
Tonypun menatap Sinta dengan lesu, Sinta tak sanggup menatap mata Tony, Tonypun nekad membawa Sinta pergi namun disisi lain Sinta adalah istrinya Reyhan. Akhirnya Tonypun berkata pada Sinta, Sin.... aku tak bisa membawamu pergi, aku tak sanggup melihat air matamu mengalir, aku sangat mencintaimu sampai detik ini Sin... aku sangat mengharapkan cintamu kembali hadir dalam hidupku, tapi disaat kamu datang hanya membuat luka dan membuka lembaran yang menggoreskan kenangan. Apa kamu tak tau Sin.. disaat kitaasih bersama, apa kamu tak tau betapa aku mencintaimu Sinta....? semudah itu kamu menyerah dan pergi bersamanya Sinta, sedangkan aku selalu bersabar menunggumu kembali, perasaanku hancur Sinta,,, kamu setega itu Sinta... hari ini aku takkan membawamu pergi, kamu kembalilah padanya Sinta, Reyhan suami kamu, aku tak bisa berbuat apa-apa Sinta,,, aku tak bis menerima cintamu lagi, Sintapun melihat Tony dengan deraian air mata, Sint amemeluk erat Tony dan menangis, Tony,, aku sangat tersiksa Ton, aku tak mencintainya,,, hatiku sakit saat bersamanya, Ton aku mohon Ton,,, Tonypun memegang tangan Sinta lalu berkata, Sin,, bathin kamu terluka karena kamu yang melukainya, kmu tersiksa karna kamu yang melakukannya, aku disini tersiksa karna kamu, apa rasanya hati kmau Sin... disaat kmau merindukan seseorang dan dia kbali saat tlah berdua... Sakit Sinta,, kecewa dan putus asa Sinta,, tapi aku tetap bwrtahan karna aku laki-laki,kebahagiaan kamu ada di tangan kamu Sinta, kamu tak bisa lari dari kenyataan hidup kamu yang sekarang Sinta... Aku masih sayang dan cinta sama kamu, tapi cinta dan kasih sayangku hanya sebatas sahabat Sinta.. kita adalah sahabat Sinta...
Sinta berlari dan pergi meninggalkan Tony.. betapa perihnya hatinya saat mendengar kata-kata Tony... Sintapun berteriak Ton... aku sayang kamu... aku cinta kamu Ton.... Tak lama kemudian Reyhan tiba dan berada di samping Sinta, Reyhan mendengar teriakan Sinta, lalu Reyhan menarik tangan Sinta dan memasuki Mobilnya lalu membawa Sinta pergi, Reyhan sangat marah saat mendengar semua ucapan Sinta, Reyhan pun bertanya pada Sinta, Sinta! siapa dia! kamu bilang Tony adalah teman kamu, tapi apa yang sudah kamu lakukan tadi Sinta! Reyhan tak bisa menahan amarahnya lalu menampar Sinta...plaaak.. plak.. plaaak...
Kamu sudah menghancurkan ku Sinta, sejak awal aku mengenali kamu aku yakin kamu adalah wanita yang sangat mencintaiku, Sinta jawab aku Sinta... Tony adalah mantan kamu kan! Sinta mengangguk... Reyhan pun semakin memanas,, Mobilnya dilajukan dengan sangat kencang,, tiba-tiba Reyhan melihat spion mobilnya, ternyata Tony mengikuti mereka dari belakang, lalu Reyhan semakin menggoda menginjak pedal gas Mobilnya... Tonypun merasa kuatir.. iapun melajukan Mobilnya dengan kencang lalu menyalib mobil Reyhan dan parkir tepat di depan mobil Reyhan...
Tonypun turun dari mobilnya dan Reyhan pun turun dari mobilnya lalu menuju arah Tony... Tony... apa yang kamu lakukan... lalu Reyhan membuka pintu mobil dan menggenggam. tangan Sinta dan. menariknya keluar dari mobil.Ton..siapa dia! Lalu Tony menjawab dengan sangat santai,Dia Sinta istri kamu,, mata Sinta terbelalak mendengar ucapan Tony,
Reyhanpun merasa marah iapun bertanya pada Sinta,, Sinta siapa dia! Sinta menjawab Dia adalah temanku, lalu Reyhanpun berkata,, Teman tapi kamu berteriak masih mencintainya... Lalu Tonypun berkata pada Reyhan,,,
Rey.. dia adalah mantan kekasihku,, aku sangat mencintainya,, aku masih sangat menyayanginya, aku masih mengharapkan cintanya,,, aku disini Karna merindukannya,
__ADS_1
tapi saat dia kembali dia sudah bersamamu Rey,, bawa Sinta bersamamu,, Reyhan menampar Sinta...plaakk... Sintapun menangis,,, Rey merasa dibohongi oleh istrinya, Rey sangat marah,,,, Sinta, kmu tau aku sangat mencintai kamu selama ini, tapi kamu tak pernah mengerti perasaanku Sinta, kamu bersikap cuek padaku, tapi aku selalu sabar dalam menerima semua itu, karna aku mencintaimu,, Skrang jawab aku Sinta,,, Apa kamu mencintaiku? Lihatlah mataku Sinta.. ucap Rey... Sinta mengangkat kepalanya dan menatap wajah Rey yang sangat seram,,, Sinta Jawab aku Sinta...
