
Dan untuk keahlian ku sendiri adalah penguasa teknik pedang"ucap senior Roku dengan senyum khasnya
soyan pun terkejut dengan para senior yang berada di depannya ternyata sangat kuat
lagi pula dirinya juga tidak mampu melihat tingkatan kekuatan masing-masing senior di hadapannya saat ini
soyan berkata dengan suara yang sopan"terimah kasi sekali lagi para senior aku Chu soyan pasti tidak akan melupakan ke baikan kalian"ucap soyan dengan tegas tanpa ada keraguan sedikitpun dari tatapan matanya
setelah mendengar ucapan soyan yang tulus ke empat senior yang menolongnya pun diam-diam tersenyum penuh arti
lalu senior roku pun berkata"nak soyan apakah kamu mau jadi murid dari kami ber empat"tannya senior roku kepada soyan dengan senyum hangat nya
soyan pun membalas"tapi senior aku hanya orang cacat yang sudah tidak mampu meningkatkan kultivasi ku apakah senior roku bercanda"ucap soyan agad sedih
tiba-tiba senior she berkata"nak jadilah murid kami,kami pasti akan membantumu berkembang pasti ada cara untuk membuat mu berkembang"ucap senior she meyakinkan soyan
__ADS_1
"benar nak jadilah murid kami yang aku lihat dari dirimu bukan kekuatan mu melainkan sikap pantang menyerah dan sopan santun mu dan yang kulihat kamu
sebenarnya bisah berkultivasi namun ada sesuatu di dalam tubuh mu yang menghalangi terobosan milikmu"ucah senior Dey
mendengan penjelasan dari salah satu seniornya soyan sontak terkejut dengan cepat dia berkata"benarkah itu senior Dey kalau begitu aku tidak keberatan menjadi murid para senior sekalian"ucap soyan dengan cepat sambil tersenyum penuh arti
lalu senior Tais berkata"nak tapi kamu bisah saja mati dalam proses ini apakah kamu yakin karna aku dan para gurumu yang lain mungkin akan ke walahan jika kamu tidak dapat ber tahan"ucapnya dengan nada serius
soyan membalas "murid soyan akan tetap melakukannya wahai guru apa pun resikonya murid pasti akan melewati nya"ucap soyan sembari memberi hormat kepada para guru barunya
dengan cepat senior roku berkata"murid ku bangun lah ingat kau harus selalu menjaga martabat mu dan martabat gurumu ini kembalilah istiraha terlebih dahulu besok pagi
soyan pun bergegas berjalan kembali ke kamarnya setelah berpamitan dengan ke empat guru nya
......................
__ADS_1
pagi hari yang cerah soyan pun bangun dari tidur nya diya bisah mencium bau makanan yang lezat
sesaat sebelum di panggil oleh senior she"nak kemarilah kita makan dulu"ucapnya denga lembut
soyan pun sarapan bersama dengan para gurunya,setelah makan soyan pun akan memulai latihan nya
.......
"muritku aku akan mengecek kondisimu sekarang kamu harus bertahan mungkin akan sedikit sakit"ucap gurunya yaitu senior she
soyan pun mengangguk tanpa membalas
senior she pun langsung memeriksa soyan denga menggunakan Ki miliknya tapi walaupun tingkat kekuatan senior she sudah cukup tinggi tapi tidak mampu menembus penghalang di tubuh soyan
pada saat yang sama soyan pun merasakan rasa sakit yang tiba-tiba muncul di tubuhnya
__ADS_1
tiba-tiba saja wajah senior she berkeringat dingin sesuatu di dalam tubuh soyan diyapun spontan menghentikan pemerik saanya ke pada soyan
diya pun berkata dengan suara berat"nak kau sesungguhnya memiliki sesuatu yang bahkan hanya muncul sekali di dunia ini"ucap senior she sembari ber istirahat