
setelah sarapan bersama soyan pun langsung akan berangkat di karenakan dia tidak punya terlalu banyak waktu
di luar sekte pedang terlihat soyan,Lin vuxi dan Lin huanyi soyan akan berangkat terlihat Lin huanyi sudah siap untuk pergi ke ibukota dan sembari mengucapkan selamat tinggal pada ayahnya diapun menuju soyan yang di mana
perjalanan mereka kali ini akan memakai jalur hutan di karenakan Lin huanyi yang masih pada tahap penyempurnaan inti bintang *9yang di mana dia baru Naik satu tingkat beberapa hari yang lalu
merekapun berangkat melewati hutan untuk sampai di ibukota hanya hutan yang menjadi pembatas
setelah melakukan perjalanan cukup lama soyan dan Lin huanyi ber istirahat di dalam hutan soyan yang sudah menghitung waktu yang di perlukan untuk sampai di ibukota tidak terlalu terburu buru di karenakan
untuk sampai di ibu kota mereka hanya butuh dua hari dan paling lama tiga hari
................
__ADS_1
selama beberapa hari ini jugalah hubungan soyan dan huanyi juga semakin dekat mereka sudah mulai saling memegan tangan saat berjalan menyusuri hutan
dua hari pun terlewati di depan sebuah gerbang kota yang cukup rapih dengan beberapa penjaga yang menjaga gerbang
soyan pun masuk dan mendaftarkan diri untuk masuk ke ibu kota menggunakan identitas murit dari sekte pedang termasuk huanyi yang memakai identitas yang sama
melihat itu para penjaga membarkan mereka masuk dengan mudah sesampainya di sana soyan melihat pemandangan yang cukup ramai di penuhi oleh rakya yang ber lalu-lalang dan menjual barang-barang
dia melihat kebanyakan dari orang-orang yang tampak ceria itu ternya hanya orang-orang kelas menengah keatas sedangkan orang dengan kasta rendah di jadikan budak dan bahkan di jadikan bahan perdaganggan
melihat beberapa orang yang menderita itu soyan semakin heran dengan perilaku para penguasa yang berada di ibu kota ini
soyan pun menahan amarahnya dan masuk ke dalam penginapan untuk menyewah tempat menginap untuk beberapa hari
__ADS_1
"tolong saya mau memesan dua kamar untuk menginap sekitar 5 hari"ucap soyan di dekat penjaga penginapan
mendengar itu pelayan penginapan pun berkata"maaf tua muda kamar yang kosong tinggal satu apakah tuan muda tidak keberatan"ucapnya dengan hormat
mendengar itu soyan pun melirik huanyi yang tepat di sampingnya huanyi pun hanya mengganguk karena tidak ada pilihan lain dari pada mereka mencari penginapan lain yang akan memakan waktu lebih lama
melihat anggukan huanyi soyan pun setuju dan langsung membayar uang menginap di sana mengunakan uang yang masih sangat banyak yang di tinggalkan guru beserta hasil rampokan ya terhadap dua sekte besar
pelayan penginapan pu menuntun jalan ke ruanggan yang di sewa soyan untuk menginap sesampain nya di sana pelayan pun langsung memberika Kunci kamar itu dan pergi sembari memberi hormat kepada soyan
soyan dan huanyi pun membuka pintu ruanggan itu dan masuk walau pun canggun huanyi masih tetap mempertahankan wajah tenag nya
soyan yang melihat itu hanya tersenyum dia pun berjalan masuk ke ruanggan tempat tidur lalu melihat ruanggan itu ternyata terdapat sebuah kursi yang cukup besar untuk bersantai melihat itu soyan pun tersenyum
__ADS_1