KAU MILIKKU

KAU MILIKKU
episode 24


__ADS_3

Javier yang puas dengan memancing emosi Evan,dia benar-benar begitu puas mempermainkan seorang Evan Anderson.


"Aku sudah tidak sabar,ketika kau memohon terhadapku Evan Anderson."Kata Javier tersenyum licik.


Javier kemudian keluar dari ruangannya,dia melangkahkan kakinya ke kamarnya.Namun saat mencoba membuka pintu kamarnya,Javier tidak bisa membuka pintu kamarnya sama sekali.


"Alexa buka pintunya!!"


Teriak Javier dengan kesal,karena Alexa berani mengunci pintu kamarnya.


Namun Alexa tidak kunjung membuka pintunya sama sekali,Javier merasa marah dengan Alexa yang mengunci pintu kamarnya.


"Alexa Anderson buka pintunya,kalau tidak kamu buka,aku akan mendobrak pintunya."Ucap Javier dengan suara tegas dan dingin.


Namun tidak ada tanda-tanda Alexa yang membuka kunci pintu kamarnya,Javier yang sudah tidak sabaran,dirinya mendobrak pintu dengan kencang.


"Sial,tidak terbuka sama sekali."Kata Javier geram.


"Pengawal!!!"


Teriak Javier,begitu tidak sabaran sambil menatap ke arah pintu.


Pengawal datang berlari menuju Javier,mereka menunduk di hadapan Javier dan melihat Javier yang begitu marah saat ini.


"Kalian dobrak pintunya."Perintah Javier.


Javier melihat pengawal yang mendobrak pintunya dengan kencang,namun pintu masih tetap tidak bisa di buka.


Kemudian salah satu pengawal membawa linggis untuk membongkar pintu,setelah pintu berhasil di buka.


Javier langsung masuk ke kamar,namun tidak menemukan keberadaan Alexa di ranjang,dia berlari ke kamar mandi dan tidak menemukan Alexa juga.


Javier melihat pintu balkon terbuka,dia berlari ke arah sana dan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Alexa sama sekali.


"Kalian cepat cari Alexa di seluruh mansion ini,kalian harus dapatkan dia secepatnya."Teriak Javier,memerintahkan pengawalnya.


Javier yang marah,dirinya langsung melempar semua guci yang ada di kamarnya.Dia begitu tidak senang saat ini,karena Alexa mencoba kabur darinya.


"Akan aku pastikan kamu kembali ke sisiku Alexa,kamu tidak akan bisa pergi kemana-mana.Kamu hanya milikku dan sampai kapanpun akan menjadi milikku."Ucap Javier,dia memukul cermin dengan tangannya.

__ADS_1


Darah bercucuran di tangan Javier,betapa marahnya Javier terhadap Alexa yang pergi dari dirinya.Javier tidak akan membiarkan Alexa pergi,dia begitu membutuhkan Alexa dalam hidupnya saat ini.


Javier tidak memperdulikan darahnya,dia turun dan menyuruh pelayan membersihkan kamarnya dan dia duduk di sofa dengan menunggu hasil pencarian pengawalnya.


"Lapor tuan,kami tidak menemukan nona Alexa dimana pun."Ucap pengawal.


"Percuma aku membayar kalian,jika pada akhirnya Alexa pergi saja kalian tidak mengetahuinya sama sekali.Aku tidak mau tau,kalian cari dimanapun keberadaan Alexa dan bawa dia kehadapan diriku dengan hidup-hidup."Perintah Javier menatap tajam ke arah mereka.


"Baik tuan."Jawab mereka.


Mereka bergegas mencari Alexa keluar mansion dan meninggalkan Javier begitu saja,apalagi mereka takut menanggung hukuman yang akan di berikan Javier nantinya.


...****************...


Alexa membuka ke dua matanya,dia melihat Kenzo yang ketiduran dan memegang tangannya.


"Kenzo."Panggil Alexa dengan suara serak dan menggenggam tangan Kenzo.


Kenzo yang merasakan tangannya di genggam Alexa,dirinya kemudian bangun dan melihat Alexa.


"Ada apa Alexa,apa ada yang sakit?"Tanya Kenzo menatap Alexa dengan tulus.


Kenzo langsung memeriksa kaki Alexa,dia melihat kaki Alexa yang bengkak.


"Aw.."


"Sebentar,aku cari obatnya dulu."Kata Kenzo dan bergegas keluar dari kamar Alexa.


