
Setelah kepergian Javier,Alexa merasa hancur dan semakin membenci Javier,apalagi Javier membawa dirinya begitu saja ke mansion milik Javier.
Alexa sekarang memikirkan keluarganya,pasti keluarganya akan mencari keberadaannya.Alexa merasa sedih dengan nasibnya saat ini dan benar-benar menyalahkan dirinya sendiri,karena begitu egois ingin mencoba hidup mandiri.
"Andai aku tidak bekerja di perusahaan Smith,andai aku tidak ingin hidup mandiri.Aku tidak akan mengalami nasib seperti ini,kenapa aku harus menjadi beban keluargaku."Kesal Alexa dengan mengepalkan kedua tangannya.
Alexa sangat marah dengan tindakan Javier,karena berani membawa dirinya pergi dengan mudah dari rumah orang tuanya sendiri.
Kini tangan Alexa memegang pinggangnya yang begitu sakit,bahkan Javier begitu buas pada tubuhnya dan Alexa meraih pakaiannya serta memakainya dengan rapi.
"Aku harus pergi dari sini,aku tidak ingin orang tuaku khawatir.Apalagi Kenzo akan bertemu denganku,aku harus segera pergi dari sini dan bertemu dengan Kenzo."Ucap Alexa yang memikirkan Kenzo di benak pikirannya.
Kemudian Alexa berjalan ke arah pintu kamar dan dengan hati-hati mengunci pintu dengan pelan lalu Alexa bergegas ke arah jendela dengan cepat.
Alexa merasa takdir sedang memihaknya dan bisa bernafas lega saat ini,karena jendela kamar Javier tidak memakai tiang permanen sama sekali.
Alexa membuka jendela kamar Javier dan melihat ke bawah,membuatnya merasa lega dengan posisi kamar Javier yang tidak terlalu tinggi.
Alexa dengan badan yang masih lemah,dirinya menelan ludahnya sendiri dan menyiapkan tubuhnya untuk turun dari balkon.
Alexa merasa bersyukur dengan tiang yang bisa Alexa gunakan untuk turun,hingga dirinya berhasil turun dari balkon.
"Aw.."Rintih Alexa.
Kaki Alexa terkilir saat berhasil menapakkan kakinya di rumput,dia merasakan sakit di kakinya saat ini.
Alexa langsung bersembunyi dengan keadaan kaki yang sakit,dia merutuki kebodohannya saat dirinya ingin pergi dari mansion Javier.
Alexa takut ketauan oleh penjaga Javier,dirinya dengan menahan rasa sakit pergi bersembunyi di balik dinding yang tidak terlihat.
Alexa benar-benar bersembunyi dengan perasaan cemas,namun tanpa Alexa ketahui pelayan wanita mengetahui keberadaan Alexa yang bersembunyi saat ini.
"Apa yang kamu lakukan di sini nona?"Tanya pelayan wanita Javier.
Alexa yang mendengarnya menegang,dia berbalik dan menatap pelayan Javier dengan shock.Wajah Alexa seketika memucat,dia gagal kabur dari mansion Javier.
__ADS_1
"Tolong jangan beri tau Javier,aku ingin pergi menemui keluargaku."Kata Alexa dengan serak dan wajah yang pucat.
Pelayan Javier merasa kasihan dengan Alexa,karena dia baru bekerja selama seminggu di mansion Javier.Sesama wanita,dia tau betapa ketakutannya Alexa saat ini.
"Baiklah,aku akan membantu kamu keluar nona.Namun kamu ingat dengan baik,jangan memberitahu bahwa diriku membantu kamu."Ucap pelayan tersebut,karena takut di pecat oleh Javier.
"Aku mengerti,terimakasih sudah mau membantuku."Kata Alexa dengan perasaan lega.
"Mari ikuti aku,nona bisa lewat belakang.Karena di belakang tidak ada pengawasan sama sekali,nona hanya perlu mengikuti instruksi dariku."Ujar pelayan berkata pada Alexa.
"Baik,aku mengerti."Kata Alexa dengan perasaan lega.
Alexa mengikuti langkah pelayan dengan menahan rasa sakit di kakinya,dia begitu takut ketahuan saat ini.
Pelayan tersebut berhasil mengeluarkan Alexa,kemudian dia memberikan uang untuk ongkos taksi yang akan di gunakan Alexa nantinya.
"Pergilah nona,jangan sampai kamu di tangkap tuan."Kata pelayan,menatap Alexa dengan iba.
