
' kemari lah, '
kazuma menarik tangan Hana lalu mengajak nya untuk duduk, di pandangi nya wajah perempuan yang nampak malu malu itu, seraya berkata
sambil memegangi pipinya yang memerah karena sempat mengecup bibir nya,..
' Hana , apa yang ingin kau coba buktikan kepada ku, aku sudah cukup banyak melihat ketulusan hati mu...
jadi ku mohon, hentikan lah rencana gila mu ini, kita bisa mencari jalan keluar yg lain...'
tolonglah karena aku tidak ingin terjadi sesuatu pada mu'
lalu dengan suara lembut perempuan itu berkata,
"aku ingin segera mempertemukan mu dengan kebahagiaan yg menanti mu di sana
aku benci melihat mu menderita padahal ini keluarga dan rumah mu sendiri, tapi entah kenapa aku kau sangat terasing kan dan tersakiti saat kau berada di sini ...
, pokoknya apapun yang terjadi kau harus pergi dari Tempat ini , dan kau hidup bahagia bersama keluarga kita di sana
itu lah janji ku kepadamu,...."
kazuma terhenyak sekaligus senang melihat kesungguhan yang nampak pada semangat hana
lalu dengan tersenyum pria itu berkata seraya mengecup kening,
' apa yang harus ku keluhkan,kau telah merebut seluruh hatiku hingga tidak ada lagi yg tersisa,...'
lalu berakhir dengan sebuah cumbuan yg menggetarkan asa.
hingga batin pun bersahut
__ADS_1
" apa yg ku doa kan pada hidup ini, adalah sebuah kebahagiaan mu dan juga anak anak kita saat keluarga kecil kita akhirnya bisa berkumpul,...."
' kiyokazu,....'
pria itu datang seenaknya dengan tersenyum, padahal sahabat nya itu sedang cemberut karena keterlambatan mereka, .
"kau telat"
lalu dengan santai kazuma menjawab
' maaf, tapi hatiku seakan tidak rela untuk melepas kan nya,...'
dan dengan kesal dijawab oleh kiyokazu
"h, buaya,.. cepat lah,ini sudah hampir mepet dari waktu yang sudah di tentukan,....
sekarang masuklah kau ke dalam air, tenanglah dengan semua persiapan yang telah kami berikan, kau pasti akan baik-baik saja,..."
lalu berkata dengan perlahan
'kumohon berhati hatilah dan jangan terlalu memaksakan diri,...'
dengan senyuman Hana pun menjawab
"aku tahu."
begitu perempuan itu menginjak kaki ke dalam air, butiran butiran air mulai menyelubungi tubuhnya, hingga membuat nya dapat lebih leluasa bergerak di dalam air,.. sementara Kazuma hanya dapat terpaku, melihat sosok sang kekasih menghilang dari hadapan nya secara perlahan,..
lalu berkata kepada teman yg berdiri di samping nya
' yg kau perintahkan itu bohong kan,
__ADS_1
.'
yg di jawab oleh kiyokazu dengan perasaan datar
" apa nya"
' aura nafas yg harus ku berikan kepada dia '
kata kazuma,. dengan pandangan mata yg tak lepas menatap kearah danau yg telah menghilangkan sosok kekasih nya itu
lalu dengan suara memelas, dia pun menghela nafas
" kau sungguh beruntung,ada seseorang yang sangat mencintai mu, sampai bersedia mengorbankan dirinya sendiri seperti itu,..
berbanding terbalik dengan kisah ku,...
dikhianati karena gadis itu begitu egois dan sangat keras kepala,..
kau tahu berapa kali aku mencoba untuk mengakhiri hidup ku ini, jika mengingat bagaimana keadaan ku sekarang,
yg berakhir sungguh menyedihkan seperti ini...
'iya memang, entah kebaikan apa yang telah ku perbuat hingga mendapatkan cinta dari gadis seperti mu Hana'
pria itu perlahan berjalan menuju danau, lalu bersimpuh seraya memanjat di doa
' tuhan ku, seandainya engkau mau berbaik hati pada diri ku,yg hina ini aku memohon jaga lah kekasih hati ku itu, jauhkanlah dia dari segala marabahaya dan lindungilah dia dalam pertolongan engkau,..'
di iringi dengan tetes air mata di tangan,..
dia tiupkan embun tersebut dengan harapan agar bisa mengikuti jejak kaki kekasihnya itu
__ADS_1