KAWIN GANTUNG DAPAT SUAMI SUPER RESE

KAWIN GANTUNG DAPAT SUAMI SUPER RESE
Chapter 25 # Malam Pertama


__ADS_3

Malam mulai menjelang, pestapun mulai berakhir. Alya segera memasuki kamarnya dan menjatuhkan badannya keatas kasurnya.


"Hufft!!, lelah hayati," ucap Alya sembari memejamkan matanya


**Krieeet!!


Oka perlahan membuka pintu kamar Alya dan langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Mendengar suara orang mandi di kamarnya, membuat Alya kaget dan segera membuka matanya.


"Siapa yang mandi malam-malam gini dikamar aye!" gumam Alya


Gadis itu kemudian turun dari ranjangnya dan berjalan menuju ke kamar mandi.


Ia mencoba membuka pintu kamar mandinya.


**Kreek!!


"Berhasil!, ternyata gak dikunci gengs pintunya!" ucap Alya lirih


Perlahan ia membuka pintunya, dan mengintip siapa yang sedang mandi dikamarnya.


Matanya seketika melotot dan ia langsung berteriak ketika melihat Oka yang sedang mandi sembari bersenandung riang.


"Aaaaaaaa!!!" teriak Alya sembari menutup matanya


"Bujung dah!! lo gak sabaran amat sih neng!, sampai ngintip abang mandi segala!" gerutu Oka


"Diih najong!!, siapa yang ngintip lo, makanya kalau mandi tuh dikunci pintunya!" cibir Alya


"Lah kenape lo masih ngejogrog disitu, ape mau mandi bareng abang?"goda Oka


"Diih najong!!!" teriak Alya sembari menutup pintu kamar mandinya


"Kenapa si Jampang mandi di mari" gumam Alya


"Hadeeh kenape aye jadi ketularan amnesia kaye si Tuyul sih, kan bang Oka udah jadi suami aye, berarti wajar dong kalau dia mandi dikamar mandi aye, duuuh kenapa aye jadi deg-degan gini yah," ucap Alya


Alya segera masuk ke kolong ranjangnya, ketika melihat Oka keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk saja.


Oka yang mengetahui Alya bersembunyi dibawah tempat tidur hanya tersenyum melihat tingkah laku konyol istrinya.


"Aye kerjain baru rasa lo!" gumam Oka


Ia sengaja melepaskan handuknya, dan meletakkannya dibawah. Alya menjadi bertambah gemetar ketika menyadari bahwa Oka sedang berganti pakaian dihadapannya.


"Ya ampun kenapa ia ganti bajunya disini sih, bukannya dikamar mandi, " gerutu Alya


"Rasain lo! " gumam Oka


Jantung Alya berdetak lebih cepat ketika Oka mulai menundukkan badannya untuk mengambil handuk yang ia jatuhkan dilantai.


"Duh!, mati aye kalau sampai ketahuan bang Oka, bisa runyam urusannye!" cibir Alya


Oka sengaja menoleh kearah Alya dan pura-pura kaget ketika melihat Alya, sembari berteriak.

__ADS_1


"Aaaaaa!!" teriak Oka dan Alya bersamaan


Alya segera keluar dari tempat persembunyiannya dan berjalan keluar, Namun Oka dengan sigap menariknya hingga Alya berada di pelukan Oka sekarang.


Mumun yang terusik dengan jeritan keduanya segera mendatangi kamar Alya.


**Braakk!!


"Dilarang berisik!, karena suara kalian yang cempreng mengganggu tidurku!!" teriak Mumun sambil menggebrak pintu kamar mereka


"Kalian bisa kan main dengan cantik bukan dengan teriak-teriak gitu!, malu-maluin aja!, Lo juga Oka, udah tua juga masa gak bisa main dengan cantik. Perlakukan anak aye dengan lembut, biar kagak teriak-teriak kaya orang lagi dianiaya aje!" cibir Mumun


"Iye nyak maaf, Oka janji akan main cantik sekarang, biar tidak menggangu tidur nyak dan babe," jawab Oka


"Ok, selamat bersenang-senang!" ucap Mumun


Mumun kemudian pergi meninggalkan ruangan itu.


"Kenape lo ngeliatin aye kaya gitu?, oh aye tahu lo pasti terpesona kan dengan tubuh atletis aye!" ucap Oka yang bertelanjang dada


"Diih dasar mesum, siape juga yang terpesona sama lo!" cibir Alya


"Beneran lo kagak terpesona dengan ketampanan aye," goda Oka sembari mendekatkan wajahnya kepada Alya sehingga hidung keduanya saling bersentuhan


"Duhh!!, kenapa tambah deg-degan gini sih!" batin Alya


"Eeh maaf bang Alya mau mandi dulu, " ucap Alya sambil melepaskan diri dari pelukan Oka


"Mandi yang bersih sayang, biar wangi, abis itu dandan yang cantik ya, biar aye lebih bersemangat untuk menjalankan kewajiban aye malam ini!" bisik Oka ditelinga Alya hingga membuat Alya bergidik geli ketika mendengarnya.


