanggil Lqni....

__ADS_1


Lani.... Lani.... Lan..Lani yang mendengar teriakan Tony membuat hatinya sangat terluka, Ton... apa yang kau berikan untukku, dan akhirnya kau terluka lagi Ton.. maafkan aku,,


Hen hanymenatap Lani dengan tenang dan tak berbicara, ia snagat memahami perasaan Lani...


Lan... dengarkan aku sayang, sampai kapanpun aku takkan menyakitimu, aku akan selalu bersamamu sayang...


Hen makasih ya? kamu selalu bersamaku, maaf aku selalu membuatmu tak nyaman,


LAN.... HEN MENUTUP MULUT LANI.. LAn.. apa yang kamu ucapkan itu salah...aku tak mau mendengar kata-katamu lagi....


Maafkan aku Hen ucap Lani....


Akhirnya... mereka...


sampai disini ya Part 34,,tunggu ya lanjutannya di Part 35...


by


nov

__ADS_1


.


__ADS_2