KASIH SAYANG YANG TAK TERBALAS

KASIH SAYANG YANG TAK TERBALAS
Part 13 Kau hadir Bagi Ku


__ADS_3

Dalam beberapa kemudian,sesuai permintaan Istrinya Rizal,Rizalpun meminta Ibunya tinggal bersama mereka,Ibu Naina,ibunya terdiam memikirkan permintaannya putranya,Namun tak ingin membuat kecewa putranya Ibu Naina menyetujui permintaan putranya,


Lalu Rizal mengabari Dina kabar gembira ini,


Din,,,Ibu menyetujui permintaanku Din,Ibu akan tinggal bersama kita,


Syukurlah Mas,sahut Dina,Aku merasa bahagia mas,akhirnya ibu akan tinggal bersama kita,


Beberapa hari kemudian,Ibu Naina diantar putranya dan suaminya Pak Oca ke rumahnya Rizal,setibanya disana,mereka disambut gembira oleh Rizal dan Dina,Dina menyambut mertuanya dengan senang hati,akhirnya aku mendapatkan seorang ibu,ujarnya dalam benaknya....


Kemudian Dina mengantarkan ibu mertuanya ke kamar yang telah disiapkan oleh Dina untuk ibu mertianya,,,


Sesampainya di kamar ibu Naina mertuanta,Dina mengatakan,Bu,oni kamar ibu,kalau ibu merasa tidak nyaman,bilang sama Dina ya?biar Dina mengurusnya ya bu?Klau ibu membutuhkan bantuan Dina,Dina siap ya bu?Dina seeasa terbang karena kini ia tak sendirian,Dina sudah mendapat ssosk seorang ibu yang penuh kasih sayang,Tiba tina Dina teringat pada Ibunya,Dina pun membisu,lalu melamun dan membayangkan seandainya kamu ku hadi bagi ku di saat ini,aku sangat bahagia bu,Namun kini aku berjalan sendiri tanpamu,,,,tapi kininaku bersama mertuaku bu,aku yakin kau hadir bagiku...


Lalu Dinapun tersenyum...


Tak lama kemudian Dina mengajak ibu mertuanya untuk santap bersama,Dina sudah mempersiapkan semua kesukaaan Mertuanya,Suasana malam itu sangat membuat hati Dina melayang layang,Dina bahagia dwngan kehaditran mertuanyaErtuanya ibu Naina dan Pak Oca juga saangat sayang pada Dina,sangat peduli Kehadiran Dina ditengah keluarga mereka,,,


Keesokan paginya Pak Oca dan putra nya kembali ke rumah mereka,mobil pun melaju dengan perlahan pergi dari halaman rumah Anaknya,Dinapun melambaikan tangan dan Sambil berkata


"Hati- hati di jalan ya Pak?"


Pak Oca tersenyum pada menantunya,


Hari silih berganti Dina bersama suami dan mertuanya selalu akur,Dina sangatenyayangi mertuanya,


Namun Din atak menyangka,Ibu mertuanya sangat tidak menginginkannya,Mertuanya selalu memberikan senyuman yang membuat rasa hati Dina tak sanggupenerimanya,Setiap pagi Dina akan berangkat,Namun sebelum berangkat Dina masih menyempatkan waktu untuk menyiapkan sarapan,setelah itu barulah Di a berangkat.


Sedangkan Rizal suaminya selalu berangkat awal,Suatu hari Ibu Dina bertanya pada Dina,Dina,,,apa kamu sangat bahagia menikah dengan putraku Rizal,,Dina menjawab mertuanya dengan penuh ketulusan,Iya bu,tapi ibu Dina mbalasnya dengan senyum sinis,


Sebulan kemudian keberadaan mertuanya Dina di rumah mereka,Dina bagaikan hidup dalam penjara,tak ada yang dapat ia rasakan selain omelan dari mertuanya,Dina selalu disalahkan,Dina selalu dipojokkan Namun Dina tetap bersabar dan bertahan,Dina tak pernah mengadu pada suaminya tentang perlakuan ibunya,Dina selalu posetif tingking dalam menyikapi mertuanya,sampai- sampai membuat mertuanya naik pitam.


Dina,,,Dina,,teriak mertuanya sambil berkata,apakh kamu nggak bisa melakukan tugas mu sebagai seorang istri?!Apa kamu tidak bisa membersihkan rumah?Dian yang sedang mempersiapkan dirinya hendak ke kantorpun kaget mendengar semua omelan ibu mertuanya bu Naina,Dinapun menghampiri mertuanya,sambil bertanya,,,ya bu,,,,ada apa bu,,,,


Saat ibu mertua melihat wajah Dina langsung memarahinya,apa kamu tidak punya tanggung jawab dalam rumah mu sebagia seorang istri?Dina terlihat bingung,Dina pun bertanya,,Maksud ibu apa bu Dina nggak ngerti,,,

__ADS_1


Ibu mertuanya pun meledak ledak amarahnya,Din...kamu bisa ngepel nggak,apa kamu sebagi istri hanya memikirkan kerjaan kamu dan nggak bisa mengurus rumah tangga kamu,,,


Dinapun tak marah Dina hanya memberi senyuman buat mertuanya sambil berkata,,


Bu...nanti akan Dina bereskan ya?setelah pulang kerja Bu,,,maafkan Dina ya Bu,kalau Dina salah,,,Dina adalah sosok wanita yang sangat penuh cinta,,dan ketulusan serta Dinapun selalu tak memperdulikan dirinya yang harus di omelin,Dina tetap tegar,,,Akhirnya Dinapun pamit pada mertuanya dan bergegas ke tempat tugasnya.