Di sisi lain Tonypun menatap Sinta dengan haru, ia melihat Sinta yang dilema, Tonypun berkata... Sinta, saat ini kamu dengarkan aku, aku tak mencintaimu, aku benci padamu, aku takkan pernah menemuimu lagi,
Sinta kaget, dan menangis... lalu berlari menuju ke arah Tony.. tapi Rey menahannya,, Lalu Sintapun mengusap air matanya, lalu berkata pada Reyhan dan Tony...
Tony.. aku tau apa yang kamu katakan, aku sangat memahami pribadimu,, aku akan menjawab semuanya,, Disini,, aku Sinta tidak mencintaimu sedikitpun Tony.. aku tak pernah ada rasa cinta untukmu, akupun takkan pernah menemuimu sampai kapanpun, Sinta berlari ke arah Reyhan dan memeluk Reyhan sambil menangis dan berkata, Rey aku mencintaimu, bawa aku pergi bersamamu, Lalu Reyhanpun memeluk erat Sinta dan mengecup keningnya, lalu membawa Sinta pergi,,, Tony sangat terpukul, perasaannya sangat kacau, ia terpaksa mengucapkan semua kalimat itu yang menyakiti hati Sinta agar Sintapun tak terluka... Sinta maafkan aku, aku melakukan semua itu demi kebahagiaanmu... aku melakukannya karna aku mencintaimu, pergilah bersamanya, bahagialah bersamanya,disini aku selalu menunggu cintamu,, Kemudian Tony memasuki Mobilnya dan berlari ke arah jalan,, iapun kembali ke rumahnya,, setibanya disana,, Tony pun mandi dan langsung pergi lagi... menuju ke taman,, ia menikmati secangkir kopi sambil membaca koran,, Tony selalu menyibukkan dirinya.. ia ingin mengubur semua kisahnya dalam-dalam, ia ingin melupakan semuanya,,, Tony pun mengambil selembar kertas dan bulpennya,lalu menggambar sebuah wajah, wajah yang imut dan lugu,, wajah yang belum pernah ia temui,, di saat Tony menggambar,Tonypun membayangkan wajah Yang pernah membuatnya hancur,, lalu Tonypun merubah gambarnya,, Iapun menggambar seekor burung merpati yang sedang terbang,,, terbang tinggi nan jauh dipandang,,, samar-samar ketika dipandang, setelah ia menggambar iapun menuliskan goresan demi goresan pada lukisan itu,
"Terbanglah, jauh Disana setinggi mungkin, biarlah tak dapat kugapai"
"Pergilah sejauh mungkin"
__ADS_1
Setelah menulis, Tonypun menempelkan pada tembok di tamannya, ia ingin membacanya setiap saat ia berada di tamannya,, Tony ingin melupakan Sinta untuk selamanya....
Di suatu sore, Tony sedang berolahraga, Tony melihat sepasang burung yang terbang bersama, di langit biru, Tonypun beristirahat lalu menatap langit biru dan melihat dua ekor burung yang beterbangan kian kemari bersama-sama,
Tonypun berkhayal, Sinta,, burung-burung ini bagaikan cinta kita dulu Sinta, yang selalu bersama, seiring, aku tak tau Sinta, sampai kapan aku bisa melupakanmu, aku tak tau kapan hati ini bisa mengubur namamu, Andai saat ini kita masih bersama,, kita adalah sepasang burung yang terbang selalu bersama, kebahagiaanmu adalah kebahagiaanku juga, walau kamu sudah menjadi miliknya,namun aku disini tetap mengharapkan cintamu,, walau hampa,aku sangat menyayangimu Sinta, aku takkan pernah melupakannmu, Hati yang luka takkan pernah hilang, hati yang hancur takkan pernah utuh, cinta yang suci takkan bis atergantikan...
Sinta.. apa kabarnya kamu disana?
Sinta,, aku sangat,,,,
Sampai disini dulu ya? Part 25,lihat lanjutannta dipart berikutnya
__ADS_1
by
nov