Kehancuran Bukanlah Akhir

Kehancuran Bukanlah Akhir
sesuatu yang baru


__ADS_3

*murid ku kau sudah tumbuh lebih kuat sekarang dan bahkan kamu sebentar lagi akan mencapai kultivasi di tingkat master inti *7 hanya dalam sebulan kamu sudah berkembang pesat" roku berkata denga senyum


tiba-tiba ada tiga orang yang meng hampiri ke duanya dan berkata"ayo soyan kita lanjutkan latihan dengan ku aku akan membuat mu mampu mengendalikan hal-hal yang ada di sekitarmu"


soyan pun menjawab"baik guru aku akan berusaha dengan keras"ucap nya dengan senyum


soyan dan ke empat gurunya kembali ke rumah untuk makan siang lalu guru soyan yang bernama Senior Dey berkata"aku tidak akan mengajarimu secara langsung


aku hanya akan memberikan buku teknik kau harus bisah memahami ini juga akan melatih pemahaman mu untuk berkembang"ucapnya dengan suara tegas


sembari memberikan bukuh yang tertulis bukuh* 7 elemen penghancur langit*


soyan pun membalas"aku siap guru aku pasti akan memahami pengetahuan yang kau berikan di dalam buku ini dan menguasai nya dengan sempurna" ucap soyan dengan tegas


lalu senior Dey bangkit dari meja makan dan pergi bersama soyan ke sebuah gunung yang tinggi dan di dalam gunug terdapat lafa yang sangat panas

__ADS_1


di atas gunung itu juga terdapat awan petir yang terus menyambar Tampa henti


melihat fenomena itu soyan pun bertanya"guru apakah aku akan berlatih di tengah feno mena menakutkan ini" dengan nada yang tetap tenang


mendengar pertanyaan muritnya senior Day pun berkata"memang benar kau akan berlatih di sana sampai kamu mampu menguasai elemen api dan petir dan mampu menggabung kan keduanya


Dengan begitu kamu akan mampu bertam


bah kuat tapi ingat bah ka guru sendiri tidak mampu melakukan hal seperti menggabungkan dua elemen"


mendengar itu soyan pun berkata dengan heran"tapi kenapa guru menyuruh ku melakukan hal yang bahkan guru sendiri tidak bisa"ucap soyan yang masih heran


soyan pun mengangguk kan kepalanya lalu langsung pergi ke antara lafa dan guntur itu baru beberapa langkah soyan merasakan tekanan yang amat kuat


diapun menggunakan keahlian pedangnya untuk mencip Takan area yang bisah dia gunakan berjalan ke tengah-tengah Gunung lalu duduk bersilah sembari membaca buku y

__ADS_1


yang di berikan gurunya setelah hari demi hari terlewati akhirnya soyan bangun dari meditasi ya dan langsung memperaktekkan


kemampuan yang dia pelajari dengan cukup lama hari demi hari di lewati oleh soyan lagi


.................


tiga bulan berlalu kembali


tiba-tiba langit menunjukkan pruktuasi fenomena yang sangat menekan semua yang ada pada di mensi itu


terlihat di sebuah hamparan tanah yang luas di depan hamparan tanah itu terdapat gunung yang di mana fenomena ini berpusat pada tempat itu


terdapat empat orang di hamparan tanah yang luas itu mereka duduk dengan cukup tenag sembari memandangi gunug yang ada di depan mereka sembari terlihat senyum


di wajah mereka

__ADS_1


mereka berempat sempat terkejut dengan fenomena ini tapi setelah tau bahwa itu murid mereka ,mereka berempat duduk sembari melihat situasi


setelah cukup lama para guru soyan pun menuju gunung


__ADS_2