KAWIN GANTUNG DAPAT SUAMI SUPER RESE

KAWIN GANTUNG DAPAT SUAMI SUPER RESE
Chapter 21 # Bolos part 2


__ADS_3

Setelah selesai mengisi bensin, Adis kembali melajukan motornya menuju ke rumah sakit.


***Priiit!!!


Tiba-tiba seorang polisi memberhentikan motor yang dikendarai oleh Adis.


"Anj*r!!, ternyata ada razia besar-besaran, gue pasti ditilang nih" keluh Adis


"emangnye surat-suratnye tidak lengkap?" tanya Alya


"lengkap Al, cuma gue kan belum punya SIM, makanya gue takut di tilang


"tunjukkan surat- suratnya" perintah seorang polwan


"eehh, kamu pelajar ya??, kok bolos sih masih jam sekolah?" tanya sang polwan


"kita lagi sakit bu polwan, makanya kita izin pulang" ucap Adis


"iye bu bener, bahkan tadi si Adis udah dibawa ke klinik dekat sekolah trus hasilnya positif bu" jawab Alya


"positif apa nih??, corona??" tanya polwan itu


"iya bu!! coped 91 kan dia" sahut Alya


"covid-19 Al, bukan coped 91" balas Adis


Mendengar covid-19 polwan itu langsung menjauh dari Adis dan segera melakukan peringatan kepada para petugas yang sedang melakukan razia.


"Pengumuman...pengumuman!!!, harap segera menjaga jarak dan memberikan jalan kepada dua anak SMA Yang positif terkena covid-19!!!, karena akan menuju ke rumah sakit Sumber Waras!!!!" ucap Polwan itu menggunakan suara Soprannya


"Anj*r !!!, emang gue sakit jiwa apa sampai harus dirawat di RS Sumber Waras!!" cibir Adis


"lagian lo juga ngapain bilang gue positif coped 91 segala!!" Bentak Adis


"lah lo kan emang coped di metro 91 , suka gak bayar kan lo kalo naik metro 91" ujar Alya


"sueee!!, ya kali gue gak bayar orang metro itu punya babe gue, ya gratislah" jawab Adis


"hmmm, tapi berkat aye, kite gak jadi ditilang kan?" Alya menyombongkan diri sendiri


"iye-iye lo emang cerdas" jawab Adis sambil memarkirkan motornya disebuah toko buah


"aku beli buah dulu ya buat bebeb Reno" ucap Adis


"ok, aku dimari aje ya, kagak ikut turun" ucap Alya


"ok!!" jawab Adis


Gadis itu kemudian memilih buah-buahan segar dan membayarnya.


Ketika hendak keluar dari toko buah, tiba-tiba seseorang menariknya.


*Grep!!!

__ADS_1


"anak sekolah keluyuran saat jam pelajaran!!, naik keatas mobil" hardik seorang petugas


Satpol PP


"keluar dari kandang singa masuk ke kandang gorila!!" keluh Alya


"lagian lo gak ngasih kode Al, kan gue bisa lari kalau lo kasih kode atau aba-aba gitu!!" ucap Adis ketus


"gimana mau kasih tau orang aye langsung di seret masuk ke mobil ini" keluh Alya


"nasib-nasib, alamat pasti popularitas gue langsung turun gara-gara terjaring razia ini" keluh Adis


"pasti folowers gue juga langsung turun, tapu yang lebih parah nyak pasti bakal murka karena gue ketahuan bolos, uwaaaa!!" teriak Alya


"eh, tapi kita kan punya surat izin, jadi gak mungkinkan kita dibawa ke Cipayung??, buruan mana kertas itu biar gue serahin sama babang Satpol Pp ganteng" kata Adis


"yah!! kan tadi suratnya udah aku kasih ke bu Polwan, jadi gak ada lagi" ucap Alya


"yah alamat deh kita dibawa ke Ciapyung, kecuali bu Yanti datang menjemput kita" sahut Adis


"mending bu Yanti deh yang datang buat benasin kite, dariade nyak gue yang kemari lebih serem daripada nonton film horor KKN DI Desa Ponari" jawab Alya


"iye betul Al" jawab Adis


Sesampainya di kantor Satpol Pp, mereka segera dibawa keruangan untuk diinterogasi.


