
malam pun sudah menyelimuti ibu kota,
Bu nur yang sedari tadi menunggu suaminya di kamar,di kejutkan dengan suara pintu yang terbuka,ia menoleh,di lihatnya pak yuda yang masuk masih dengan raut muka yang tak bisa di artikan oleh nya. karna tak ingin membuat suaminya marah,ia pun memutuskan untuk tetap diam,pak yuda yang melihat istrinya mematung di sudut ranjang,tak mengisahkan nya untuk sesaat,ia bergegas ke kamar mandi,ia berpikir jika menguyur tubuh nya dengan air,ia akan merasa lebih baik.
tak lama kemudian,pak yuda pun keluar dari kamar mandi dan segera mengenakan piyama yang sudah di siapkan Bu nur sedari tadi.
Bu nur yang masih terdiam di sudut ranjang,tak berani untuk memulai pembicaraan,ia memilih untuk tetap diam.
pak yuda pun melihat ke arah istrinya,tersirat rasa iba di sana,karna bru beberapa hari yang laluia bisa melihat keceriaan istrinya setelah lama eprhian anaknya,baru hari itu ia melihat tawa istrinya lagi,seketika hati ini sudah ak ada lagi senyum itu.memutuskan untuk menghampirinya.
" sayanggg... " ujar nya menyapa Bu nur.
nur masih memilih untuk terdiam
" sayang.. maaf kan aku,," berjalan mendekati Bu nur,dan meraih tangan istrinya.
Bu nur masih terdiam,ia belum berani untuk berbicara sepakata kata pun.
" ku tau,aku salah,karna aku marah,bahkan aku tak ingin mendengar kan penjelasan mu,aku tak ingin melihat kau begini,aku lebih suka melihat mu tersenyum sayang. " ujarnya lagi.
Bu nur masih terdiam.
" katakan aku harus apa agar istri ku bisa memaafkan aku,dan mau tertawa seperti dua hari yang lalu " tanya nya
Bu nur menatap suaminya dengan genangan air mata di bola matanya,
" mas mau membuat ku bahagia..?" tanya ny
pak yuda mengangguk kan kepalanya.
" iya .katakan apa yang bisa membuat mu menjadi istri ku yang selalu tersenyum dan begitu hangat kepada ku lagi." katanya.
__ADS_1
Bu nur Mandang pek yuda.dengan singkat ia berujar
" bawa cia dan menantu ku kembali kerumah ini "
pak yuda terdiam
" buang ego mu mas,apa kau sudah tak menyayangi cia lagi..?" tanya
pak yuda masih terdiam
" apa kau masih mau menghukum cia,mas,..?" tanya nya lagi
pak yuda yang masih terdiam belum membuka suara.
" kau masih egois mas.." Isak Bu nur dengan air mata yang mengalir dengan derasnya.
pak yuda yang melihatnya,begitu tak tega dengan keadaan nya istrinya sekarang,tak tau harus mulai darimana,ia memilih untuk ttp diam
" aku tau,cia salah,ku tau cia sudah mengecewakan mu mas,tapi ap pntas kita sebagai orang tua nya membiarkan dia dengan keadaan nya sekarang,apa pantas anak seorang yuda tinggal di rumah kumuh,apa pntas seorang yuda yang terkenal dari kalangan keluarga yang Darmawan tak ingin memberikan sedikit maaf nya untuk anakanya sendiri,apa pantas mas...? "
teriak bu nur di Isak tangisnya.
pak yuda masih tetap.terdiam
" kau ingat,kau berjanji kepada ku,mas..jika kau mengetahui keberadaan cia,kau akan tetap menerima cia bagaimana pun keadaanya,,kau ingat itu mas. !!" kata Bu nur kembali,mengingatkan suaminya jika ia pernah berjanji akan hal itu,.
" dan hari ini aku meminta mu untuk menepati janji mu mas.." inta Bu nur,sembari berlutut di kaki suaminya.
pak yuda yang melihat itu,segera menarik istrinya untuk berdiri,
" ia,aku ingat.... " katanya.. sembari memeluk tubuh istrinya.
__ADS_1
" aku masih ingat akan akata kata ku," ujarnya..
" jika kau ingat mas,aku mohon bawa anak,menantu dan calon cucu ku kembali kerumah ini mas," Kat Bu nur di Isak tangisnya,masih dalam keadaan memeluk tubuh kekar suaminya.
pak yuda yang sedari tadi terdiam,memegang tubuh istrinya,dan melepaskan pelukan nya,.
" aku janji,cia akan pulang kerumah ini.." katanya.
ia tau ini keputusan sulit yang harus di mobilnya,walaupun harinya begitu kecewa,namun ia teringat kembali akan kata kata mamanya Adi siang di paviliun,mungkin ini lah yang harus dia ambil demi kebahagiaan seisi rumah,dengan mengenympingakn sedikit egony.
mendengar perkataan pak yuda,bu nur melihat ke wajah suaminya,merasa tak.percaya dengan apa yang barusan di dengarnya,ia pun meminta suaminya untuk mengulang nya lgi.
" apa kata mu mas...?" tanya nya
pak yuda menghela napas panjang.
" aku berjanji,akan membawa,anak,menntu,dan calon cucu kita pulang kerumah ini sayang" katanya seolah menegaskan lagi.
betapa bahagia Bu nur mendengarnya,
" kau sungguh sungguh mas,..? " tanya nya lagi.
pak yuda hanya mengangguk kan kepalanya sembari mengembangkan senyum nya,bu nur yang merasa bagai mendapat kejatuhn durian runtuh segera memeluk kembali suaminya sbfi berujar.
" terimakasih mas..terimakasih.." katanya dengan tangis bahagianya..
" ia sayang,, aku tak ingin melihat mu bersedih terus,melihat mu menangis,aku ingin semua kembalj seperti semula,aku ingin tawa anak aku ad di rumah ini lagi " ucap pak yuda .
Bu nur begitu bahagia dengan perkataan suaminya,ia ingin waktu cepat pagi,ia akan menceritakan ini kepada mertuanya.
setelah perbincangan panjang itu,bu nur dan pk yuda segera naik ke atas kasur,mereka tertidur dengan perasaan yang ingin cepat waktu itu datang.
__ADS_1