Alexa menatap Kenzo dengan perasaan tenang,dia bersyukur Kenzo tidak membencinya sama sekali.


Bahkan dia begitu iri dengan Kenzo,karena dia bisa menggapai cita-citanya sebagai seorang dokter.


Namun Alexa juga merasa kasihan terhadap Kenzo,karena Kenzo juga harus terjun dalam perusahaan milik keluarganya.


Alexa tidak tau seberapa berat kehidupan Kenzo di negara C,namun Alexa percaya dengan Kenzo yang selalu berjuang demi kebahagiaan orang tuanya.


Alexa menatap Kenzo yang telaten memberikan salep dan memperban kakinya saat ini,kemudian Kenzo menatapnya dengan rasa cemas.


"Apa kamu di paksa bercinta lagi oleh Javier?"Tanya Kenzo menatap Alexa dengan gusar.

__ADS_1


Alexa hanya diam saja,dia merasa malu dengan pertanyaan Kenzo saat ini.Namun bagaimanapun Kenzo akan menjadi suaminya,dia harus jujur dengan Kenzo.


Kenzo memberikan kekuatan terhadap Alexa dengan menggenggam tangan Alexa,dia mencoba memberi ketenangan dan kekuatan pada Alexa.


"Aku takut Kenzo,aku takut dia membawa aku kembali ke mansionnya."Isak Alexa di hadapan Kenzo.


Kenzo langsung mendekap Alexa,dia mengusap punggung Alexa supaya tenang.


"Kenzo maafkan aku yang sudah tidak suci,karena perbuatan Javier.Semalam ketika aku tidur,aku di bius begitu saja dan ketika aku sadar,aku sudah berada di kamar Javier."Kata Alexa sesenggukan di pelukan Kenzo.


"Kamu kuat Alexa,andai aku menemani kamu malam itu,mungkin kamu tidak akan di bawa pergi olehnya."Ucap Kenzo,mengepalkan tangannya.


"Bahkan ketika aku sadar,aku sudah tidak memakai apapun dan dia...Dia..."Isak Alexa merasa tercekat untuk mengatakannya terhadap Kenzo.


"Sudah,jangan kamu lanjutkan Alexa.Aku sudah mengerti,bahkan tanpa kamu mengatakannya juga di leher kamu sudah terlihat banyak jejak yang di berikan Javier."Ucap Kenzo,merasa amarahnya begitu memuncak.


"Apa kamu membenciku Kenzo?"Tanya Alexa dengan pelan.


"Aku tidak membenci kamu Alexa,aku hanya marah dengan Javier yang memperlakukan kamu seperti ini."Jawab Kenzo menjelaskan.


"Kenzo apakah kamu jijik dengan aku yang sudah kotor?"Tanya Alexa melepaskan pelukan Kenzo.


"Aku tidak jijik sama sekali Alexa,kamu ingat baik-baik bahwa aku mencintai kamu Alexa.Tidak perduli apapun yang terjadi,aku mencintai kamu."Ucap Kenzo menatap Alexa dengan penuh cinta.


Kenzo mencium kening Alexa sebagai pembuktian terhadap Alexa,karena pada dasarnya dia perduli dan ingin melindungi Alexa.


Kenzo akan membuat Alexa bahagia,karena sejak kecil Kenzo sudah mencintai Alexa.Apapun yang terjadi,Kenzo akan melindungi Alexa.


"Istirahatlah Alexa,kamu disini aman bersamaku."Ucap Kenzo tersenyum tehadap Alexa.


"Terimakasih Kenzo,karena kamu sudah mau menerima diriku."Ujar Alexa dengan perasaan sedih.


"Kamu jangan memikirkan yang macam-macam,cepat istirahatlah."Perintah Kenzo.


Alexa mengangguk mengerti,dia membaringkan tubuhnya kembali.Alexa menerima elusan lembut di rambutnya dan tertidur begitu saja.


Sedangkan Kenzo yang melihat Alexa sudah tidur,dia merasa tenang dengan keberadaan Alexa yang bersamanya saat ini.


Kenzo tidak tau kedepannya akan seperti apa,namun sebisa mungkin Kenzo akan melindungi orang yang di cintainya meski harus berhadapan dengan Javier.

__ADS_1


Karena Kenzo tidak ingin hidupnya jauh dari Alexa lagi,dia selama ini sudah cukup menderita hidup berjauhan dengan Alexa.Kali ini,apapun yang terjadi Kenzo akan tetap mempertahankan Alexa di hidupnya.


__ADS_2