Kehancuran Bukanlah Akhir

Kehancuran Bukanlah Akhir
sang pengendali api dan petir


__ADS_3

setibanya di gunung terlihat soyan denga penampilan yang sangat luar biasa dia duduk bersilah di atas langit Tampa tempat duduk dia terlihat lebih tampan denga rambut yang Ter urai dan dengan mata yang taja berwarna mera dan biru dan di lengkapi rambut putih


soyan menatap orang yang baru datang ternyata itu adalah gurunya dengan tatapan matanya


senior rokun,Shen,Deyi dan Taisyu


sedikit gemetar melihat wujud soyan yang menatap mereka tiba-tiba muncul sosok yang sedikit transparan di belakang soyan dan bencana kembali bergemuruh


di langit langit terlihat seperti akan ada bencana dan itu terlihat seperti kesengsaraan orang-orang yang akan segera mene robos tahap langit *1


melihat feno mena itu senior rokun dan tiga lainya hanya bisah menahan keterkejutan akan fenomena itu


terlihat awan dengan petir yang Ganas mulai menerjang ke arah soyan tapi dalam sekejap mata soyan menghentika petir kesengsaraan itu dengan hanya satu jari setelah beberapa saat


sudah terdengar banyak Sambaran petir yang sangat dahsyat dan tempat di sekitar terjadinya proses ini terjadi kerusakan yang luar biasa

__ADS_1


setelah beberapa saat soyan kembali menutup mata dan bermeditasi untuk beberapa jam awan di penuhi petir di langit juga sudah menghilang


ketika soyan bermeditasi dia merasakan kekuatan nya akan meningkat


pada saat yang sama terjadi ledakan di dantian soyan dan membuat dia menerobos sampai ke tahap kultivasi tahap langit *3


setelah nya soyan berdiri di langit merenggangkan tubuhnya lalu diya menatap para gurunya dan dalam sekejap dia tiba di depan gurunya


dia pun menyapa dengan hormat"salam guru murid soyan kembali"sembari tersenyum


soyan lalu menggangka kepalanya lalu sembari tersenyum"guru kalian lah yang telah membantu murid ini mencapai semua ini" ucapnya dengan nada rendah


lalu senior she berkata sembari tersenyum "baiklah muritku kita kembali duluh sarapan sebelum melanjutkan latihan mu di bawah bimbingan ku dan saudara Taisyu"ucap nya sembari tersenyum


soyan pun mengangguk kan kepala lalu pergi bersama gurunya untuk makan dan ber istirahat

__ADS_1


...............


keesokan paginya soyan bangun dan makan bersama para gurunya


selepas makan soyan pun pergi bersama dengan senior she dan Tais setelah sampai di sebuah tempat di tebing yang terdapat


air terjun dan di bawahnya terdapat kolam air yang masih sangat jerni Tampa tercemar


soyan pun kagum dengan tempat ini lalu berkata"guru apaka kita akan berlati di sini"ucapnya dengan tenag


senior she pun menjawab" iya di sini tempat kita akan berlatih tentang pembuatan pil disini aura spiritual nya sangat kuat dan cocok buat dirimu belajar memahami dan praktek membuat pil"kata senior she dengan senyum nya yang has


soyan pun kembali bertanya "lalu guru tais apa kah kita juga akan berlatih di sini"ucap soyan


senior tais"benar hanya saja kau harus menguasai teknik pil terlebih dahulu baruh aku ajarkan membuat Aray lokasinya tetap disini tapi kamu harus berada selalu di bawah air terjun itu saat di pelatihan ku nantinya"ucapnya dengan lembut

__ADS_1


soyan pun akhirnya paham dan mulai bersiap-siap belajar


__ADS_2