
pria itu nampak ngambek bercampur perasaan sedih, hingga membuat Hana tidak tega melihat nya
kemudian dia pun menyentuh wajah kazuma yg nampak sangat gugup saat harus menatap mata Hana.
dan perempuan itu lalu bertanya dengan nada heran.
" apa maksudmu,aku tidak mengerti,.."
' kenapa harus sekarang, ada di mana kau saat aku benar benar membutuhkan mu , sebenarnya apa arti diri ku ini, bagi mu.....
" h,.."
Hana terhenyak berkali-kali, dia mencoba untuk memalingkan muka pria yg sama sekali tidak mau menatap kearah matanya,..
" h, kazuma tolong lihat, tolong lihatlah bagaimana keadaan ku ,
, sejujurnya aku mau meminta maaf karena pernah berburuk sangka pada mu,..
sentuhan tangan itu ingin sepenuhnya di pahami oleh kazuma tentang apa yg tengah kini di rasakan Hana
"aku memang perempuan yg jahat , sementara kau menderita di sini,.."
lalu Hana mencoba menggapai diri pria itu ke dalam dekapannya
" aku hanya benar benar tidak menyangka kalau kau akan mengalami situasi yang terburuk di tanah kelahiran mu sendiri,.."
' mereka semua memang berbuat jahat, kepada ku , hanya karena menginginkan sebuah kekuasaan,..
tapi apa kau tahu,aku menyimpan suatu benda pusaka yang sangat di perlukan untuk memimpin kerajaan di istana ini.'
" h,.. benarkah"
__ADS_1
' saking berkuasanya, setiap orang wajib untuk mematuhinya semuanya tanpa terkecuali,heh mungkin karena itu mereka berusaha untuk menyakiti ku'
" lalu sekarang di mana pusaka itu berada,.."
' baru saja kau merasakan nya kan'
" apa,aku tidak mengerti,..."
' terlalu banyak orang yang berkhianat kepada ku, hingga membuat ku sulit mempercayai siapa pun '
" termasuk diri ku,..."
' kau sendiri yang bilang kalau kau pernah berprasangka jelek pada ku, .'
" wah,kau ini pendendam sekali yah,..aku tak menyangka "
' itu karena kau tidak tahu, apa yang telah ku alami di sini,..'
" tapi ku mohon satu hal padamu, jangan sampai terjadi sesuatu pada diri mu, karena mulai sekarang hidup mu ini sangat lah berharga bagi kami,.."
" iya,, untuk ku dan juga anak anak mu"
' kau sudah memikirkan masa depan bersama dengan ku, benar kah itu
memang nya sejak kapan kita saling mengenal ?.'
"perlu kah itu di pertanyakan, aku sudah begitu sangat mencintai mu, tidak kah itu sudah terlalu cukup bagi mu,..."
diri itu di dekapnya dengan sangat erat , hingga perlahan perasaan pria menjadi sangat nyaman,..
'tapi kalo aku menginginkan sebuah pembuktian dari mu ,'
__ADS_1
" apa"
' biarkan aku merasakan bagaimana rasa cinta mu itu,'
di selingi kecupan kecupan manis di seluruh wajah dan juga leher nya membuat
" h,..s,,.s.kenapa pada waktu seperti ini kau masih bisa berbuat iseng pada ku,..."
' iseng, jadi ini bukanlah yg pertama kali bagi kita berdua,...'
" hey, kazuma bukan kah kau sedang sakit,..."
Hana merasa kegelian saat pria itu tidak berhenti untuk mencumbui setiap inci dari tubuh nya,..
lalu dengan suara seksi nya kazuma berkata,.
' kata kan siapa nama mu,..'
dengan terbata bata perempuan itu menjawab,..
" Hana '.
' Hana, warna yang indah untuk sebuah bunga..'
sedikit melawan saat mulut kazuma bermain main di atas bibir dengan mengigit gigit kecil bibir nya,..
" tapi aku bukanlah setangkai bunga, dan aku juga bukan perempuan yang seperti yg kau pikir kan, yg bisa kau permainkan sesuka hati mu"
tapi pria itu malah semakin bersikap semakin manja
' ah kau kejam'
__ADS_1
' h,.
'