"beneran pak kita itu gak bolos, kita itu izin sakit pak dan mau pulang, tapi mampir dulu beli buah buat nengokin temen kita yang lagi sakit juga" Adis menjelaskan kepada petugas yang menginterogasinya


"kalau izin mana surat izinnya?" tanya laki-laki itu


"jangan bohong kamu!!" bentak petugas itu


"diih, ganteng-ganteng tapi galak!" cibir Adis


"bujug dah!!!, gak percayaan amat sih si bapak, yaudah bapak sekarang telpon pacar saya aja, eh salah maksudnya guru saya aja" ucap Alya


"baiklah, mana nomor telepon sekolah kamu!"ucap petugas itu


Alya kemudian menyodorkan kartu pelajarnya kepada petugas itu.


"ini beneran kamu??" tanya petugas Satpol Pp


"iyeh, kenape cantik ye, hehehe" jawab Alya sambil tersenyum


"iyeh, cantikan di foto daripada aslinya, pasti pake kamera jahat ya" ledek Satpol pp itu


"sueee!!!, bukan kamera jahat pak tapi yang motret penjahat karena udah ngedit muka aye sampai ngalahin Princess Hari ini" jawab Alya


"dasar Alay!!" gerutu pria itu


"Alya pa bukan Alay" jawab Alya


Petugas itu mengernyitkan dahinya dan segera menghubungi nomor sekolah Alya.

__ADS_1


Satu jam kemudian Bu Yanti datang untuk membebaskan keduanya.


"hmmm, ketahuan kan kalian cuma pura-pura sakit supaya bisa bolos dan jenguk pacarnya Adis" gerutu bu Yanti


"iye bu Alya minta maaf, Alya cuma korban bu, aku hanya diperalat oleh si Adis supaya mau mengantarkan ia ke rumah sakit untuk menjenguk Reno, padahal aku sudah menolak bu, tapi ia mengancam akan tidak berteman lagi denganku jika aku menolaknya, maka sebagai seorang sahabat sejati yang punya jiwa solinder yang tinggi maka saya langsung mengiyakan keinginannya" ucap Alya panjang lebar


"sudahlah gak usah membela diri kalian berdua salah, sudah berbohong sama ibu" ucap bu Yanti


Keduanya hanya terdiam dan mendengarkan nasihat bu Yanti.


"sekarang ayo kita pulang!" ajak bu Yanti


"tapi kita mau jenguk Reno bu" ucap Adis


"pulang dulu, ganti baju baru ke rumah sakit, apa kalian mau dirazia satpol pp lagi??" tanya bu Yanti


"tidaaak!!!" jawab keduanya bersamaan


"baiklah sekarang ayo pulang!!" perintah bu Yanti


**kruyuuk!!!


"eeehhh, maaf bu buaya di perut saya emang kelaparan karena sudah dua hari belum makan" ucap Adis


"memangnya kenapa, kamu sakit atau lagi puasa?" tanya bu Yanti


"itu karena jatah makan mereka direbut sama cacing kremi yang ada ribuan diperut saya bu" jawab Adis


"dasar cacingan!!, kirain kamu termasuk kaum dhuafa " cibir bi Yanti


Ia kemudian mengajak kedua muridnya untuk makan disebuah warung Padang yang tak jauh dari kantor satpol pp.


"makasih ya bu, gak nyangka ternyata dibalik sikap ibu yang galak ternyata ibu baik banget, sampai traktir kita nasi Padang, boleh nambah lagi" ucap Alya


"kata siapa ibu yang traktir, ya kalianlah yang bayar" jawab Bu Yanti


"whaat!!!, tapi kita kan gak punya duit bu, bayar pakai apa?" keluh Adis


"pakai KJP lah, tuh lihat si Uda masang plang menerima pembayaran dengan menggunakan kartu Jakarta pintar (KJP)" ucap bu Yanti


"sueee!!!!" teriak keduanya bersamaan


"hahaha!!!" bu Yanti tertawa melihat kelakuan dua muridnya itu.


.


.


.


.


.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, LOVE N VOTE YA....THANKS...😘😘😘


__ADS_2