
" tapi,kita tidak akan tahu selama belum mencobanya,.."
', dengarkan aku Hana '
pria itu menyentuh wajah Hana yg nampak begitu sedih,..
' sejauh yg aku tahu, tarisman milik seseorang yg sangat berharga itu selalu di samarkan keberadaan nya,
agar tidak terlacak oleh siapa pun juga .
terutama dari sang pemilik sendiri,..
jadi menurut ku , apa yg di katakan kiyokazu itu semua hanya kebohongan belaka,..'
" tapi bagaimana mungkin, teman mu itu bisa berniat untuk membohongi mu,..
bukankah kita ke sini untuk meminta bantuan dari nya, jadi tidak mungkin dia bisa berbuat jahat pada sahabat nya sendiri"
lalu dengan wajah memelas pria itu berkata,..
' lebih baik kita akhiri saja segala nya di sini,'
" h,. apa?."
tanya Hana keheranan, karena melihat ekspresi wajahnya terlihat hampir putus asa.
' tidak baik bagi mu, untuk tetap berada bersama dengan ku '
"h,"
'lebih baik kau pulang lah, dan tinggal kan aku sendiri '
meskipun pada awalnya sedikit terkejut ketika mendengar ucapan kazuma , tapi menyadari perasaan apa yg sedang di alami oleh pria itu .
secara perlahan dia, menyentuh wajah yg secara dari tadi tidak berani untuk menatap kearah matanya,..
lalu berkata sambil mengusap resah yg terdapat pada wajah pria itu,..
" apa menurutmu aku memang selemah itu, tidak bisa kah kau percaya pada ku"
'h'
__ADS_1
dan kazuma terhenyak ketika Hana mencium tangan nya,..
" walau apapun yang terjadi, aku tidak akan pernah meninggalkan mu"
lalu dia membungkam suara kazuma dengan kecupan yang menempel pada leher nya
hingga membuat pria itu spontan memegangi diri Hana, karena merasakan perasaan ngilu ,yg membuat hati berdebar debar,.
' h,, hentikan,... '
tapi perempuan itu malah tersenyum, ketika melihat ekspresi wajah pria itu yg malu malu
" kenapa, bukan kah kalo aku melakukan hal itu,kau sendiri yang rugi,.."
' AW,'
karena merasa tidak tahan, tanpa sadar pria itu menjerit,.
" suuut"
' h,,'
tapi dengan cepat Hana membungkam mulut pria itu dengan tangan nya
pria itu pun lalu menggeleng kepala nya,,
' tapi itu kesalahan mu,,'
" h, aku,
sudah lah, kazuma berhentilah merajuk '
' tidak,'
pria itu menolak ketika Hana ingin membuka pakaian yg setengahnya sudah mulai terbuka,..
" h,, apa kau tahu, kau benar benar menyakiti ku, kazuma,.."
tapi Kazuma terhenyak ketika melihat Hana mulai menangis
" aku ingin berusaha untuk mu, tapi malah kau sendiri yang menyerah kepada ku,..."
__ADS_1
" apa aku sungguh tidak berarti sampai,kau tidak ingin bersama ku "
melihat Hana menangis tersedu-sedu di depan nya, ada perasaan menyayat hati ketika tidak mampu untuk berkata kata, hingga perlahan diri perempuan itu di raih nya,..
menyematkan kecupan kecupan kecil perlahan pipi itu di sentuh nya, melewati leher hingga terdengar detak jantung , didekatkannya diri untuk bisa lebih merasakan alur nafas saat kazuma mulai mencumbui setiap lekuk bentuk tubuh sang kekasih,..
pandangan itu menyalahkan suara karena tidak bisa berhenti bergemuruh manakala raga saling melekat satu sama lain,..
saling mengejar untuk merasakan sesuatu, tubuh itu di peluk nya dengan begitu erat,
ketika setitik kenikmatan, tersungkur membasahi diri,....
' h, h, h, '
" s,ss,"
lalu dengan sisa nafas yg tersengal sengal pria itu berkata,.
' bagaimana, apa sekarang kau telah mengetahui isi hati ku , ..'
"m,. entah lah, karena saat ini justru aku merasa sangat kehausan"
' apa ini artinya kau masih belum merasa cukup,..'
pria itu memeluk tubuh yg di dekapnya dengan sangat erat,.
tapi dengan malu malu Hana berkata
" aku merasa sangat parah saat kita melakukan nya,
dan jujur ada hal yang membuat ku begitu ketakutan saat aku merasakan diri mu "
' apa maksudmu?.'
tanya kazuma dengan penasaran,..
" ku rasa kita benar benar membutuhkan bantuan teman mu, jika tidak aku khawatir sesuatu yang buruk akan terjadi padamu,.."
Hana memberikan penjelasan dengan membelai belai punggung pria yg sedang terbaring di sisi nya itu,..
' kenapa malah makin kacau begini,..'
__ADS_1
" apakah kau tidak pernah merasakan sesuatu yang aneh terjadi pada diri mu kazuma,...?."
' apa?'