
Menangis bila sudah tak mampu, katanya. Aku mampu-mampu saja. Tapi menangis masih, sakit soalnya.
—
Apalah bisaku selain pasrah
Gelisah, meski konon sudah menyerah
Pedih, meski nampaknya tak berdarah
Izinkan aku curahkan keluh kesah
Walau ku tahu takkan berakhir indah
_
Dan pada akhirnya kita hanya akan berpisah dipersimpangan jalan, kau kembali padanya untuk melanjutkan romansa yang sempat usai dan aku kembali ke buanaku yang penuh dengan nestapa.
—
Kadang kecemburuan bisa membuat petaka.
_
Kita berkehendak, tapi Tuhan tidak. Kita saling bertukar romansa, tapi semesta tak memberi berkat di antaranya.
—
Aku mencintamu, teramat sangat. Bahkan ketika kamu hilang, menciptakan muara kerinduan. Tapi Tuhan maha penyayang, tenang, semua kegelisahan yang ia limpahkan, nanti akan berbungah.
_
kalau ngga di hargai, mundur?
-
Lelaki yang diselimuti nestapa,
merasa sulit menggapai harsa,
kemari genggam tanganku yang penuh asa,
__ADS_1
membantu semua impianmu yang tertunda.
Kamu mempunyai banyak mimpi,
namun lara menghalangi,
tanpa tahu kapan lara itu pergi,
tetapi ada aku disini yang selalu menemani.
Menghilangkan serangkaian traumamu,
mengikis gundah yang hadir dikalbu,
perlahan buka matamu,
lihat ke arah pandangan yang tak selalu kelabu.
Kamu kuat dengan segala pertahanan,
kamu hebat bersama semua perjuangan,
dan kamu takkan selalu dititik kesedihan.
_
teruntuk lelaki yang selalu menyembunyikan rasa lewat lukisan
_
Ada banyak kebetulan-kebetulan
yang terjadi di atas muka bumi ini.
Pun kamu, dan saya, hanya kebetulan.
Berpapasan.
Mengadu deru, berbagi sedikit sendu.
Sebentar, tak lama.
__ADS_1
Lantas, hilang.
Kembali asing, hingga usang.
—
Untuk setiap waktu yang kamu habiskan dalam merangkum kisah kita berdua, aku harapkan langit terus mengundang senyum dan daratan tetap membiarkan kita terus berdiri. Di sini, langit dan bumi yang sama.
-
Tidak ada yang jelas,
hanya ada jiwa yang perlahan menyadari, lusuh, lalu hidup dalam hampa.
-
Perketat hubungan antara kau dan angin.
Biarkan angin membawa mu hingga terbang ke atas awan.
Melewati embun itu kau bisa bebas.
Tenangkan pikiranmu dan berfikirlah kau yang terindah.
ㅡ
Tuhan ciptakan segalanya dengan istimewa, tapi entah bagaimana kamu berbeda. Aku adalah perindu ketika di hadapkan padamu, luluh lantah egoku setiap bercengkrama denganmu.
Aku bukan adipurna dalam urusan cinta, tapi pesona yang Tuhan anugerahkan pada sukma pakanira, membuatku merasa cinta memang luar biasa indahnya.
_
Bulan Juli yang cukup melelahkan, bukan?
Semoga, dibulan Agustus kali ini, semesta membawa bahagia, senyum, dan tawa, tanpa adanya lara. Semoga segala luka disembuhkan oleh buana.
Bullshit_3125

🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
__ADS_1