
pernah aku bermimpi, untuk selalu melalui semua anca denganmu hingga mati.
namun, nahasnya kau sendiri yang membuat asaku hilang tak terkendali.
pernah juga aku berangan, kalau kau dan aku akan menjadi tuan puan yang menanamkan sejuta harapan, perihal harsa dimasa depan.
kemudian, yang aku rasakan kini hanyalah kehilangan.
sosokmu yang pergi tanpa sedikitpun memperingati,
dengan bodohnya disini aku tetap memberi.
sebenarnya, apa diriku untukmu?
hanya obat sementara untuk rasa bosanmu?
atau hanya pelampiasan saat puanmu tak membalas rasamu?
tertatih rasanya saat tau dirimu mulai melangkah meninggalkanku, merintih lirih disaat aku melihat semakin jauh dirimu berlalu, tanpa adanya argumentasi dengan waktu, aku yang tertinggal sendiri dengan kenangan-kenangan sendu
lalu untuk apa kita pernah bertemu jika kamu hanya sebatas tamu? ku jadikan kamu sebagai candu, namun aku kau jadikan teman pilu
jika saja aku bisa memiliki tanpa takut kehilangan, mungkin sekarang aku tidak perlu merintih atas perginya dirimu yang tinggal menjadi kenangan.
____
itu yang pergi dari hati ke hati, gonta-ganti pasangan hobinya, emang gacape ya? aku yang cuman rebahan aja cape bangettt.
___
ruangan yang dulu selalu di penuhi dengan canda, tawa, serta kasih sayang, sekarang menjadi sangat sunyi setelah kepergian tuannya.
____
tuan rumah tidak akan pernah lupa dengan tempat singgahnya—bukan?
___
pada akhirnya, aku harus melepaskan orang yang sudah menjadi tempatku bersandar selama ini.
____
masalah itu selalu datang selama kita masih hidup, semangat menghadapinya. kalau lelah, istirahat aja ya, jangan dipaksain. aku tau, kamu mampu melewatinya.
____
melupakan bukan tentang menghapus, tapi mengikhlaskan.
__ADS_1
____
egois ga sih kalo aku minta kamu balik, setelah aku ninggalin kamu? aku baru nyadar, aku bukan aku kalo gaada kamu.
____
sudah saatnya kita berhenti bercanda dan mulai memberi harga pada luka.
____
satu satunya cara terbaik melupakan
adalah menerima tanpa berhenti peduli.
____
sayup sayup suara itu terngiang
terus meminta agar aku kembali
tapi yang didapat hanyalah manifestasi
tanpa ada rahsa ataupun sabda yang abadi
ternyata ada luka yang belum sembuh
____
seketika rasa 'bodo amat' akan muncul dalam pikiranku ketika kesabaranku sudah habis karena ulahmu.
kesabaran tentu ada batasnya, ingat itu.
____
tidurlah,
hari ini terasa begitu berat
jangan lupa bahwa kita sama-sama terperangkap.
semoga esok hari semuanya mendekat
lalu tak akan ada lagi sepi yang tak teranggap.
____
kepala, pundak, lutut, kaki
__ADS_1
nama mu selalu dihati.
____
hijau, kuning, kelabu
merah muda dan biru
kamu sama aku
ayo kita ke penghulu.
_____
sebagian mungkin belum sembuh
tak apa, mari kita lalui bersama.
____
tears of joy or tears of sadness?
just it, just about the way you interpret it.
____
aneh ya. yang diharapkan malah mengilang, yang tidak diharapkan malah datang mendekat. hidup emang selucu itu.
____
dan kembali terulang lagi.
aku telah menaruh dan terlanjur percaya, tetapi kepada orang yang salah.
____
lama bermonolog
tak pernah di prolog
namun tiba di epilog.
-Bullshit_3125

🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
__ADS_1