
Diistana semua penghuni berhamburan mencari Candra yang pergi entah kemana.
"Aduh dimana ini pangeran candra kabur kemana??" kata penjaga kebingungan saat sang emban maubmemberi makan pada sang pangeran nakal itu.
"Bisa gawat ini... tahu sendiri sang raja kalau marah seperti apa," jawab sang emban bernama sri.
Semua tahu dibalik wajah tampan nan manis itu sang raja orang yang sangat kaku dan dingin.
"Kang mas tyo pangeran candra kabur kang mas saya takut jika ketahuan sang raja," lapor sri kepada tyo, tyo pun mengecek tkp betapa kagetnya ketika melihat atap bolong di kamar Candra.
"Walah dalah bolong, kabur lewat atap ... itu pangeran jawa atau ninja hatori ya??" tyo langsung nyablak, disertai kekehan orang disekitarnya.
"ADA APA INI RAME - RAME," bentak paduka Prada.
"Nganu... nganu Paduka," jawab Tyo gugup
"Nganu apa yang jelas kalau ngomong,"
"Pangeran kabur dari genteng," lalu Tyo menunjukkan tempat tersebut.
"Kurang ajar liat saja hukumanmu akan saya tambah anak nakal," ucap Prada kesal.
"Sudah lah Paduka raja... LIKE FATHER LIKE SON" TYO Terkekeh mengingat kelakuan prada dimasa mudah.
"Ngawur kamu ..." dengan muka memerah malu karena ledekan Tyo berlalu pergi.
πππππππ
Sekembalinya Candra ke Kraton Prada menghadapkannya duduk di Pura kebesarnnya.
"Siapa yang suruh kamu kabur dari tempat itu???" tatapan dingin itu menyeruak diruangan.
"Tidak ada ayah," menjawab dengan menunduk lesuh
"Kamu ingin bebas??"
"Ya ayah,"
"Baik tiga hari lagi kamu ayah kirim ke luar negeri sekarang kemasi barangmu," titah paduka Prada yang sekaligua ayahnya.
Candra hanya diam tak bergeming
ππππππ
__ADS_1
Dikamarnya dia berpikir kalau dia pergi berari dia tidak bisa bertemu Nila gadis yang dia suka dalam diam.
Nila terus menari- nari dipelupuk matanya, dia tidak tahu harus bagai mana dengan kehidupannya nanti.
βοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈ
Candra dikirim Prada ke Australia negara yang jauh dari tempat asalnya.
Candra tak sendiri disana dia ditemani seorang Tyo Teman kecil ayahnya yang rada geblek.
Hari hari dilalui dengan belajar dan belajar diawal dia tingal disini, sesekali dia mengunjungi mall terbesar disana.
2 tahun berlalu Candra dibuang disana sebagai hukuman.
Diindonesia Nila yang telah bekerja di sebuah restauran disambi kuliah jurusan kedokteran membuatnya harus susah payah karena dia harus membiayai hidupnya dengan kedua adiknya.
Kedua orang tuanya telah tiada karena ada insiden kecelakaan 1 tahun yang lalu.
Flashback
πππππ
Malam itu alun alun kota jogja begitu ramai dan dihiasi lampu lampu indah dan nyanyian para musisi jalanan.
9.00 malam
Awalnya terlihat damai dengan nyanyian indah tapi suarah deru mesin mobil sport dan rem menghentikan aktivitas.
"Ciiiiiittt BRAAAAAAAAAKKKKKKK,"
Mobil itu menghantam angkringan orang tua nila dan sekitar 15orang dinyatakan meninggal 40 luka - luka.
Suara nyanyian tertawa berubah menjadi jeritan yang melengking...
"Aaaaahhhhhh,"
"tolonggg tooooollllong...."
"Ibbbuuuuuu..... bbbbaaaaaaapppppaaaak," Teriak nila yang waktu itu dia hendak membantu orang tuanya berdagang membawakan setoples Air gula seketika itu pecah menyisahkan beling dan serpihannya.
Selang 5 menit kemudian mobil ambulans dan polisi berdatangan kelokasi.
Pemuda yang membuat rusuh itupun langsung di evakuasi 2 orang lelaki dan 1 orang wanita.
__ADS_1
Sang pengemudi mengalami luka berat dan temannya meninggal ditempat.
Flashbeck end
ππππ
Kejadian itu membuatnya terpukul Nila tidak tahu harus berbuat apa tidak ada yang menolongnya, dalam renunganya di sepanjang jalan dia tak sadar hampir mengalami kecelakaan .
"Woooy kalo jalan pake mata," teriak seorang pemuda
Nila hanya menatap lelaki itu,dia Teringat Candra seseorang yang telah lama hilang dihidupnya ... lelaki baik keturunan bangsawan itu berhasil mengambil hatinya dalam cinta diamnya.
Andai waktu itu dia tak menjaga jarak mungkin mereka akan bersama, tpi apalah seorang nila hanya anak penjual nasi angkringan,gadis miskin , jika mereka bersama apa kata orang tentang statusnya.
Dunia ini nyata bukan negeri Dongeng Cinderlla, atau beauty and the beas.
Hidup ini keras tergantung siapa yang dapat dan bisa bertahan dialah pemenangnya.
"Mbak sudah pulang??" tanya Anggia adik keduannya.
"Sudah dek ... capek banget," keluhnya.
"Sebentar lagi Anggi lulus mbak anggi mau kerja saja membantu mbak buat pengobatan nayra,"
"hhmmm ya udah terserah kamu ... mbak berharap kamu bisa lanjutin kuliah sesuai cita - cita kamu," pinta nila
"mbak aku kemarin nyari sambilan kerja gak pa pa khan??"
"Kalo kamu nyari kerja siapa yang jaga nayra??"
"Aku gak perlu dijaga mbak aku bisa kok ngurus diri aku sendiri kan sudah gede," sahut nayra dari belakang lalu menghamburkan pelukan kepada kedau kakaknya.
Nayra punya penyakit asma untuk itu lha Nila mengambil kuliah jurusan kedokteran demi kesembuhan adik kecilnya, walaupun dengan jalan beasiswa tapi tak mematahkan semangatnya.
ππππ
Terimakasih sudah mampir dan jangan lupa
πlikeπ
π komen π―
π RateβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈ
__ADS_1
πVote
π Jika suka β€ biar bisa tahu Updatenya