
Anas dan Alya berjalan menuju ke ruang makan.
"Selamat makan!" ucap Alya
Semuanya terlihat asyik menikmati makan malam mereka.
"Ternyata masakan bang Oka, ngenah banget ya!, gak salah Alya nerime Abang buat jadi suami aye!" ucap Alya bangga
"Iya dong, makanya pada nyesel tuh mantan-mantannye si Oka, kaya Rohaya, Elly, Sinta, Maemunah, Zaenab same si Romlah, tadi pada nyamperin babeh dimari minte maaf , makanye sengaje aye tinggal ni rumah!" ucap Rojak sambil menikmati makanannya
"Bener beh, tadi Alya juge didatangin sama mpok Rohaya, terus die maki-maki Alya gitu!, untung ade suami bulenya yang jempit die, jadi kagak lama deh marah-marahnya," ucap Alya
"Sekarang lo udeh tahu kan Al, makanye lo jangan mudah kepancing ame omongan mantan-mantannya si Oka, lo juga gak boleh gampang curiga dan tidak pecaya sama Oka, yakinkan hatimu kalai cuma lo yang ada di jati Oka," ucap Rojak..
Seusai makan Alya kemudian mengajak Alya duduk di bale menikmati indahnya supermoon.
"Indah banget ya bulannya malam ini!" puji Alya
" Lebih besarkan dari pada hari biasanya?" tanya Oka
"Iyeh, kok bise yeh?" tanya Oka
"Ntuh namanye Supermoon baby, dimana bulan akan terlihat lebih besar dari biasanya, keren kan?" tanya Oka
"Iyeh bang," jawab Alya
"Lo ngantuk sayang?" tanya Oka
"Iyeh bang, kita tidur aje nyok?" ajak Alya
"Ayok!" jawab Oka
Ia kemudian menggandeng tangan Alya dan mengajaknya menuju ke kamarnya.
Alya sudah membaringkan tubuhnya diatas kasur, sementara Oka masih membaca buku dimeja kerjanya.
"Abang kok lom tidur sih?" tanya Alya
"Abang belum ngantuk sayang, udah kamu tidur aja duluan," jawab Oka
Alya segera bangun dan kemudian memeluk suaminya dengan mesra.
"Pokoknya Alya mau tidur kalau sama abang, kalau abang belum ngantuk ya Alya temenin deh" ucapnya bergelayut manja di punggung Oka
"Hmmm!, iya udah ayo!, kasian kamu kan besok harus sekolah," jawab Oka
"Besok libur bang, kan Sabtu," jawab Alya
"Oh iye abang lupa," jawab Oka
__ADS_1
"Abang deketan sini, ngapain sih jauh-jauhan," kata Alya
Oka menggeser posisinya mendekati Alya, dan tanpa basa-basi Alya langsung memeluk suaminya.
"Hmmm, sekarang bini abang sudah mulai agresif nih, masih kecil tapi nakal yah!" Oka mencubit hidung Alya
"Awww!, sakit tahu bang," rengek Alya
"Memangnya Alya gak boleh manja-manjaan sama abang?" tanya Alya
"Boleh dong sayang, siapa yang larang?" tanyanya
"Tadi abang bilang aku agresif, kan Alya jadi malu," jawabnya sembari menutup wajahnya
"Ngapain mesti malu, kan abang suka sama bini abang yang agresif ?" goda Oka membuka tangan Alya
Keduanya kini saling bertatapan, dan tanpa babibu Oka langsung mendaratkan ciumannya ke bibir mungil Alya.
Oka melepaskan ciuman panasnya ketika melihat Alya sudah terengah-engah kehabisan nafas.
"Kau harus sering-sering berciuman dengan ku sayang, agar kamu bisa mengimbangi permainan ku!" ucap Oka mengusap lembut wajahnya istrinya
Mendengar ucapan Oka, seketika wajahnya langsung bersemu merah, ia terlihat sangat cantik dengan kulit bersihnya membuat Oka sangat menginginkan gadis itu malam ini.
Alya mulai menikmati sentuhan yang diberikan oleh suaminya, ketika bibirnya kembali dipagut erotis oleh Oka.
Tangan nakal Oka mulai merayap masuk kedalam t-shirt Alya, ia mulai mengusap lembut perut Alya hingga bagian sensitifnya.
