
dan berkata "Lin'r tidurlah di atas kasur itu aku akan tidur dan beristirahat di atas tempat duduk ini"mendengar itu awalnya Lin huanyi menolak karena tidak nyaman dengan soyan
namun soyan memaksa supaya Lin huanyi menurutinya dia pun hanya bisah menurut
..................
di pagi harinya seperti biasa soyan bangun dan langsung membersihkan dirinya setelah selesai membersihkan diri soyan cukup terkejut sekaligus gugup di karenakan melihat Lin huanyi
yang masih terlelap tidur dengan wajahnya yang masih memakai kain penutup walaupun demikian soyan masih tetap bisah melihat wajah asli huanyi
diapun mendekati huanyi lalu"bangun Lin'r sudah pagi kita harus berkeliling kota"ucap soyan lembut
mendengar itu huanyi awalnya hanya membuka matanya sedikit namun seketika dia teringan bahwa dia tidur satu ruangga yang sama dengan soyan
dengan cepat dia terbangun dan langsung memeriksa tubuh beserta melihat ke adaan tempat yang dia tiduri dengan cepat dia menatap soyan yang berdiri di sampingnya
diapun sedikit lega karena soyan tidak melakukan hal-hal yang tidak-tidak pada dirinya
__ADS_1
jika saja soyan mendengar pemikiran huanyi mungkin saja soyan akan terkejut
di karenakan huanyi bisah menebak apa yang sedang soyan pertahankan
maksutnya walau pun soyan adalah orang yang dingin bukan berarti dia tidak memiliki sisi kemanusiaan dan sesama lelaki juga pasti harus sanggat
mempertahankan godaan yang menimpa setiap kau lelaki
huanyi yang melihat soyan keluar dari ruanggan dia pun bangun dan membersihkan diri tak berselang lama kemudia huanyi menyusul soyan yang sudah ada di lantai bawah ruang makan penginapan
setelah makan soyan dan huanyi pun keluar dari penginapan dan mulai berkeliling ibu kota benua yin
hampir setengah hari soyan dan huanyi habiskan untuk menyusuri tiap-tiap bagian ibu kota bukan Tampa alasan ini demi kelancara penggilingan tahta kaisar
setelah melihat kondisi soyan juga melihat beberapa hal yang membuat dia geram dengan kaisar yang sekarang beserta keluarga kerajaan maupun Mentri di kekaisaran
yaitu adanya perdaganggan budak dan bahkan membuat warga mereka sendiri sebagai budak terutama wanita yang hanya di jadikan bahan pemuas para penguasa atau pejabat di kekaisaran
__ADS_1
membayangkan itu soyan semakin heran dan sudah mulai menyusun rencana penyerangga yang akan di lakukan dengan cepat
sesampainya di penginapan soyan dan huanyi pun beristirahat selepas mereka makan siang
mereka hanya meng habiskan waktu di penginapan sampai esok harinya
"Lin'r kembalilah terlebih dahulu ke sekte pedang dan kabari ke setiap sekte aliansi untuk mempersiapkan diri mereka sekitar dua hari dari sekarang karena aku akan menyerang kekaisaran dalam kurung waktu dua hari"
"baik lah soyan tapi kamu jangan sampai terluka aku tidak akan perna memaafkan kamu jika terluka"ucap huanyi memberi balasan kepada soyan
soyan yang mendengar itu hanya tersenyum dan mengangguk
huanyi pun pada pagi hari itu juga dia kembali ke sekte pedang dia juga di antar ke gerbang perbatasan oleh soyan sebagai tanda perpisahan sementara mereka
sebelum kembali soyan mendapatkan sebuah pelukan hangat dari huanyi yang sedang bersiap meninggalkan gerbang
selama ini di ibu kota hubungannya dengan huanyi semakin dekat dan huanyi juga semakin berani terhadap soyan
__ADS_1