"Terimakasih,aku akan mengingat bantuan kamu."Ucap Alexa menatap pelayan Javier.
"Cepat pergi,sebelum tuan tau nona tidak ada di kediaman ini."Usir pelayan,menyuruh Alexa pergi.
Sedangkan Alexa,dirinya tanpa alas kaki sama sekali berlari meninggalkan mansion Javier.Bahkan selama perjalanan Alexa terus merintih menahan rasa sakit di kakinya,kemudian dirinya menghentikan taksi.
Alexa memberikan alamat sahabatnya,dia akan menghubungi keluarganya menggunakan ponsel sahabatnya.
Alexa begitu takut Javier menemukan keberadaannya dengan cepat,Alexa untuk saat ini tidak ingin kembali ke rumah orang tuanya sama sekali.
Karena meski penjagaan rumahnya ketat,Javier masih bisa membawa dirinya pergi dari rumah orang tuanya sendiri.
...****************...
Sedangkan Kenzo yang berniat untuk melihat Alexa,dia dengan membawa sebuket bunga membuka kamar Alexa.Namun tidak menemukan keberadaan Alexa sama sekali,dia langsung bergegas ke ruang tamu dimana keluarga Alexa sedang berbincang.
"Alexa tidak ada di kamarnya."Kata Kenzo panik.
__ADS_1
"Apa?"Tanya semua orang kaget.
Evan langsung berlari ke kamar adiknya,dia tidak menemukan keberadaan Alexa sama sekali.Kemudian Evan melihat jendela kamar Alexa yang terbuka,dia langsung berjalan kesana.
"Alexa tidak mungkin kabur begitu saja melewati jendela."Kata Evan dengan yakin.
"Kamu benar,Alexa tidak akan mungkin kabur begitu saja.Apalagi aku melihat wajah senang Alexa,ketika aku akan menikah dengannya."Ucap Kenzo menatap Evan.
Ketika semua orang tegang memikirkan Alexa yang hilang,ponsel Alexa berdering dan kemudian semua orang buru-buru mencari keberadaan ponsel Alexa.
Kenzo langsung mengambil ponsel Alexa dan kemudian mengangkat telepon yang menghubungi Alexa.
"Hallo."Kata Alexa dengan serak.
"Alexa,ini kamu Alexa.Sekarang Kamu dimana Alexa?"Tanya Kenzo khawatir.
Alexa meneteskan air matanya,ketika mendengar suara Kenzo saat ini.Kemudian dirinya menghapus air matanya dengan cepat,Alexa harus menyuruh Kenzo untuk menjemputnya.
"Kenzo cepat bawa aku pergi,aku semalam di bawa pergi oleh Javier.Sekarang aku berada di apartemen sahabatku,kamu jemput aku kesini dan jangan bawa keluargaku sama sekali."Kata Alexa dengan lemah.
"Baik,aku akan menjemput kamu pergi Alexa."Balas Kenzo dengan cepat.
"Sekarang kamu ada di apartemen mana?"Tanya Kenzo yang masih cemas.
"Aku di apartemen Clarisa,kak Evan tau alamatnya."Jawab Alexa yang benar-benar lemah.
Sambungan telepon terputus begitu saja,Kenzo mendengar teriakan Clarisa yang memanggil Alexa.
Setelah mengetahui alamat Clarisa,Kenzo bergegas meninggalkan rumah Alexa.Dia menginjak pedal gas dengan kencang dan menuju alamat Clarisa.
Sedangkan di rumah Alexa,Evan harus segera pergi ke kantor.Karena kantor berada dalam situasi genting dan membutuhkan Evan untuk menanganinya.
"Sial,sepertinya ini jebakan yang di buat Javier.Sampai kapanpun,aku tidak akan membiarkan adikku jatuh ke tangan Javier."Kata Evan yang sedang menyetir mobilnya.
Namun Evan tidak habis pikir dengan tindakan Javier yang membawa Alexa dari kamarnya,padahal penjagaan di rumahnya begitu ketat dan dengan mudahnya Javier bisa membawa Alexa pergi dari rumah orang tuanya.
__ADS_1
"Aku harap Kenzo bisa membawa Alexa,semoga Alexa tidak di temukan Javier."Gumam Evan khawatir terhadap Alexa dan Kenzo.
Kemudian dia menekan pedal gas mobilnya dengan cepat,agar bisa sampai di perusahaan milik keluarganya.