
Catatan Tania.
Priyayi...
Bagiku kata ini adalah momok yang menakutkan..
pasti ada yang bertanya kenapa??
Jawabannya adalah simple ... Orang yang bergelar itu cenderung kata - katanya begitu pedas dan cenderung meremehkan atau menidas orang kecil...
contoh kata - kata yang pernah ada disinetron.
"Kita ini keluarga bangsawan keturunan PRIYAYI gak pantas bersanding dengan rakyat jelata"
Apa lagi dalam sebuah hubungan mereka lebih mementingkan B3 BIBIT BEBET BOBOT.
Dan paling parahnya selalu bilang "Darah Biru"...
Setau saya darah itu merah bukan biru
Apalagi kalau lihat orang miskin mesti mereka gak suka, dan membandingkan derajatnya.
Kita hidup didunia tidak bisa memilih kita dilahirkan dimana, dengan siapa, dan hidup bersama siapa.
Ketika kita meninggal terus ditanya sama malaikat, apa mungkin malaikat bakal bertanya;
* kamu dari keturan keluarga siapa???
* apa jabatan mu
* kamu tingal dikerajaan mana.
Itu semua gak akan ada artinya jika jasat berbalut kafan berkalang tanah.
ketika mati malaikat hanya akan bertanya
β’ Siapa tuhanmu
β’ Siapa nabimu
β’ Apa kitabmu
Bukan gelar kebangsawananmu, bukan tahtamu
Karena orang mati hanya membawa Amal Ibadahnya, bukan tahta atau jabatan mentereng.
ππππππ
__ADS_1
# pov Prada
Kamu... kamu ... yang kucinta
pergi meninggalkan aku
sendiri tanpa kau perasaan ku
yang sesungguhnya
Ku mencari ... mencari dimana kamu
tapi tak ku temukan kamu..
Sejuta nama didunia ini
namun ku tak bisa temukan kamu
Dimana kamu berada...
πΉπΉπΉπΉ
Tania:
"Aaahhh Sudah lha... dia masa laluku jangan kau ungkit lagi... Aku gak bisa bersamanya karena terlalu menyakitkan hatiku... dia terlalu buta akan cintaku yang begitu besar...apalah dayaku tak mampu meyakinkannya akan ketulusan cinta itu... dia begitu dingin seperti balok es.. "
"Tak kusangka ratusan purnama ribuan musim kamu mencarinya.. hanya dalam hitungan detik kau melupakannyai"
Tania:
"purnama yang ku temui bukan purnama seutuhnya.. purnama yang kudapat adalah purnama berselimut awan hitam..hingga menjadikan cintanya tiada"
"Aku hanya serpihan kecil dihidupnya... yang tak ada arti... serpihan yang takkan pernah ia lihat"
Adi:
"hmmmm kalian berdua terlalu gengsi untuk bilang cinta... bukankah dia pangeran impianmu ???"
Tania:
"Bukan hanya aku tapi jutaan bahkan miliaran wanita memimpikan untuk selalu dikekatnya... apalah aku bagaipunguk merindukan bulan... bagai bunga matahari yang selalu menunggu matahari terbit tapi tak pernah dianggap... dia hanya melewatiku tanpa melihat ... tanpa merasakan"
Adi:
"Tak kah kau lihat senyumnya yang manis dan seindah bulan sabit?? Tatapannya yang teduh mengetarkan jiwa... suaranya yang indah mengalun merdu bersama desiran angin yang berlalu"
Tania
__ADS_1
"Untuk apa aku melihatnya.. meperhatikannya.. sedangkan dia ...membatasi dirinya dengan dinding yang dingin dan beku .. Dia memang indah namun tak bisa dimiliki... walau jutaan mentari terbit jutaan purnama bersinar tetaplah aku tak bisa bersamanya"
Adi :".... jika aku bertanya tentang cinta apakah cinta itu menututmu???"
Tania:
#Tentang Cinta...
Cinta itu membumi, Bukan meninggi...
Cinta itu menyatukan dua hati, dua jiwa...
Cinta itu berjalan, Bukan Berlari...
Berjalan melewati Jalan yang berliku penuh dengan halangan dan rintakan,
Jika kau berlari berarti dirimu tak sanggup menjalani cinta dengannya...
Cinta itu menciptakan rasa, Bukan menghilangkan rasa...
Rasa yang tertinggal itu Bukanlah Cinta...
Cinta itu merasakan,
Cinta tidak butuh pencitraan,
Cinta itu memberi tanpa berharap menerima balasan, dan Cinta bukanlah Budi yang selalu meminta balasan...
Cinta itu seperti sebuah nyanyian yang bisa membuat orang menari bahagia...
Cinta itu butuh dipahami bukan di mengerti..
Dan cinta adalah tentang rasa bukan paksa...
π£π£π£π£π£
Terimakasih sudah mampir dan jangan lupa
πlikeπ
π komen π―
π RateβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈ
πVote
π Jika suka β€ biar bisa tahu Updatenya
__ADS_1