KASIH SAYANG YANG TAK TERBALAS

KASIH SAYANG YANG TAK TERBALAS
Part 12 Sampai Akhir menutup mata..


__ADS_3

Dina berteriak semakin kencang,Rizal suami Dinapun berlari kencang menuju arahnya,Rizalpun kaget,melihat ibu mertuanya yang tiba-tiba jatuh pingsan,kondisi ibu Dina sangat lemah,sangat kritis,Dina dan suaminya terburu-buru membawa ibunya ke rumah sakit,ibu Dina sering sakit-sakitan,kali ini ibu Dina drop,


Dina sangat sedih,mata Dina berkaca-kaca,Dina tak bisa berbuat apa-apa,selain berpasrah pada Yang Maha Kuasa,Dina duduk di ruang tunggu sambil menunggau apa kata Dokter tentang kondisi ibunya,wajah Dina pucat,Dina membayangkan apabila terjadi sesuatu yang tak diinginkannya,


Dina mondar- mandir,kian kemari,sudah dua jam para Medis menangani ibunya,Dina hanya bisa berdoa dan berharap,tiba-tiba dokter pun keluar dari ruangan ibunya,tapi belum memberi kabar tentang kondisi ibu Dina,


Dina menatap suami,suaminya memberi isyarat agar Dina tetap kuat dan bersabar,Dinapun mengangguk,Dina bersama papanya berada di ruang tunggu,papa Dina terlihat tenang dalam menghadapi situasi ini,laliu papa Dina berkata pada putrinya,Din,Kita harus sanggup menerima semuanya,kita berharap dan berdoa,semoga ibumu cepat pulih,Dina menjawab papanya,sambil berdiri,iya pa,


Tak lamakemudian dokter pun kelyar ruangn,memanggil keluarga pasien ibu Nelci,Dina dan papanya menghampiri Dokter,Diam sejenak dalam beberapa detik Dokter itu berkata,Maafkankami Pak,Kami sudah berusaha semampu kami,dan sudah makukuan apa yang harus kami lakukan tapi,tapi Sang pemberi berkehendak lain,,kami berharap Pak bersama keluarga iklas menerima semua ini,,


Lalu para medispun meninggalkan mereka,Dina menangis manggli manggil mamanya,tapi tak ada satu balasan ataupun senyum dari sang mama tercintanya,Dina memeluk mamanya,sambil menangis,Dina membayangkan semua kisah bersama mamanya,kasih sayang seorang ibu yang tak pernah berkesudahan,Dina sangat merasakan cinta mamanya,mamanya adalah sosok wanita hebat baginya,selalu ada buat putrinya,Dinapun menangis,Dina mengingat semua kata-kata ibunya,waktu itu mamanya berkata,Din pandanglah langit biru itu Din,lihatlah burung-burung itu beterbangan mengelilingi bumi yang luas,tapi bila tiba saatnya,mereka kembali pada sarangnya,,,


Dina menatap wajah ibunya,Dina tak kuat menahan air matanya,mamanya terbaring dengan senyuman,senyuman terakhir buat putrinya,Dina meneteskan air mata dan berkata dalam hati kecilnya,Mama,trima kasih atas semuanya ma,,,trima kasih telah melahirkan Dina,menghadirkan Dina di dunia ini,membesarkan dan merawat Dina Ma,,,Mama tak pernah mengenal lelah,Mama yang tlah merawat Dina dengan penuh kasih sayang dan ketulusan cinta,


"SAMPAI AKHIR MENUTUP MATA,"mama masih memberikan senyumam yang manis buat Dina Ma,Mama Dina janji ma,Dina akan menjaga kasih dan cinta mama yang tlah mama berikan buat Dina Ma,Dina takkan pernah lupa kasih sayang itu Ma,


Mata Dina terus meneteskan air mata,Dina merasa sedih,sosok yang slalu mengerti perasaannya,kini tlah pergi untuk selamanya,


Rizal suami Dina pun sangat terpukul melihat air mata Dina yang tak henti,Dia memeluk istrinya dan menenangkan istrinya,

__ADS_1


Beberapa hari kemudian,setelah kepergian Mamanya,Dina selalu kelihatan murung,termenung, dan selalu diam tak banyak bicara,tak lama kemudian Papa Dina bertanya,Din,apakh kamu akan pergi meninggalkan Papa,kamu bersama Rizal akan pergi Dina?Dina termangu mangu,Dina menjawab,kemanapun Dina pergi,papa akaan selalu bersama Dina,Dina tidak akan pergi pa,Dina akan tetap bersama Papa,kemudian papanya menatap putrinya sambil berkata,Maafkan papa Nak,bukan papa tak mau kamu bersama Rizal pergi, papa hanya ingin kamu menemani papa,


Akhirnya Dina dan Rizal tetap bersama papanya,papanya selalu ceria dengan ocehan anak dan.menantunya,Dina masih merasakan kejanggalan,dimana di tengah tengah kebahagiaan mereka tidak ada sosok yang selalu memberi senyum.