Bibirnya bergerak liar menciumi tengkuk dan lehernya tanpa ampun meninggalkan tanda kepemilikannya disana. Tangannya mulai membuka kaos yang dikenakan oleh wanitanya, ia tersenyum nakal menikmati keindahan tubuh istrinya.
Ia mulai membuka pengait bra istrinya dengan secepat kilat tangannya mulai meremas payudara sintal Alya dengan lembut. Alya yang baru pertama kali mendapatkan sentuhan erotis itu terus mendesah hingga membuat suaminya semakin beringas melanjutkan aksinya.
Ruangan yang dingin seketika berubah menjadi panas, diiringi decap mesum yang terus keluar dari bibir dua insan yang sedang menikmati indahnya surga dunia malam itu.
Keduanya saling memberikan kenikmatan satu sama lain hingga keduanya benar-benar terkulai lemas setelah berhasil melakukan pelepasannya bersamaan.
Sayup-sayup suara adzan subuh membangunkan Oka untuk segera menjalankan ibadah di pagi yang dingin itu.
Ia segera menuju ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya, Setelah itu ia juga membangunkan Alya untuk segera mandi dan sholat subuh berjamaah dengannya.
Selesai sholat subuh, Alya kembali membaringkan tubuhnya di atas kasur dan gadia itu kembali memejamkan matanya.
"Hmmm, kebiasaan habis sholat tidur lagi!" ucap Oka
Ia kemudian segera berganti pakaian dan melakukan jogging mengelilingi kampung.
Matahari sudah mulai meninggi, Oka sedang menata ruang makan dengan menu makanan yang baru dimasaknya.
"Lho, bini lo kemana tong?" tanya Rojak
__ADS_1
"Masih tidur beh," jawab Oka
"Hadeeh, enak banget jadi si Alya, diamah enak-enakan tidur, sedangkan suaminya malah sibuk masak di dapur sendirian, kamu harus nasihatin ia pelan-pelan dan ajari dia masak, agar ia bisa menjadi bini yang baik lo, bisa masakin lo juga. Masa sih lo mau seumur hidup masakin bini lo, apa lo kagak pengin dimasakin sama si Alya?" ucap Rojak
"Iya beh, nanti pelan-pelan, maklum Alya kan belum dewasa, masih banyak belajar. Insya Allah Oka akan mendidiknya menjadi istri yang soleha beh," jawab Oka
"Amiin, semoga aje tercapai apa yang lo rencanain, yang sabar yeh ngadepin tuh bocah!" sahut Rojak
"Iye beh," jawab Oka
Ia kemudian masuk ke kamarnya dan membangunkan istrinya.
"Bangun sayang!, kite sarapan nyok?" ucap Oka lembut
"Emmm!!" Alya menggeliat ketika Oka mencium pipinya lembut
"Ayo bangun dong sayang, udah siang nih. Sudah jam Sembilan loh, apa kamu tidak lapar?" tanya Oka
"Hoaaam!!" Alya mulai membuka matanya dan segera duduk di samping Oka
"Kamu kok keringetan bang?, abis ngapain?" tanya Alya
"Habis olah raga terus masak sarapan buat bini abang tersayang?" jawab Oka
"Unnncchh!, si sweat banget sih abang, Alya makin cinte ame abang?" jawab Alya mencium pipi Oka
"Kamu cuci muka gih!, terus kite sarapan deh," ucap Oka
"Tapi Alya susah jalan bang, sakit!!" keluhnya manja
"Yaudah sini abang gendong?" Oka langsung menggendong Alya menuju kamar mandi
Alya tersenyum mendapatkan perhatian dari suaminya.
"Sudah bang!" ucap Alya
"Dasar manja!!" cibir Oka sembari menggendong Alya
Gadis itu kemudian berganti pakaian dan merapikan rambutnya.
"Nyok kite sarapan?" ajak Alya
Baru beberapa langkah ia berjalan tiba-tiba Alya terjatuh.
**bruugh!!
"Kamu kenapa sih sayang kok bisa jatuh?" tanya Oka
"Ayr masih sakit bang kalau jalan!" ucap Alya sembari menahan sakit
__ADS_1