
2hari setelah mendengar cerita anaknya,pak yuda yang masih terdiam dalam pikirannya,memutuskan untuk tak masuk kerja.
dia masih bungkam,dengan semua pikiran yang berkecamuk di benaknya.
tiba tiba dari arah belakang,bu nur menghampiri suaminya.
" pa,sampai kapan papa akan berdiam seperti ini..?" tanya nya
pak yuda tak menggubris sapaan istrinya dan berlalu meninggalkan istrinya d sana.
ia bergegas ke vafiliun yang ada d sebelah rumah utama,
di sana pak yuda menyendiri,ia butuh waktu untuk menerima kenyataan ini,bahwa sekarang ank yang selalu di harapkan nya telah membuat nya kecewa.
ia bingung dengan keputusan apa yang akan di ambilnya,sembari membiarkan air mata ny jatuh,agar bisa melepas kekecewaan nya yang sekarang di hadapi nya.
nek Neli yang melihat pak yuda diam dan menitikan air mata,dari teras kamar terlihat jelas apa saja yang di kerjakan org di paviliun it,memutuskan untuk menghampirinya.setiba di sana,ia memegangi pundak putra nya itu.
" yud, apa yang kau pikirkan..??" tanyanya
__ADS_1
pak yuda yang tadinya tak menyadari keberadaan ibunya,segera mennyek air matanya.
" entahlah ma,aku merasa begitu terpukul dengan semua ini,cia yang sll aku harapkan,yang sll aku banggakan. Dengan seketika membuat aku terjatuh di atas kebanggan ku sendiri terhadapnya." selorohnya dengan suara yang serak.
nek Neli masih terdiam.
" aku pun tak menyangka jika nur akan merasakan ini dari ku" lanjutnya.
nek Neli pun berujar
" nur tidak merasakan ini dari mu.."
" maksud Mama...? " tanya pak yuda
nek Neli terdiam sesaat
" kau tak pantas menghukum istri mu,di sini dia lebih menderita dari mu,dia sebagai seorang ibj,harus melihat keadaan anaknya,yang dulu tak pernah kurang satu apa pun kini sangat jauh berbeda,dia yang melihat cia terbaring di rumah sakit dengan keadaan nya yang kurus,dia yang paling terpukul dan menderita." katanya lagi.
pak yuda terdiam,kemudian kembali berujar.
__ADS_1
" apa aku terlalu keras selama ini i mendidik cia ma...?"
" apa aku bukan ayah yang baik untuk cia,ma..?" tanya nya lagi.
nek nur tau persis jika semua ini bermula dari keegoisan anak nya ini,sehingg terjadi hal yang begitu rumit,seperti saat ini.
" sekarang tak guna kau sesal apa yang sudah terjadi,jima kau masih menganggap cia anak mu,kau maafkan dia,dan bawa pulang dia bersama suaminya kerumah ini,sebentar lagi cia akan melahirkan ank pertamanya,jika terjadi sesuatu kepada nya,kau akan lebih menyesal dari ini " kata nek Neli
pak yuda terdiam,nek Neli tau jika pikiran putranya sekarang benar benar sangat tentu arah,maka ia memutuskan untuk meninggalkan pak yuda dengan pikirannya.
" pikir kan perkataan ku baik baik yuda,jangan kau ulangi keegoisan mu yang lalu,untuk memulai penyesalan mu kedepannya nanti." ujar nya tegas.
nek Neli pun berlalu,dan meninggalkan anaknya sendiri.
nek Neli memasuki ruang utama,bu nur yang melihat Bu neli segera menghampiri,
" ma, bagaiman keadaan mas yuda,apa dia marah kepada ku ma...? " tanya nya
nek Neli menatap menantunya ini,sembari berujar.
__ADS_1
" sudah,sekarang kau tak usah menganggu suami dulu,biarkn dia berpikir sendiri." katanya.
Bu nur pun mengangguk,dengan mengenyampingkan perasaan nya yang sudah di penuhi beribu tanda tanya.