Dinapun menyediakan makan siang buat mereka, mereka makan dengan lahapnya,kemudian Dina mengajak pap dan suaminya untuk refresing,jalan jalan untuk menikmati keindahan alam.kota itu,,


Kebahagiaan Dina bersama keluarganya sangan indah,mereka hidup dengan penuh cinta,Sore itu mereka sedang berada di desa tempat tanah kelahiran ibunya,merwka menikmatai keindahan alam disana,melihat burung burung beterbangan,para petani yang hilir mudik ke sawahnya,Dima merasa tentram.namun tiba tiba Dina merindukan sosok ibunya,dalam.benaknya Dina berkata Jika engkau ada di sini,jika engkau hadir disini saat ini,serasa dunia ini milik kita ma,aku merindukan senyum mu.ma,,,aku merindukan canda tawamu ma,


tersenyumlah,tersenyumlah ma,buat aku,dengarlah kata kataku.ma,Aku masihemegang janjiku padamu Mama,Aku akan.menjaga cinta dan kasih sayang itu untukku,aku selauerindukanmu disaat sepwrti ini Ma,,aku merindukan kehadiranmu,Dinapun menangis....


Rizal melihat Dina yang semakin kacau hatinya,Rizapun memberitahu pada Dina,Din,iklaskan kepergian ibu Din,biar ibu bahagia Din,jika kamu rindu padanya,lepaskanlah semua itu dengan berteriak sekuat mungkin dan menarik napasmu,kamu akan.lega Din,


keesokan harinya mereka akan balik ke kota,tempat di mana mereka berkarir,Dina dan Rizal pamit pada papanya,Pa,Dina dan Rizal pamit,papa jaga kesehatan papa ya?Papanya mengannguk,kemudian melihat kepergian putrinya dan menantunya,Selama perjalanan yang mereka tempuh Dina selalu memikirkan papa nya,Tapi Dalam venaknya ia percaya papanya adalah sososk yang kuat,setibanya di rumahnya,Dina mengabarkan pada papanya,Pa,,kami sudah tiba pa,,papanya merasa senang,mendapat kabar dari putrinya,


Sepwrti biasa Dina kembaki beraktivitas,sedangkan suaminya pun menjalankan tugasnya sebagai seorang dokter,setiap pagi mereka berangkat bersama menuju ke tempat kerja masing masing,Sebelum beraktivitas Dina tak lupa mengucapkan syukur,,,


Hari demi hari mereka selalu sibuk dengan karir mereka,tugas dan tanggung jawab mereka,


Saat Dina lagi asyik bekerja,tiba tiba handphone berdering,Dina menerima telepon suaminya,Hai mas,apa kabar,tumben ko nelpon...canda Dina,

__ADS_1


Rizal menjawab Dina dengan terkekeh,rasa lucu ia mendengar canda istrinya,


Iya Din,akua udah lapar,aku jemput ya? kita makan siang ya?


Dengan senang hati Dina menjawab,iya mas aku tunggu ya? soalnya sudah keroncongan juga perutku mas...Dina bercanda lagi...


Rizalpun mematikan telponnya lalubergegas menuju monilnya dan menjempjt sang pujaan hatinya,setelah beberapa menit kemudian Dinapun menuju ke parkiran karena sudah ditunggu suaminya,


Dinapun memasuki mobil dan merekapun bergegas menuju sebuah restoran tempat biasa mereka makan,tempat favorit mereka,disitu banyak makanan kesukaan Dina,Saking laparnya,Dina makan dengan lahap,semua menu yang dimintanyapun ludes disantap habis oleh Dina,Setelah makan Dina bertanya pada Rizal suaminya itu,Rizal?apa kamu ndak pernah mengabari ibu kamu ? kabar kamu,keadaan kamu,


Rizal tersentak kaget mendengar pertanyaan Dina,Lho,ko kamu tiba tiba nanya segitunya Din,emangnya kenapa,


jawab Dina,nggak aku hanya merindukan sosok ibu di tengah tengah kita,Aku ingin bersama ibu,bagaimana Rizal kalau ibu tinggal bersama kita aja?Rizal.menatap Dina dengan penuh tanya,,lalu Rizal menganggukkan kepala tanda isyarat...akhirnya,,,


sampau diaini dulu ya part12,,,lihat part selanjutnya dipart berikutnya,,,


by


niv

__ADS_1


__ADS_2