
pagi itu tom memutuskan untuk ke ibukota dengan di temani Endah,semtara Lia akan tetap di Surabaya menunggu cia.
Bayu pun yang masih cemas dengan keadaan istrinya tak tau harus berbuat apa.. hanya menunggu dan bersabar.
terlihat seorang dokter yang memasuki ruangan cia.
tak lama berselang ia pun keluar,
Bayu dan lia menunggu di depan ruangan inap cia.
dokter tersebut menghampiri mereka..
" cia sdh sdr ". ujar nya
mereka yang mendengar berucap syukur,
" tapi keadaannya masih lemah,jangan terlalu banyak meberikannya beban pikiran ". ujarnya lagi
mereka menanggalkan kepala serentak.dokter berlalu meninggalkan mereka,mereka pun bergegas masuk keruangan cia.
mereka melihat cia yang memandang mereka dengan tatapan sayu.
" cia.. kau sudah sadar " ujar Bayu
cia hanya tersenyum.
Bayu mengecup lembut dahi cia dengan hangat ny.
" aku mohon jangan tinggalkan aku syang " seloroh Bayu...
cia hanya terdiam,tak mengerti dengan ucapan Bayu,
kebisuan pun hadir di antar mereka,ruangan itu sunyi,hanya terdengar suara dari luar sana..
......................
sementara itu Endah dan tom sdh tiba di ibu kota,mereka tak perlu menunggu lama,mereka pun bergegas menuju kediaman org tua cia.
mereka lega setiba di sana mereka hanya bertemu dengan Om nur dan nek Neli,
" ma.. bagaimana keadaan Mama...?? " tnya Endah menghampiri Bu nur dan nek Neli yg tengah duduk di teras rumah nya.
Mama nur memandang Endah,sahabt cia,
" baik sayang " ujar nya singkat
mereka melihatkalo sekarang Mama nur jauh lebih baik dari pertama mereka kemari.
Endah pun melanjutkan.
__ADS_1
" ma,aku ingin memberi tahu Mama sesuatu tentang cia " Endah melanjutkan
mama yang menengar nama anak nya d sebut oleh sahabatnya itu,seketik terlihat raut wajah yang bahagia.
" ad ap syg...?? " katanya Mama nur,d dengan raut wajah yang terlihat bahagia
Endah mengambil napas panjang
" ma,, cia sudah menikah " ujar nya.
Mama begitu terkejut mendengar hal itu,sama halny dengan nek Neli,yang menjatuhkan gelas yg sedari tadi di pegangnya.
" apa yang kau katakan..? " Kata nek Neli
Endah memandang nek Neli dengan tatapan,yang entah tak bisa di jelaskan.
" iya nek... cia sdh menikah,sekarang cia berada di Surabaya,,kondisi cia saat ini sedang tidak baik " Endah terdiam sesaat.
Mama yg sedari tadi hanya diam,menahan perasaan marah dan bahagia nya,p perasaan yang tak melukiskan nya bagaimana,bahagia atau marah.
" apa maksud mu dengan kondisi cia yang tak baik...?? " Mama bertanya lagi.
Endah pun melanjutkan...
" cia masuk rumah sakit ma,, cia sekarang sedang mengandung,kondisi rahim cia sangat lemah,usia kandungan sdh 3 bulan "
" cia ... apa yang kau lakukan nak..? " sebegitu benci kah kau dengan mama dan papa sehingga kau tak memberi tahu kami dengan keadaan yang sebesar ini " ujar Mama di sela Isak tangis nya...
nenek pun tak kalah terkejut nya mendengar ini semua.
" sekarang bagaimana keadaan cucuku...?? " tanya kemudian
" cia masih di rumah sakit nek,sewaktu kami berangkat ke sni cia msh blum sadarkan diri "
mendengar itu Mama semakin larut dengan kesedihannya...
suasana hening... dengan Isak tangis Mama,endah hanya bisa diam tak berani berkata -kata lagi...
sesaat kemudian... Endah dan tom berpamitan.. saat ini mereka belum menuju ke Surabaya,tom ad urusan yg harus d selesaikan sedikit.
sementara itu d kediaman cia,yang masih sunyi tanpa kata, nenek menghampiri mama..
" kita ke Surabaya sekarang " ujr ny
Mama menoleh ke arah nenek
" tapi bagaimana jika mas yuda tau ma...?? "tanya Bu nur kepada mertuanya.
" tak usah kau pikirkan yuda,niar aku yang akan mengurusnya nanti,sebaiknya kau bersiap karn aku ingin melihat keadaan cucuku secara langsung " katanya.
__ADS_1
jika nek Neli sudah berbicara tak akan ada satu pun dari keluarga yang mampu untuk membantahnya.
sebelum bersiap Bu nur yang masih ragu dengan. keputusan sang mertuanya,memberanikan dirinya untuk berbicara
" ma,apa sebaiknya aku menghubungi mas yuda dulu ma memberi tahukan hal ini terlebih dulu kepadanya "
nek Neli memandang Mama,
" kau ingin menganggu kerja suami sekarang...?? " tanya nya, dan mengambil napas panjang sebelum melanjutkan...
" jika kau ragu dan tak ingin bergerak untuk pergi,sebaiknya kau tunggu di sini,kau tunggu hingga suami mu kembali "
nadanya terdengar agak sedikit ketus.
Mama masih terdiam,
" tapi ma, jik mas yuda mengetahui hal ini,dan kita pergi tanpa bicara dulu kepadanya dia akan marah ma. " ad nada ketakutan di sana
nenek yang merasa kesal pun bergumam
" jika kau ingin pergi bersama ku sekarang,segera persiapkan dirimu,tapi jika kau masih ingin ttp di sini,jang mencegah ku untuk pergi." gertak buk Neli Dengan nada yang agak sedikit ketus.
buk Neli pun tak ingin lagi mendengar banyak komentar dari menantunya itu,dia bergegas keluar dan memanggil pak Yanto..
" yanto,, Yanto ,, " panggilnya...
pak Yanto yang mendengar suara ndoro besar yang berteriak memanggil,segera berlari menghan
mpiri
" iya ndoro." saut nya
" segera siap kan mobil dan antar aku ke Surabaya sekarang " pintah nya.
pak Yanto yang sedikit bingung,tak berani banyak bertanya dan bergegas mengerjakan perintah ndoro besar nya it.
setelah semua di rasa sudah cukup,nek Neli akan seger berangkat,saat hendak menaiki mobil,bu nur keluar dan memanggil mertuanya.
" ma,,, ma,,, tunggu " ucap nya
nek Neli pun menoleh ke arah suara,
" bagaimana kau jadi inhin ikut...??? " tanya nya
Bu nur mengangguk kan kepalanya.
tak perlu menunggu lama,mobil pun berangkat.
sebelum berangkat Mama sudah berpesan kepada bim ija,jika suami ya pulang katakan saja ia dan Mama mertuanya pergi ke Surabaya,dan tk perlu menjelaskan kepada suaminya tenteng kepergian mereka.
__ADS_1