Ditengah perjalanan, Dina selalu memikirkan semua kejadian yang terjadi,mertuanya yang selalu mencari kesalahannya,Dinapun menarik napasnya,Dinapun sudah berada di dwpan kantornya,Din masuk ke ruangannya dan melanjutkan pekerjaannya,,,Tiba-tiba handphonnya berdering....Driinnng....driiinnngg...


Dina mengerutkan dahinya sambil menengok ke arah handphonennya yang diletakkan di atas mejanya,Ia melihat merrtuanya yang menelpon, lalu Dinapun mengangkat telponnya,


sebelum memberi salam mertuanya Dinapun dimarahi mertuanya...


Din,,apa kamu tidak masak hari ini?Ibu sudah lapar,,,Apa yang harus ibu makan Din,,,tak ada makanan di meja,,,sambil marah-marah,


Dinapun menjawab Ya bu,maafkan Dina ya,sebentar lagi makanannya diantar bu,Dina pesan dulu ya bu?Dinapun kaget dwngan kata-kata mertuanya...


Dina....kamu memesan makanan?kamu hanya ingin menghabiskan uang anak ku?Apa kamu tidak bisa memasak?


Din amenjawab...Bu.bukan Dina tak bisa melakukan semuanya bu,tapi Dina masih kerja Bu,,,Dinapun merasa kesal,Dina lalu memberitahu pada suaminya Rizal,,, tapi tak ada respon dari suaminya,semwnjak kehadiran mertuanya,,Rizalpun berubah,,perhatiannyapun tak sepwrti dulu,Rizal yang dulu tenang 'sekarang berubah,Dona merasa aneh dengan sikap suaminya Rizak...Apapun yang dibicarakan Dinapun tak pernah dihiraukan oleh Dina,,


Mas,,aku sangat mencintai ibumu,aku sangat menyayanginya mas,aku baghagia ibu bersama kita mas,


ko' kamu ngomong nya ngelantur mas,,,


Rizalpun semakin tak mau mendengar apa yang dikatakan Dina,


Udah Din,,,sudahilah dramamu di depanku Din,aku tau apa yang kamu lakukan....


Dinapun semakin bingung,Dina hanya terdiam,,ia tak ingin ada pertengkaran di tengah mereka,Dina menatap suaminya dan mertuanya,Mas,apa yang mas katakan itu berdasarkan ketidakpastian mas,ucapan mas hanya membuat mas terluka mas,


Sedangkan mertuanya pun terus berkara,,Udah Din....jangan menyangkali semuanya Din Akuilah semuanya Din,,mas Rizal suami Dina pun semakin marah,,,,


Akhirnya Dina hanya ingin membuat suasana nyaman,Dinapun berkata,,,


Mas...maafkan aku...semua ucapanmu benar...maafkan aku, taku salah mas...

__ADS_1


Ibu..maafkan Dina bu,,,Dina salah bu,,Dina sangat mencintai ibu,,,Dina yakin...Ibu hadir untuk Dina,,,


dengan senyum sinis ibu Dinapun pergi meninggalkan Rizal dan Dina,


setelah itu Dinapun beranjak pergi meninggalkan suaminya,Dina sangat kesal dengan semua yang dilakukan mertuanya padanya,Dina juga sangat kesal dwngan Rizal....


...Akhirnya di suatu pagi,Dina bangun tepat pukul 05.00,Dina membereskan rumah dan mempersiapkan sarapan pagi untuk suaminya dan mertuanya ....


Setelah sarapan pagi suaminya pun pamit pada ibunya dan berangkat.Rizal nampaknya sangat kecewa dengan istrinya,iapun pergi tak pamitan sama istrinya,Dinapun menatapnya dengan penuh kekesalan...


dalam hati kecil Dina,ia sangat hancur,dengan semua ini,Mas,,seandainya kamu tau kebenarannya,pasti kamu tidak akan pernah melakukan ini padaku...


Dinapun mengambil keputusan,Dina ingin menenangkan dirinya,Dina ingin pergi ke rumah orang tuanya,Dinapun bersiap-siap,,,setelah Dina bersiap,Dina mengambil selembar kertas dan fulpennya,Dina menulis pesan pada suaminya,


"Mas,,,maafkan aku mas,aku sangat mencintai kamu,aku sanga meyayangimu dengan ketulusan hatiku,begitu pula pada ibu mas,apa yang ada dalam benakku kamu tak mengetahuinya mas,,Semua tuduhan itu aku menerimanya dengan iklas mas,,,


Maafkan aku mas,aku pergi tanpa pamit,aku lakukan semua ini demi kebahagiaan kamu dan ibu mas,aku pergi untuk mennangkan dirimu mas,


Apapun anggapan kamu aku tau aku sangat mencintaimu mas....


Dinapun meletakkan surat itu di meja kecilnya,lalu Dina bergegas pergi meninggalkan rumahnya,,Dina sangat kesal,,,Dina pergi dengan deraia air mata,,Dinapun menangis sambil berkata,,,Ibu,,,kau hadi untukku,,tapi apa yang kau lkukan bu,,,,Dina kbali teringat siosok ibunya,,,linangan air mata Dina mengalir tak he,tinya,,,,Iapun melajukan mobilnya dwngan kencang,,akhirnya Dinapun tiba di rumah orang tuanya,,,,tapi Dina tak.menceritakan semua kejadian yang dialaminya pada papanya,,,,Tiba-tiba handphon Dina bergetar


Trrrt...trrrt...trrrt....


Dina tak menjawab panggilan telpon suaminya,,,


sampai disini dulu ya part 13,,,,Lihat selengkapnya di part bwrikutnya,,,


by


nov


... ...


... ...

__ADS_1


.


__ADS_2