"hihihi!!, dasar anak kecil!" cibir Oka yang kemudian membaringkan tubuhnya di atas kasur


"Fiuuuh!!, akhirnye aye Berhasil juga melepaskan status bujang lapuk gue, mudah-mudahan aye bisa menjadi imam yang baik buat Alya" ucap Oka sembari memejamkan matanya


Selesai mandi, Alya segera duduk ditepi ranjangnya sembari menatap Oka yang sudah terlelap disampingnya.


"Selamat juga malam ini, untung si Jampang sudah tidur jadi aman deh aye!" ucap Alya


Ia kemudian berbaring disamping Oka dan memberi batas sebuah guling agar Oka tidak menyentuhnya.


Sebenarnya Alya masih enggan untuk memejamkan matanya, karena ia takut kalau Oka akan meminta haknya malam ini. Tapi karena kelelahan yang menderanya membuatnya terlelap.


Sayup-sayup suara adzan subuh membangunkan Oka dari tidurnya, ia mulai membuka matanya dan perlahan melepaskan kaki Alya yang berada diatas perutnya.


"Hmmm!, kenapa kamu terlihat sangat imut ketika tidur Al," ucap Oka sambil mencium kening istrinya


Ketika ia hendak turun dari ranjangnya tiba-tiba tangan Alya menariknya, hingga ia kembali terbaring disampingnya.


"Dasar nakal!, awas aja kalau adik aye sampai bangun bisa berabe urusannye, " ucap Oka sembari mengusap lembut wajah Alya


"Udah lo, tidur aje ye, aye mau mandi dulu, " ucap Oka


Selesai mandi, Oka membangunkan Alya untuk sholat subuh berjamaah dengannya.


"Sayang bangun dong, kita sholat subuh yuk?" bisik Oka lembut

__ADS_1


"Udah abang aja duluan, aye masih ngantuk," jawab Alya sembari menarik selimutnya lagi


"Yaudah, kalau gak mau sholat subuh berjamaah berarti lo milih untuk menjalankan kewajiabanmu sebagai seorang istri," goda Oka


"Tidaaak!!" teriak Alya yang segera bergegas ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu


Setelah selesai berwudhu Alya segera mengambil mukena dan berdiri dibelakang Oka.


"Kamu gak mandi ya sayang?" tanya Oka


"Gak, dingin!, nanti aja mandinya," jawab Alya


"Yaudah, nanti mandinya abis kita ena-eba aja ya sayang," goda Oka


"Diih!!, kenapa jadi mesum gini sih!" cibir Alya


"hihihi," Oka hanya tertawa mendengar ucapan Alya


"Udah buruan sholat!" seru Alya


"Ok"


Oka kemudian segera melakukan qomat dan memulai sholatnya.


Selesai sholat, Alya kemudian mencium tangan suaminya.


"Kok tidur lagi si sayang?" tanya Oka ketika melihat Alya yang kembali merebahkan tubuhnya di atas kasur.


"Masih ngantuk," jawab Alya


"Hmmm!, Aku tahu kau sengaja ingin menantang ku kan?" goda Oka sembari mendekati Alya


"Siapa yang nantangin, orang beneran Alya masih ngantuk dan mau tidur lagi kok," jawab Alya


Ia menggeser posisinya karena Oka terus mendekatinya.


"Stoop!!, jangan dekat-dekat, ingat anjuran pemerintah untuk melakukan social distancing, jaga jarak aman minimal satu meter!" seru Alya sembari menahan tubuh Oka


"Itu tidak berlaku untuk pasangan penganten baru neng, justru kita tidak boleh ada jarak agar kite bise cepet buat dede bayi!" bisik Oka


"Diih!, dasar mesum!!" teriak Alya


"Ssstt!, jangan teriak, nanti nyak marah lagi!" ucap Oka sembari menutup mulut Alya dengan tangannya.


"Yaudah jauh-jauh sana!, " ucap Alya ketus


"Ok!, yaudah aye siap-siap berangkat kerja yeh!" ucap Oka


"Kok pagi-pagi banget kerjanye!" jawab Alya


"Abis gimane daripade dimari juge kagak ade yang dikerjain, mending ke pabrik banyak kerjaan" jawab Oka


"Iyeh maafin Alya ya bang, aye belom siap, aye takut soalnye, lagian kan Alya masih sekolah," jawab Alya


"Iyeh Al, abang paham kok, makanya daripada adek abang bangun kalau deket-deket lo, mending abang kerja aje biar kagak mesum otaknye" jawab Oka

__ADS_1


__ADS_2