
" bangun lah, sayang apa yg mengganggu mu,"
Hana terkejut manakala dia membuka mata, hadir di hadapan nya sesosok pria yg menyebalkan sangat dia benci sekaligus di cintai nya itu...,
Dinginnya kepalan tangan pria itu, membuat hati nya terenyuh ketika Hana terus memegangi nya..
" apa kau tahu, apa yang sudah ku alami karena mu,"
'h?'
" kenapa kau sampai setega itu bisa berbuat kejam kepada ku,lalu dengan seenaknya kau pergi meninggalkan ku"
lalu pria tersebut, memeluk tubuh yg nampak begitu gemetaran sekali pun, telah didekap nya dengan begitu erat,..
' mencintai mu,aku sangat menginginkan mu. ..
tapi sedikit pun, kau tidak mau tahu bagaimana perasaan ku kepadamu,...
saat aku bersikap baik kau sama sekali tidak menyadarinya,. '
" h,,"
' atau mungkin kau pura pura tidak mengetahui nya,
aku tidak tahu harus bagaimana, agar bisa menarik perhatian mu,.. hingga ide gila itu muncul,..
meskipun menyakitkan, tapi jujur harus ku akui,aku sangat menyukai waktu yg ku habiskan saat bersama dengan mu..'
"h,.."
__ADS_1
' jadi'
" h, kazuma,... jangan jangan lakukan ini lagi pada,.."
Hana mengiba iba , saat secara perlahan sosok itu mulai memudar, meski pun kedua tangan perempuan itu menggenggamnya dengan sangat erat
" ku, kazuma"
'sayang ku,aku sangat berharap kita bisa bertemu sekali lagi,..'.
sontak hal itu membuat Hana langsung tersadar dari tidur nya yang panjang,..
" h, tidak,... Kazuma h, s,s,s"
' Hana, Hana sayang,.. syukur lah kau sudah siuman'
ibunya saat gembira akhirnya bisa memeluk putri yg sangat di kasihinya itu,..
' Hana , tolong lah ,... jangan seperti ini,ibu mohon ,'
" tapi ibu, aku,,"
' sekarang yg harus kau perhatikan adalah dirimu sendiri dan juga anak anak mu,
bagaimana pun mereka sangat membutuhkan kasih sayang mu,.
ibu mohon,berhentilah mengharapkan hal yg tak pasti,..
" itu sudah ku coba lakukan ibu, tapi tetap saja tidak bisa,aku tidak bisa berhenti memikirkan dia,... aku benar benar rindu pada nya,"
__ADS_1
wanita itu hanya bisa terdiam sambil memeluk putri itu,..
dan entah apa yang terjadi pada nya, dia benar'benar bersikap cuek dengan kehidupannya sendiri, .
Bahkan perempuan itu sekalipun tidak memperdulikan bagaimana keadaan anak anak,
dia tidak pernah mengurus atau pun melihat anak anak nya, meski pun anak-anak nya itu menangis dengan sangat keras,.
Sampai pada suatu malam Hana berkata pada ibunya
" ibu, apa kau sudah menemukan nama untuk
anak anak itu,.."
' kenapa bicara mu seperti itu Hana, mereka berdua darah daging mu, kenapa kau bersikap jahat kepada mereka,..'
",.. maafkan aku ibu, tapi tolong rawat lah mereka,aku percaya ibu bisa mendidik mereka menjadi manusia yang baik,.."
' hentikan Hana , kenapa sikap mu aneh begini,...sebenarnya apa yang sedang kau rencanakan?,..'
perempuan itu hanya diam saja seraya menundukkan wajahnya karena tidak berani menatap wajah sang ibu,..
Dan keesokan pagi hari nya, wanita itu bingung ketika anak perempuan nya tidak ada dikamar nya, bahkan setelah di cari kemana pun Hana tidak juga ditemukan.
Hanya secarik surat yg tertinggal di atas meja,yg mengatakan bahwa
Perempuan itu merasa bosan karena merasa tersiksa jiwa dan raganya karena terus mengingat pria itu
maka dari itu dia nekat untuk pergi mencarinya, dengan resiko apapun juga,
__ADS_1
.